26.6 C
Bandung
Selasa, Mar 3, 2026
Info Burinyay
Pemerintahan

BAZNAS Salurkan Telur untuk Ibu Hamil, Kang DS Gerakkan Program Turunkan Stunting

Penyaluran paket telur kepada ibu hamil dalam program Geber Tuntas di Pendopo Kecamatan Soreang yang dihadiri BAZNAS Kabupaten Bandung dan jajaran Pemkab
Bupati Bandung bersama jajaran Pemkab dan BAZNAS menyerahkan bantuan telur kepada ibu hamil dalam peluncuran program Geber Tuntas di Pendopo Kecamatan Soreang. Program ini menjadi bagian dari upaya mempercepat penurunan stunting di Kabupaten Bandung. (Foto:InfoBurinyay/Denjaya)

Soreang, Info Burinyay – Program percepatan penurunan stunting di Kabupaten Bandung kembali berjalan kuat melalui distribusi telur untuk ibu hamil serta anak berisiko stunting. BAZNAS Kabupaten Bandung menyalurkan bantuan tersebut dalam kegiatan bertema Gerakan Bersama Turunkan Angka Stunting (Geber Tuntas) pada Jumat, 28 November 2025, di Pendopo Kecamatan Soreang. Dengan langkah ini, pemerintah daerah ingin memperluas jangkauan intervensi gizi secara terukur.

Acara tersebut menghadirkan sejumlah pejabat penting. Bupati Bandung HM Dadang Supriatna (Kang DS), Asisten Administrasi Umum Hj. Nina, Kepala Dispakan H. Uka Suska, Kadis Pertanian Hj. Ina, Kadis Kominfo H. Teguh, serta Ketua Tim Pembina Posyandu Hj. Emma Dety Supriatna hadir untuk menguatkan komitmen bersama. Kehadiran mereka juga membuka dukungan lintas sektor agar program berjalan lebih efektif.

Hj. Emma menjelaskan bahwa para aparatur sipil negara rutin menyalurkan zakat dan infak melalui BAZNAS Kabupaten Bandung. Dana tersebut langsung mendukung pelaksanaan Geber Tuntas. Ia menilai kontribusi itu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Adanya zakat dan infak ini sangat bermanfaat dan menyentuh langsung masalah di masyarakat. Kami ucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Bandung,” ujarnya.

Setiap ibu hamil dan anak menerima dua butir telur per hari atau 14 butir per minggu. BAZNAS Kabupaten Bandung memasok seluruh kebutuhan telur. Selain itu, Hj. Emma meminta para kader PKK dan Posyandu mengawasi proses distribusi agar bantuan tepat sasaran.

“Kami minta para kader PKK dan Posyandu untuk mengawasi pemberian telur ini agar tepat sasaran dan dikonsumsi dengan benar. Para kader merupakan kekuatan keberhasilan program ini,” jelasnya.

Di sisi lain, Bupati Kang DS menyampaikan apresiasi kepada para Muzakki yang konsisten membayar zakat melalui BAZNAS. Dukungan tersebut mempercepat upaya pemerintah daerah dalam menekan angka stunting.

“Kami juga mengapresiasi semua pihak yang telah membantu untuk penanganan stunting ini sebab stunting menjadi urusan semuanya,” tegasnya.

Setelah itu, Kang DS mendorong perluasan Geber Tuntas ke seluruh kecamatan. Ia menilai angka stunting di beberapa wilayah, termasuk Soreang, masih membutuhkan intervensi lebih intensif. Karena itu, ia meminta kepala desa, TNI, Polri, dan para pengusaha bergabung dalam gerakan bersama.

“Kami minta para kepala desa, TNI dan Polri serta para pengusaha untuk ikut dalam gerakan ini,” katanya.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.