Kamis, Jan 15, 2026
Info Burinyay
NasionalPemerintahan

Bupati Bandung Hadiri Peresmian 166 Sekolah Rakyat, Presiden Prabowo Tegaskan Pendidikan Gratis

Bupati Bandung Dadang Supriatna menghadiri peresmian 166 Sekolah Rakyat oleh Presiden Prabowo Subianto di Banjarbaru, Kalimantan Selatan.
Bupati Bandung Dadang Supriatna bersama Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bandung Ningning Hendasah menghadiri peresmian 166 Sekolah Rakyat yang dipimpin Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026). - Foto:InfoBurinyay/diskominfo

Banjarbaru, Info Burinyay – Bupati Bandung Dadang Supriatna menghadiri peresmian 166 Sekolah Rakyat (SR) yang berlangsung di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026) siang. Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memimpin langsung kegiatan nasional tersebut. Dalam agenda itu, Bupati Bandung hadir bersama Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bandung, Ningning Hendasah.

Melalui kegiatan tersebut, Presiden Prabowo menandai penguatan agenda pemerataan pendidikan nasional. Sejumlah menteri kabinet, kepala daerah dari berbagai wilayah, serta ribuan guru, siswa, dan tenaga kependidikan mengikuti acara tersebut secara langsung.

Sejak tahun 2025, pemerintah menjalankan 166 titik Sekolah Rakyat di berbagai daerah. Dalam waktu bersamaan, pemerintah menyiapkan pembangunan 104 Sekolah Rakyat permanen. Hingga tahun 2027, pemerintah menargetkan penambahan jumlah sekolah hingga mencapai 200 titik.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan arah Program Sekolah Rakyat. Program ini menyasar anak-anak dari keluarga miskin dan kelompok masyarakat terpinggirkan. Seluruh biaya pendidikan ditanggung pemerintah tanpa pungutan.

“Sekolah Rakyat diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan tidak dipungut biaya. Program ini sudah memberi manfaat nyata bagi banyak siswa,” ujar Presiden Prabowo.

Selain itu, Presiden menjelaskan sistem pendidikan yang diterapkan. Sekolah Rakyat menggunakan sistem asrama dengan pembiayaan penuh dari negara. Pemerintah menyediakan tempat tinggal, kebutuhan pendidikan, serta fasilitas penunjang lainnya. Presiden menegaskan bahwa latar belakang ekonomi keluarga menjadi syarat utama penerimaan.

“Syarat masuknya harus berasal dari keluarga miskin. Saya ingin mengubah nasib mereka. Jangan sampai bapaknya pemulung, tukang becak, atau buruh, lalu anaknya tidak bisa lebih maju dan sukses,” tegas Presiden Prabowo.

Sementara itu, Bupati Bandung Dadang Supriatna menyatakan dukungan terhadap Program Sekolah Rakyat. Menurutnya, program tersebut membuka akses pendidikan yang lebih adil bagi masyarakat kurang mampu.

“Dengan adanya Sekolah Rakyat, anak-anak dari keluarga kurang mampu memperoleh kesempatan menciptakan masa depan yang lebih baik. Mereka menikmati pendidikan berkualitas, fasilitas maksimal, dan pembiayaan penuh dari pemerintah,” ujar Dadang Supriatna yang akrab disapa Kang DS.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemerintah Kabupaten Bandung menyiapkan lahan pembangunan Sekolah Rakyat permanen di wilayah Pacira. Pemerintah daerah juga memastikan kegiatan belajar tetap berjalan sebelum pembangunan sekolah selesai.

Untuk sementara, Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan pembelajaran di beberapa lokasi. Fasilitas tersebut meliputi eks Gedung KONI Kabupaten Bandung, rumah singgah siswa, serta Gedung Mess Atlet di Kompleks SOR Si Jalak Harupat.

“Sebelum sekolah permanen berdiri, kami sudah menjalankan kegiatan belajar mengajar di fasilitas yang tersedia,” kata Kang DS.

Di sisi lain, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bandung, Teguh Purwayadi, menjelaskan latar belakang kehadiran Bupati Bandung dalam acara tersebut. Presiden Republik Indonesia mengundang langsung Bupati Bandung dan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bandung.

“Presiden mengundang langsung Bupati Bandung dan Kepala Dinas Sosial. Bupati Bandung juga konsisten mendukung program Presiden,” ujar Teguh.

Menurut Teguh, Pemerintah Kabupaten Bandung aktif mendukung berbagai program nasional. Dukungan tersebut mencakup program MBG, KDMP, serta Sekolah Rakyat.

Melalui kolaborasi pemerintah pusat dan daerah, Program Sekolah Rakyat memperkuat pemerataan pendidikan. Program ini juga mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia dari keluarga kurang mampu di seluruh Indonesia.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.