Cikancung, Info Burinyay – Pemerintah Kabupaten Bandung kembali mempercepat penguatan ekonomi kerakyatan melalui pembentukan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Upaya tersebut terlihat dalam peluncuran Gerai dan Kantor KDMP Cihanyir di Jalan Usaha Tani, Kampung Manabaya, Desa Cihanyir, Kecamatan Cikancung, Jumat, 21 November 2025.
Bupati Bandung Dr. H.M. Dadang Supriatna, S.Ip., M.Si., menegaskan bahwa KDMP berfungsi sebagai motor kewirausahaan masyarakat desa. Ia menyampaikan bahwa koperasi hadir sebagai wadah untuk memperkuat produktivitas pertanian sekaligus menciptakan peluang usaha berkelanjutan.
“KDMP menjadi alat untuk membangkitkan semangat masyarakat dalam kewirausahaan. Karena koperasi wajib merekrut anggota dan menampung hasil pertanian setiap desa,” ujar Bupati. Ia mencontohkan berbagai komoditas yang akan terserap, mulai dari padi, jagung, buncis, wortel, cabai, hingga cengek dan komoditas pangan lainnya.
Selanjutnya, Bupati Dadang Supriatna menyampaikan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung koperasi melalui penganggaran. Ia memastikan bahwa Kabupaten Bandung mulai menyalurkan program pembiayaan pada Desember 2025 setelah memperoleh insentif fiskal dari Menteri Keuangan. Langkah tersebut semakin mempertegas keberpihakan pemerintah terhadap peningkatan ekonomi keluarga.
“Setelah dihitung, anggarannya besar. Namun kita tetap memulai karena masyarakat membutuhkan penguatan ekonomi. Insya Allah mulai Desember bantuan mengalir ke para kader PKK sebagai pelaksana pemberdayaan,” ungkapnya.
Transisi program berlangsung seiring hadirnya payung hukum nasional. KDMP terbentuk melalui Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang percepatan pembentukan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih. Regulasi tersebut semakin kuat dengan Instruksi Presiden Nomor 17, yang mengarahkan setiap desa dan kelurahan menyiapkan lahan untuk gudang dan gerai koperasi.
“Kita menjalankan amanat Inpres. Karena setiap desa wajib menyediakan lahan untuk pembangunan gudang dan gerai, maka kita bergerak cepat dan terukur,” tegasnya.
Antusiasme masyarakat terlihat jelas selama peluncuran gerai. Para petani menyambut baik akses pemasaran yang lebih terbuka melalui koperasi. Dengan pola tersebut, hasil pertanian tidak lagi bergantung pada tengkulak. Sebaliknya, pemasaran berlangsung langsung dari petani ke koperasi sehingga nilai jual lebih layak.
Selain itu, gerai KDMP Cihanyir menjadi simpul distribusi pangan desa. Melalui pengelolaan profesional, komoditas dapat mengalir ke pasar yang lebih luas. Dengan cara itu, koperasi membuka peluang konektivitas perdagangan antarwilayah. Pemerintah Kabupaten Bandung menargetkan peningkatan pendapatan keluarga melalui skema usaha berbasis desa.
Program ini berlanjut dengan dukungan pembinaan dan pendampingan berkelanjutan. Pemerintah mengarahkan penguatan manajemen koperasi dan literasi usaha. Pendampingan juga menjangkau digitalisasi pemasaran agar produk pertanian desa memiliki daya saing tinggi.
“Kita ingin koperasi menjadi kebanggaan masyarakat desa. Semakin kuat koperasi, semakin sejahtera kehidupan warganya. Karena kesejahteraan berawal dari ekonomi desa,” pungkas Bupati.
Kegiatan peluncuran diakhiri dengan peninjauan fasilitas gerai. KDMP Cihanyir mulai beroperasi dan siap menggerakkan pusat ekonomi masyarakat Kecamatan Cikancung.
