Jumat, Jan 16, 2026
Info Burinyay
Pemerintahan

Kang DS Gaspol, Seluruh Desa di Kabupaten Bandung Siap Bangun KDMP Merah Putih 2026

Bupati Bandung Kang DS saat diwawancara seusai kegiatan pembahasan kesiapan desa dalam pembangunan program KDMP Merah Putih 2026.
Bupati Bandung, Dadang Supriatna, saat memberikan keterangan kepada media usai menghadiri kegiatan yang membahas kesiapan seluruh desa dalam melaksanakan program KDMP Merah Putih 2026 di Kabupaten Bandung. (Foto:InfoBurinyay/lee)

Pangandaran, Info Burinyay – Bupati Bandung Dr. H.M. Dadang Supriatna, S.Ip., M.Si. menegaskan kesiapan seluruh desa di Kabupaten Bandung untuk membangun Kantor Desa Mandiri Pangan (KDMP) dan Kantor Kecamatan Mandiri Pangan (KKMP) pada tahun 2026.

Ia menyampaikan komitmen itu saat membuka kegiatan Capacity Building APDESI Kabupaten Bandung di Grand Cahaya Hotel Pangandaran, Sabtu (1/11/2025).

Kegiatan yang diinisiasi APDESI Kabupaten Bandung ini menghadirkan ratusan kepala desa dan lurah. Suasananya berlangsung dinamis karena seluruh peserta menaruh perhatian besar pada isu kemandirian pangan. Selain itu, Dandim Kabupaten Bandung turut hadir untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan TNI.

Bupati Bandung yang akrab disapa Kang DS menjelaskan bahwa pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025 harus berjalan sesuai target. Inpres tersebut menugaskan pemerintah daerah mempercepat pembangunan sistem pangan nasional melalui kerja sama antara PT AgriNas Pangan Nusantara dan TNI.

“Pak Panglima sudah memerintahkan agar Inpres Nomor 17 Tahun 2025 segera terealisasi. Kami di Kabupaten Bandung wajib memastikan langkah itu berjalan,” tegas Kang DS.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Bandung telah memverifikasi data dari 270 desa yang menjadi bagian program tersebut. Hasilnya menunjukkan 204 desa sudah mengisi data kesiapan. Dari jumlah itu, 118 desa siap membangun, 62 desa perlu menyesuaikan lokasi, dan 26 desa mencari lahan baru.

“Dari hasil verifikasi, 118 desa bisa langsung membangun KDMP. Namun, desa lain perlu menata ulang lokasi agar sesuai dengan kebutuhan,” jelasnya.

Untuk mempercepat proses, Bupati meminta para kepala desa segera menggelar musyawarah desa dan menetapkan lokasi yang tepat. Ia menekankan pentingnya keputusan bersama agar tidak muncul perbedaan di lapangan.

“Saya tugaskan semua kepala desa melakukan musdes dan menentukan lahan yang layak. Kami akan kawal hasilnya bersama APDESI,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Bandung juga menyiapkan dukungan dana dari APBD 2026 melalui program ADPD. Dana tersebut dapat digunakan untuk membeli lahan yang dibutuhkan bagi pembangunan kantor KDMP atau gudang pangan desa.

“Kalau desa belum memiliki lahan, manfaatkan ADPD 2026. Pemerintah siap membantu secara langsung,” ungkap Kang DS.

Selain desa, sepuluh kelurahan ikut mendukung program ini. Enam kelurahan sudah memiliki lahan, dua memanfaatkan PSU di Cibeunying dan Padasuka, sedangkan dua kelurahan lain masuk anggaran 2026.

“Dengan dukungan semua pihak, Kabupaten Bandung siap membangun seluruh gerai KDMP Merah Putih pada 2026,” lanjutnya optimistis.

Kang DS menilai program KDMP dan KKMP akan memperkuat ekonomi desa. Melalui sistem pergudangan dan distribusi di tingkat lokal, desa dapat menjaga stabilitas pangan sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat.

“Kalau desa kuat, daerah juga kuat. Semua kemajuan berawal dari desa,” pungkasnya.

Kegiatan Capacity Building APDESI Kabupaten Bandung menjadi momentum penting bagi kepala desa untuk memperdalam pemahaman tentang manajemen pembangunan. Selain memperkuat koordinasi antarwilayah, kegiatan ini juga mendorong kolaborasi nyata antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat desa demi tercapainya kemandirian pangan berkelanjutan.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.