26.2 C
Bandung
Selasa, Mar 3, 2026
Info Burinyay
Pemerintahan

Warga Kesulitan Makam, Bupati Bandung Siapkan Lahan Pemakaman Baru

Bupati Bandung memberikan arahan kepada jajaran Disperkimtan terkait penyediaan lahan pemakaman dan penanganan lingkungan di Kabupaten Bandung.
Bupati Bandung memimpin rapat koordinasi bersama jajaran Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Bandung, membahas krisis lahan pemakaman serta persoalan lingkungan pada kegiatan silaturahmi dan rencana kerja tahun 2026. - Foto:InfoBurinyay/Diskominfo

Soreang, Info Burinyay – Warga Kabupaten Bandung menghadapi kesulitan serius saat mencari lokasi pemakaman. Pertumbuhan penduduk yang pesat terus mengurangi ketersediaan lahan. Akibatnya, sejumlah wilayah padat tidak lagi memiliki tempat pemakaman umum yang memadai.

Warga di Sayati, Sukamenak, dan Margahayu merasakan dampak kondisi tersebut secara langsung. Dalam beberapa kejadian, keluarga yang berduka harus mencari lokasi pemakaman ke wilayah lain. Situasi ini menambah beban masyarakat di tengah suasana duka.

Bupati Bandung Dadang Supriatna merespons persoalan tersebut dengan langkah tegas. Ia menginstruksikan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Bandung untuk segera bertindak.

“Kondisi ini sudah lama dikeluhkan warga dan tokoh masyarakat, terutama di Sayati dan Margahayu,” ujar Dadang Supriatna, yang akrab disapa Kang DS.

Menurut Kang DS, pemerintah daerah harus menjamin kebutuhan dasar masyarakat secara menyeluruh. Ia menilai ketersediaan lahan pemakaman sebagai bagian penting dari pelayanan publik.

“Saya minta Disperkimtan segera menyelesaikan persoalan ini. Jika perlu, lakukan pembelian lahan khusus pemakaman,” tegasnya.

Kang DS menyampaikan arahan tersebut saat kegiatan Silaturahmi, Kunjungan Kerja, dan Koordinasi Rencana Kerja Tahun 2026 Dinas Perkimtan Kabupaten Bandung, Kamis (8/1/2026).

Selain menyiapkan lahan baru, Kang DS juga memerintahkan Disperkimtan melakukan pendataan menyeluruh. Ia meminta dinas tersebut mendata seluruh lahan pemakaman yang ada di Kabupaten Bandung.

“Saya ingin data yang lengkap dan detail, baik pemakaman milik keluarga, pemerintah daerah, perumahan, maupun pemakaman umum,” kata Kang DS.

Ia menjelaskan bahwa data tersebut akan menjadi dasar penyusunan kebijakan ke depan. Dengan data yang akurat, pemerintah daerah dapat menghitung kebutuhan lahan pemakaman secara realistis.

“Kalau memang jumlahnya kurang, segera siapkan dan beli lahan baru. Pemerintah tidak hanya memikirkan warga yang hidup,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kang DS juga menyoroti persoalan lingkungan yang masih muncul di berbagai wilayah. Ia menyinggung masalah penumpukan sampah dan kerusakan saluran drainase.

Menurutnya, kondisi drainase yang rusak sering memicu genangan air saat hujan turun. Selain itu, tumpukan sampah juga mengganggu kebersihan dan kesehatan lingkungan.

“Saya minta dinas terkait segera menyelesaikan persoalan ini. Jangan biarkan masalah lingkungan terus berulang,” tandasnya.

Melalui arahan tersebut, Kang DS mendorong seluruh organisasi perangkat daerah bekerja lebih responsif. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bandung untuk menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.