24.9 C
Bandung
Kamis, Mar 5, 2026
Info Burinyay
Pendidikan

Disdik Kabupaten Bandung Dorong Digitalisasi Pembelajaran PKBM di Bandung Timur

Peserta PKBM mengikuti Bimbingan Teknis Digitalisasi Pembelajaran yang digelar Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung di PKBM Imam Syafe’i.
Suasana Bimbingan Teknis Digitalisasi Pembelajaran Satuan Pendidikan Nonformal yang digelar Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung di PKBM Imam Syafe’i, Jumat (19/12/2025), diikuti perwakilan 20 PKBM Bandung Timur sebagai penerima Papan Interaktif Digital. (Foto:InfoBurinyay/Denjaya)

Cileunyi, Info Burinyay – Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung menggelar Bimbingan Teknis Digitalisasi Pembelajaran bagi satuan pendidikan nonformal di PKBM Imam Syafe’i, Jumat, 19 Desember 2025. Kegiatan ini memperkuat transformasi pembelajaran berbasis teknologi digital di wilayah Bandung Timur.

Sebanyak 20 Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat mengikuti kegiatan tersebut sebagai penerima fasilitas Papan Interaktif Digital. Melalui kegiatan ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung mendorong pemanfaatan teknologi sebagai bagian dari peningkatan mutu pembelajaran nonformal.

Selain itu, Dinas Pendidikan menunjuk PKBM Imam Syafe’i sebagai fasilitator kegiatan bimbingan teknis. Penunjukan ini didasarkan pada kesiapan lembaga dalam mendukung pelaksanaan digitalisasi pembelajaran.

Ketua PKBM Imam Syafe’i, Imam Syafe’i, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah strategis bagi penguatan kapasitas lembaga pendidikan nonformal. Menurutnya, pemanfaatan teknologi harus berjalan seiring dengan kebutuhan warga belajar.

“Pada hari ini, sebanyak 20 PKBM di wilayah Bandung Timur mengikuti bimbingan teknis digitalisasi pembelajaran yang difasilitasi PKBM Imam Syafe’i,” ujar Imam Syafe’i.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa peserta mempelajari pengoperasian Papan Interaktif Digital sebagai media pembelajaran utama. Melalui materi tersebut, peserta memahami penggunaan perangkat digital secara efektif dan efisien.

Selanjutnya, peserta mempelajari proses pengisian, penerimaan barang, serta pelaporan melalui aplikasi siredi.kemendikdasmen.go.id. Dengan pemahaman tersebut, peserta dapat mengelola sarana pendidikan sesuai prosedur yang berlaku.

Selain itu, peserta juga mendalami pemanfaatan fitur Ruang Murid pada aplikasi Rumah Pendidikan. Materi ini memberikan wawasan baru dalam mengelola pembelajaran berbasis digital bagi warga belajar.

Tidak berhenti pada teori, peserta langsung mempraktikkan penggunaan perangkat digital dalam sesi praktik. Praktik ini bertujuan meningkatkan keterampilan peserta dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam proses belajar.

“Kegiatan ini kami harapkan menjadi bekal pembelajaran bagi tutor dan warga belajar di masing-masing satuan pendidikan,” kata Imam Syafe’i.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung atas dukungan dan fasilitasi kegiatan tersebut. Menurutnya, peran pemerintah sangat penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan nonformal.

Selain itu, Imam Syafe’i menyampaikan terima kasih kepada Direktorat PAUD dan Pendidikan Nonformal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Ia berharap fasilitas Papan Interaktif Digital dapat meningkatkan mutu pendidikan nasional.

Sementara itu, Penilik Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung, Ajat Sudrajat, S.Pd.I., M.Pd.I., menilai kegiatan bimbingan teknis berjalan sukses dan memberikan manfaat nyata. Ia menegaskan pentingnya digitalisasi dalam sistem pembelajaran masa kini.

“Alhamdulillah, kegiatan sosialisasi digitalisasi pembelajaran di PKBM Imam Syafe’i berjalan dengan baik dan lancar,” ujar Ajat Sudrajat.

Menurutnya, narasumber menyampaikan materi secara jelas dan aplikatif kepada peserta. Oleh karena itu, peserta memperoleh pemahaman yang relevan dengan kebutuhan pembelajaran.

Lebih jauh, Ajat menekankan bahwa digitalisasi membuka akses terhadap berbagai aplikasi pembelajaran dan informasi bantuan pendidikan. Dengan pemanfaatan yang tepat, PKBM dapat meningkatkan kualitas layanan pendidikan.

“Insyaallah, ilmu yang diperoleh hari ini akan sangat bermanfaat bagi pengembangan PKBM di wilayah Bandung Timur,” katanya.

Di sisi lain, JFU Sarana dan Prasarana Bidang PNF Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung, Handri Gustiawan, menyampaikan bahwa kegiatan berjalan sesuai rencana. Ia menilai antusiasme peserta cukup tinggi sepanjang kegiatan.

“Alhamdulillah, bimbingan teknis digitalisasi pembelajaran di PKBM Imam Syafe’i berjalan lancar dan tertib,” ujar Handri.

Ia berharap satuan pendidikan dapat memanfaatkan peralatan digital secara optimal. Menurutnya, teknologi mampu mendorong pembelajaran yang lebih kreatif dan menarik.

Melalui kegiatan ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung menegaskan komitmennya dalam mendorong transformasi digital pendidikan nonformal. Ke depan, digitalisasi diharapkan memperkuat kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat luas.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.