25.9 C
Bandung
Selasa, Mar 3, 2026
Info Burinyay
Pendidikan

Olimpiade Mini SMPN 1 Ciwidey Jadi Ajang Lahirkan Bibit Unggul Akademik dan Olahraga

Siswa SMPN 1 Ciwidey mengikuti pertandingan bulu tangkis dalam kegiatan Olimpiade Mini Sekolah saat class meeting semester ganjil.
Sejumlah siswa SMP Negeri 1 Ciwidey bertanding pada cabang olahraga bulu tangkis dalam rangka kegiatan class meeting bertajuk Olimpiade Mini Sekolah yang digelar di lapang serbaguna sekolah, Senin (15/12/2025). Foto:InfoBurinyay/Lee

Ciwidey, Info Burinyay – SMP Negeri 1 Ciwidey, Kabupaten Bandung, menggelar kegiatan class meeting bertajuk Olimpiade Mini Sekolah dengan tema “Tunjukkan Semangatmu, Berjuang untuk Kelasmu”. Sekolah menjadwalkan kegiatan ini selama empat hari, mulai Senin hingga Kamis, 15–18 Desember 2025. Panitia memusatkan seluruh rangkaian lomba di lapang serbaguna SMPN 1 Ciwidey yang berlokasi di Jalan Babakan Tiga No.70, Desa dan Kecamatan Ciwidey.

Kegiatan ini menjadi salah satu agenda penutup semester yang paling dinanti para siswa. Setelah siswa menyelesaikan rangkaian Penilaian Sumatif Akhir Semester (PSAS), sekolah memberikan ruang bagi mereka untuk mengekspresikan bakat, minat, serta semangat kompetisi. Selain itu, pihak sekolah juga memanfaatkan momentum ini untuk menumbuhkan sportivitas, kreativitas, serta kolaborasi antarkelas.

Kepala SMPN 1 Ciwidey, Ahmad Rohman Somantri, S.Pd., M.M.Pd., menegaskan bahwa sekolah merancang class meeting sebagai program resmi dari Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan. Menurutnya, kegiatan ini memiliki tujuan yang jelas dan terukur.

“Hari ini kami melaksanakan kegiatan untuk mengisi waktu tenang setelah anak-anak mengikuti PSAS. Program ini kami kemas dalam bentuk class meeting atau olimpiade mini antarkelas,” ujar Ahmad Rohman.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa sekolah mempertandingkan sejumlah cabang lomba, mulai dari bola voli, bola basket, senam, hingga berbagai olahraga dan permainan tradisional. Melalui perlombaan tersebut, sekolah aktif mencari potensi siswa sejak dini.

“Kami ingin menemukan bibit-bibit unggul yang nantinya dapat kami persiapkan untuk ajang O2SN di tingkat gugus maupun kabupaten,” katanya.

Di sisi lain, sekolah juga terus menguatkan pembinaan akademik. Ahmad Rohman menyampaikan bahwa SMPN 1 Ciwidey secara konsisten mengelola English Club dan program pengayaan untuk siswa kelas IX. Program ini bertujuan mempersiapkan siswa menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA).

“Kami juga menjalankan grup matematika. Untuk bidang olahraga, kami melaksanakan latihan rutin setiap Rabu sampai Jumat, seperti voli, basket, pencak silat, dan karate,” jelasnya.

Saat ini, SMPN 1 Ciwidey menaungi 36 rombongan belajar dengan jumlah siswa mencapai 1.271 orang.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Supargiana, S.Pd., memaparkan teknis pelaksanaan lomba selama class meeting. Ia menjelaskan bahwa panitia menyusun perlombaan secara bertahap agar seluruh cabang berjalan optimal.

“Saat ini kami melaksanakan balok estafet dan mini basket. Setelah babak penyisihan selesai, kami menggunakan satu lapangan penuh,” ungkapnya.

Supargiana menambahkan bahwa sekolah menggelar berbagai perlombaan, antara lain voli, basket, estafet, bulu tangkis, senam, dan lomba ranking satu. Untuk lomba ranking satu, panitia menguji lima mata pelajaran dengan sistem eliminasi. “Peserta yang menjawab salah langsung tereliminasi sampai tersisa satu juara,” jelasnya.

Ia juga menegaskan arah pembinaan lanjutan bagi para pemenang.

“Juara ranking satu kami siapkan untuk Olimpiade Sains Nasional. Balok estafet, basket, voli, dan senam kami arahkan ke O2SN hingga tingkat kabupaten,” tambahnya.

Pembinaan akademik juga tetap berjalan melalui kegiatan ekstrakurikuler. Pembina English Club, Tiara Depianti, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan X-School tetap berlangsung meski sekolah mendekati masa libur.

“English Club kami laksanakan seminggu sekali. Hari ini menjadi pertemuan terakhir sebelum libur,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan biasanya berlangsung di laboratorium IPA atau ruang kelas kosong dengan materi speaking, writing, reading, dan listening.

“Kami melatih listening melalui lagu dan film berbahasa Inggris,” katanya.

Antusiasme siswa tampak jelas sepanjang kegiatan. Raisa Nur Fauziah, siswi kelas IX G cabang voli, mengaku menikmati suasana kompetisi.

“Saya senang karena bisa bermain bersama teman-teman dan melatih kekompakan,” ucapnya.

Hal serupa juga disampaikan Hanindya Namira, siswi kelas IX H cabang bulu tangkis. “Seru karena bisa bertanding dengan teman dari kelas lain. Kegiatan ini juga menjadi ajang pencarian untuk O2SN,” katanya.

Melalui class meeting ini, SMPN 1 Ciwidey berharap mampu melahirkan siswa-siswa berprestasi di bidang akademik maupun non-akademik. Sekolah juga ingin memastikan siswa tetap aktif, produktif, dan termotivasi setelah menjalani rangkaian ujian semester.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.