Soreang, Info Burinyay – Bimbel Rumah Taruna.com menggelar sosialisasi pendidikan di SMA Negeri 1 Soreang pada Kamis (15/1/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di halaman sekolah yang berlokasi di Jalan Raya Soreang–Banjaran KM 3, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung. Sosialisasi ini menyasar para siswa kelas akhir yang tengah mempersiapkan rencana pendidikan lanjutan dan karier masa depan.
Sejak kegiatan dimulai, ratusan siswa SMA Negeri 1 Soreang menunjukkan antusiasme tinggi. Mereka mendatangi booth Rumah Taruna secara bergantian untuk menggali informasi seputar seleksi masuk Akademi Kepolisian, Akademi Militer, serta berbagai sekolah kedinasan. Selain itu, para siswa aktif mengajukan pertanyaan terkait tahapan seleksi, persiapan fisik, hingga strategi menghadapi tes akademik.
Staff Humas SMA Negeri 1 Soreang, Lilis Sukmawati, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memberikan dampak positif bagi siswa. Menurutnya, sosialisasi itu berhasil menarik perhatian dan minat peserta didik yang memiliki cita-cita menjadi abdi negara.
“Alhamdulillah, dari yang kami lihat, antusias anak-anak cukup baik. Saya juga sempat masuk ke booth Rumah Taruna dan melihat langsung respons siswa. Banyak yang meminta brosur dan menunjukkan ketertarikan, terutama siswa yang berencana mendaftar ke Akpol. Bahkan, ada juga yang menyampaikan minat untuk masuk Akmil,” ujar Lilis.
Lebih lanjut, Lilis menilai kehadiran Rumah Taruna mampu memberikan gambaran nyata kepada siswa mengenai jalur pendidikan kedinasan. Oleh karena itu, pihak sekolah menyambut baik kegiatan sosialisasi yang mendorong siswa merencanakan masa depan secara lebih terarah.
Sementara itu, Owner Rumah Taruna, H. Sahrul Gunawan, SE., M.Ag., menjelaskan bahwa sosialisasi tersebut bertujuan membangun kesiapan siswa sejak dini. Ia menegaskan bahwa seleksi masuk TNI, Polri, dan sekolah kedinasan memerlukan persiapan yang matang dan berkelanjutan.
“Tujuan utama kami adalah membantu siswa agar siap menghadapi seleksi. Baik untuk masuk TNI, Polri, sekolah kedinasan seperti STAN, maupun IPDN. Semua proses itu memerlukan persiapan sejak awal. Siswa harus menyiapkan kondisi fisik, mental, dan akademik mulai dari sekarang,” kata Sahrul.
Selain memberikan pemaparan, Rumah Taruna juga mengenalkan program pembinaan yang mereka jalankan. Program tersebut mencakup pendampingan akademik, latihan fisik terstruktur, serta pembinaan mental dan karakter. Dengan pendekatan tersebut, Rumah Taruna berharap siswa memiliki daya saing yang kuat saat mengikuti seleksi.
Melalui kegiatan ini, Rumah Taruna menegaskan komitmennya dalam mendukung generasi muda yang ingin mengabdikan diri kepada negara. Ke depan, lembaga bimbingan tersebut berencana melanjutkan sosialisasi serupa ke sekolah-sekolah lain di Kabupaten Bandung. Dengan langkah tersebut, Rumah Taruna berharap semakin banyak siswa yang memahami pentingnya persiapan dini dalam meraih cita-cita sebagai abdi negara.
