Bandung, Info Burinyay – Resepsi dan akad nikah pasangan drg. Putri Widdya Utami dan Ramly Ramadhani, S.ST., berlangsung khidmat di Gedung Budiardjo Koharmatau Lanud, Jalan Kapten Tata Natanegara Nomor 5, Kelurahan Husen Sastranegara, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung, Minggu pagi, 11 Januari 2026. Acara dimulai sejak pukul 08.00 WIB dan berlanjut hingga selesai dengan rangkaian prosesi adat serta resepsi keluarga besar kedua mempelai.
Mempelai wanita, drg. Putri Widdya Utami, merupakan putri kedua dari almarhum Bapak Ir. Triatmono Sudiro dan Ibu Ir. Lien Harlina Ratman. Sementara itu, mempelai pria, Ramly Ramadhani, S.ST., adalah putra pertama dari Bapak Satibi dan Ibu Cicih Ratnengsih. Pernikahan ini menjadi momentum penting yang mempertemukan dua keluarga besar dari Bandung dan Jakarta dalam suasana penuh kekeluargaan.
Prosesi akad nikah dipimpin langsung oleh Penghulu Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Cicendo, Drs. H. Ade Darmawijaya, M.H. Dengan satu tarikan napas, ijab kabul dinyatakan sah, disaksikan keluarga, kerabat, dan para tamu undangan. Suasana khidmat terasa sejak awal prosesi, terlebih saat doa dipanjatkan untuk kedua mempelai.
Dalam keterangannya usai akad, Drs. H. Ade Darmawijaya menyampaikan doa dan harapan bagi pasangan yang baru menikah tersebut.
“Barokalloh bagi pasangan Kang Ramli dan Neng Putri yang hari ini sudah menikah menjadi suami istri. Semoga sakinah, mawadah, warohmah, serta diberikan putra-putri yang soleh,” ujarnya.
Setelah prosesi ijab kabul selesai, acara dilanjutkan dengan rangkaian adat Sunda, salah satunya prosesi saweran. Meski hujan sempat turun di luar gedung, kegiatan tetap berlangsung lancar. Para tamu diarahkan ke area yang lebih nyaman, sehingga seluruh rangkaian acara dapat dinikmati dengan tertib.
Perwakilan keluarga mempelai pria, H. Arma, S.Pd., menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada keluarga besar mempelai wanita. Ia menegaskan bahwa pernikahan ini bukan hanya menyatukan dua insan, tetapi juga dua keluarga besar.
“Yang terutama kami berterima kasih sekali kepada keluarga besar mempelai wanita yang telah menerima kami dengan penuh hormat dan segalanya. Alhamdulillah, pelaksanaan ijab kabul sudah selesai, dan sekarang kami melaksanakan acara adat saweran,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan harapan bagi kedua mempelai agar membangun rumah tangga yang bahagia dan religius.
“Untuk pengantin, semoga menjadi keluarga yang bahagia, sakinah, mawadah, warohmah, diberikan anak yang soleh dan solehah, sehingga dimudahkan rezekinya dan mampu menjalankan ajaran agama Islam dengan sebaik-baiknya,” lanjut H. Arma.
Ucapan selamat dan doa juga datang dari keluarga besar yang hadir dari berbagai daerah, termasuk Jakarta dan Bandung. Salah satunya disampaikan oleh Bude Tanti, perwakilan keluarga dari Jakarta. Dalam pesannya, ia menekankan pentingnya menjaga keharmonisan dalam rumah tangga.
“Terima kasih sudah berbagi kebahagiaan. Semoga kalian berdua selalu rukun selamanya. Kalau ada masalah, sebaiknya dimusyawarahkan,” katanya.
Hal senada disampaikan Asto Putranto, keluarga dari Jakarta. Ia berharap kedua mempelai dapat menjalani kehidupan rumah tangga yang sejahtera.
“Untuk Putri dan Ramli, semoga berbahagia, menjadi keluarga yang sejahtera dan bahagia,” ujarnya singkat.
Sementara itu, Poncoyono, juga dari keluarga Jakarta, menyampaikan doa agar pernikahan ini berlangsung langgeng.
“Selamat hari berbahagia untuk Ramli dan Putri. Semoga selalu bahagia dan langgeng sampai akhir hayat,” tuturnya.
Dari pihak keluarga Sudiro, Ir. Saptono Sudiro menyampaikan pesan sederhana namun penuh makna. Ia mengingatkan pentingnya kesabaran dalam menjalani kehidupan berumah tangga.
“Selamat menempuh hidup baru. Teruslah bersabar dengan pasangan,” katanya.
Mas Bambang Sudiro, yang turut hadir mewakili keluarga, menambahkan bahwa pernikahan merupakan awal dari fase kehidupan baru.
“Semoga selalu rukun dan bahagia. Ini adalah awal dari kehidupan baru, jadi harus siap menjalani semuanya bersama,” ucapnya.
Ucapan dan doa juga datang dari keluarga besar Kinanti Bandung. Hj. Attie Ratman berharap kedua mempelai dapat membangun rumah tangga yang harmonis.
“Semoga mempelai berdua samawa, bahagia, dan menjadi keluarga yang sakinah, mawadah, warohmah. Selamat Putri dan Ramli,” ujarnya.
Dr. H. Sulaeman Ratman, M.Ph., juga menyampaikan doa serupa. Ia berharap pasangan ini dapat menjalani kehidupan rumah tangga hingga akhir hayat.
“Semoga kedua mempelai menjadi pasangan yang sakinah, mawadah, warohmah, sampai akhir hayat,” katanya.
Sementara itu, Drs. H. Hidayat Ratman menekankan doa untuk kesuksesan dunia dan akhirat. “Kami hanya bisa berdoa agar kedua mempelai sukses dunia dan akhirat,” ungkapnya.
Tidak hanya keluarga, sahabat dekat kedua mempelai juga turut memberikan ucapan. Bagus Dwi Apryantda dan Dabirul Islam, sahabat dari Majalengka, menyampaikan kebahagiaan mereka atas pernikahan tersebut.
“Alhamdulillah, hari ini sahabat kami Ramli dan Putri melangsungkan pernikahan. Semoga menjadi keluarga yang sakinah, mawadah, warohmah, saling menjaga, langgeng sampai tua, dan memiliki keturunan,” ujar Bagus.
Secara keseluruhan, rangkaian akad nikah dan resepsi drg. Putri Widdya Utami dan Ramly Ramadhani berlangsung tertib, khidmat, dan penuh nuansa kekeluargaan. Kehadiran keluarga besar dari berbagai daerah memperkuat makna pernikahan sebagai ikatan tidak hanya antara dua individu, tetapi juga dua keluarga besar yang kini terhubung dalam satu ikatan kekeluargaan.
