Banjaran, Info Burinyay – Keluarga besar Ajeng Sulistiawati dan Ilan Zaelani Dahlan akan menyelenggarakan prosesi akad nikah pada Jumat, 19 Desember 2025. Keluarga mengawali acara tersebut dengan memohon rahmat dan ridho Allah SWT.
Panitia menjadwalkan prosesi akad nikah pada pukul 07.30 WIB. Keluarga memilih Masjid Besar Cangkuang, kawasan Sanggar Indah Banjaran, sebagai lokasi pelaksanaan akad. Pilihan tersebut bertujuan menjaga suasana khidmat dan sakral.
Selain itu, keluarga telah menyiapkan rangkaian acara lanjutan berupa syukuran. Keluarga akan menggelar syukuran di rumah mempelai wanita. Lokasi tersebut berada di Sanggar Indah Banjaran Blok C2 Nomor 12.
Ajeng Sulistiawati merupakan putri dari Sulistiawati. Sementara itu, Ilan Zaelani Dahlan hadir sebagai calon mempelai pria. Kedua keluarga telah berkoordinasi untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan tertib.
Dalam kesempatan ini, Drs. H. Bambang Budiraharjo, M.Si., selaku kakek dari mempelai wanita, menyampaikan doa dan pesan keluarga. Ia menempatkan nilai keimanan sebagai fondasi utama rumah tangga.
“Semoga pasangan kedua mempelai menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah,” ujar Bambang Budiraharjo.
Selain itu, ia berharap Ajeng dan Ilan mampu membangun hubungan yang harmonis. Ia juga menekankan pentingnya saling menghormati dalam kehidupan berumah tangga.
“Saya berharap mereka hidup bahagia, saling mendukung, serta menjadi kebanggaan keluarga,” lanjutnya.
Lebih lanjut, Bambang Budiraharjo mengingatkan bahwa pernikahan merupakan perjalanan panjang. Oleh karena itu, ia mengajak kedua mempelai menjaga komunikasi dan tanggung jawab bersama.
Sementara itu, keluarga besar turut mengundang doa dari kerabat, sahabat, dan masyarakat sekitar. Dukungan tersebut dinilai memperkuat ikatan silaturahmi antar keluarga.
Di sisi lain, keluarga berharap seluruh rangkaian acara berjalan lancar. Panitia juga menyiapkan acara secara sederhana namun bermakna.
Melalui pernikahan ini, Ajeng Sulistiawati dan Ilan Zaelani Dahlan diharapkan mampu membangun keluarga yang kokoh. Selain itu, keluarga berharap rumah tangga yang terbangun dapat memberi manfaat bagi lingkungan sekitar.
Akhirnya, akad nikah dan syukuran ini menjadi momentum penting bagi kedua keluarga. Keluarga berharap acara berlangsung khidmat, tertib, dan penuh keberkahan.
