25.9 C
Bandung
Selasa, Mar 3, 2026
Info Burinyay
Peristiwa

Warga Desak Pemkab Bandung Segera Normalisasi Saluran Air di Dayeuhkolot dan Bojongsoang

Bupati Bandung Dadang Supriatna meninjau lokasi banjir di Dayeuhkolot dan Bojongsoang sambil menginstruksikan normalisasi saluran air.
Bupati Bandung Dadang Supriatna meninjau titik banjir di kawasan Dayeuhkolot dan Bojongsoang. Dalam kunjungan tersebut, ia meminta dinas terkait segera melakukan normalisasi saluran air untuk mengurangi risiko genangan saat musim hujan. (Foto:InfoBurinyay/Denjaya)

Dayeuhkolot, Info Burinyay – Warga Dayeuhkolot dan Bojongsoang kembali menuntut tindakan cepat dari Pemerintah Kabupaten Bandung. Mereka ingin pemerintah segera menormalisasi dan mengeruk saluran air yang sering meluap saat hujan turun deras. Genangan yang terus berulang setiap tahun membuat aktivitas warga terganggu dan menimbulkan kerugian.

Tokoh masyarakat Dayeuhkolot, Tri Rahmanto, menilai pemerintah perlu bergerak cepat. Ia menegaskan, normalisasi dan pengerukan saluran menjadi solusi utama untuk mengurangi risiko banjir yang terus menghantui wilayah tersebut.

“Kami menghargai langkah Bupati Bandung yang turun langsung ke lapangan meninjau titik-titik banjir di Dayeuhkolot dan Bojongsoang. Beliau sudah memberi instruksi agar normalisasi segera dimulai. Kami mendukung penuh keputusan itu,” ujar Tri Rahmanto, Senin (3/11/2025).

Tri menambahkan, pemerintah harus memperhatikan selokan kecil di lingkungan warga. Banyak selokan tersumbat oleh sampah dan lumpur sehingga air tidak bisa mengalir dengan lancar. Ia mendorong dinas terkait untuk segera membersihkan saluran tersebut bersama masyarakat.

“Selokan di lingkungan warga sering terabaikan. Kalau pemerintah membersihkan dan memperdalamnya, air akan mengalir lebih cepat ke saluran utama. Kami siap membantu agar pekerjaan bisa selesai lebih cepat,” tegasnya.

Selain meminta pemerintah bertindak, Tri juga mengajak para pengusaha dan pengelola pabrik di sekitar wilayah itu untuk ikut menjaga lingkungan. Ia menilai kolaborasi lintas sektor atau pentahelix sangat penting agar semua pihak ikut bertanggung jawab terhadap penanganan banjir.

“Pengusaha bisa berkontribusi dengan membersihkan saluran di sekitar pabrik. Mereka juga bisa mendukung program pemerintah melalui kegiatan sosial. Kalau semua pihak terlibat, masalah banjir bisa kita atasi bersama,” tambahnya.

Warga Bojongsoang, Cecep, menyampaikan pandangan serupa. Ia melihat banyak saluran air di kompleks perumahan dan perkampungan yang sudah dangkal. Cecep meminta pemerintah segera mengeruk saluran tersebut sebelum hujan semakin deras.

“Kalau pemerintah bergerak sekarang, warga tidak perlu panik setiap kali hujan deras datang. Kami siap ikut bergotong royong agar genangan bisa berkurang,” kata Cecep.

Warga berharap pemerintah daerah memimpin upaya pencegahan dengan langkah nyata, bukan hanya saat banjir terjadi. Mereka percaya kerja sama antara pemerintah, warga, dan pengusaha bisa menekan risiko banjir secara signifikan di Dayeuhkolot dan Bojongsoang.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.