Ciwidey, Info Burinyay – Menyambut Ramadhan 1447 Hijriah, Rumah Makan Sunda legendaris Sindang Reret Ciwidey menghadirkan rangkaian paket buka puasa tematik yang memadukan kekayaan kuliner Pasundan dan cita rasa Timur Tengah. Restoran yang berlokasi di Jalan Raya Provinsi, Ciwidey Tenjolaya, Kabupaten Bandung itu menyiapkan Paket Balastrang Pasundan, Paket Pajajaran, serta paket terbaru bertema Arabic yang kaya rempah.
Branch Manager Sindang Reret Ciwidey, Andi Suryadi, mengatakan manajemen tetap mempertahankan identitas Sunda sebagai kekuatan utama. Namun demikian, pihaknya juga menjawab permintaan pelanggan yang menginginkan variasi menu baru untuk momen berbuka bersama.
“Untuk Ramadhan tahun ini, kami menghadirkan berbagai pilihan. Seperti biasa, kami tetap erat dengan budaya Sunda melalui paket Balastrang. Ada pilihan Pasundan dan Pajajaran,” ujar Andi saat ditemui di area restoran, Ciwidey.
Ia menjelaskan, Paket Pasundan menyajikan Gurame Combrang dan Gurame Mangga Muda sebagai menu andalan. Sementara itu, Paket Pajajaran tetap mengedepankan sajian khas Sunda dengan konsep makan bersama.
Selain mempertahankan menu tradisional, manajemen juga meluncurkan Paket Arabic. Menurut Andi, paket tersebut hadir setelah banyak pelanggan menanyakannya pada Ramadhan tahun lalu.
“Tahun ini Alhamdulillah kami hadirkan Paket Arabic. Ada paket Ayam Tehin dan Paket Arabic Iga. Konsepnya berbeda karena kami sertakan parade service dengan nuansa Arab,” katanya.
Lebih lanjut, ia menerangkan parade service menghadirkan penyajian dengan konsep Timur Tengah. Dengan demikian, pengalaman berbuka tidak hanya soal rasa, tetapi juga suasana. Di sisi lain, Paket Balastrang tetap diiringi kesenian calung untuk menghadirkan atmosfer khas Sunda yang hangat.
Untuk minuman, Paket Arabic menyertakan minuman khas bernama Golden Sahara atau Gurun Sahara. Adapun paket Balastrang belum termasuk minuman dalam satu bundel harga. Meski begitu, manajemen menyediakan beragam takjil spesial untuk berbuka.
“Kami siapkan Ubi Brule, Puding Cendol, dan tentu ada free takjil juga,” tambah Andi.
Dari sisi kapasitas, restoran menyediakan Bale Kambang yang mampu menampung sekitar 100 orang. Oleh sebab itu, area tersebut kerap dipilih untuk acara buka puasa bersama skala besar. Sementara itu, tersedia delapan gazebo atau saung dengan kapasitas sekitar delapan orang per saung untuk kelompok kecil dan keluarga.
Supervisor Restoran Sindang Reret Ciwidey, Ahmad Jalaludin, memaparkan secara rinci isi Paket Arabic. Ia menyebut menu tersebut mengusung hidangan khas Timur Tengah yang lengkap.
“Dalam paket Arabian ini ada nasi kebuli, iga bakar, martabak Mesir berisi daging sapi, bawang dan telur. Selain itu ada chicken moussaka yang dipanggang, lengkap dengan saus garlic yogurt dan acar Arab,” jelas Ahmad.
Untuk minuman, Golden Sahara memadukan sirup apel dengan aneka rempah seperti kayu manis dan bahan herbal lainnya. Sementara itu, hidangan penutup menghadirkan asida, makanan manis berbahan gula merah, tepung terigu, kapulaga, cengkeh, dan rempah pilihan.
Di tengah meningkatnya minat masyarakat untuk berbuka puasa bersama di luar rumah, pengunjung pun mulai melakukan reservasi lebih awal. Salah seorang pengunjung asal Garut, Iren, mengaku sengaja memilih Sindang Reret Ciwidey karena variasi paket dan suasananya.
“Saya rekomendasikan buat yang cari tempat bukber di Ciwidey. Selain makanannya enak, di sini ada paket untuk rombongan. Tapi harus reservasi dulu karena biasanya penuh,” ujarnya.
Dengan beragam pilihan paket, konsep tematik, serta kapasitas tempat yang fleksibel, Sindang Reret Ciwidey menargetkan peningkatan kunjungan selama Ramadhan 1447 Hijriah. Manajemen optimistis kombinasi tradisi Sunda dan sentuhan Timur Tengah mampu menarik minat keluarga, komunitas, hingga perusahaan yang ingin menggelar buka puasa bersama di kawasan wisata Ciwidey.
