Soreang, Info Burinyay – Camat Rancaekek, Ir. H. Diar Hadi Gusdinar, M.Si., hadir dalam peringatan Hari Santri Nasional ke-11 yang berlangsung di Lapangan Upakarti, Rabu pagi. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan pemerintah kecamatan terhadap semangat kebangsaan dan peran santri dalam menjaga nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.
Sejak pagi, ratusan santri, tokoh agama, dan masyarakat memenuhi area lapangan. Mereka mengikuti prosesi upacara bendera dengan penuh khidmat. Selain itu, berbagai pesantren menampilkan kreativitas mereka melalui pertunjukan seni islami, hadrah, dan pembacaan ikrar santri. Suasana kegiatan berlangsung hangat, menumbuhkan rasa persaudaraan dan semangat nasionalisme di kalangan peserta.
Di sela kegiatan, Camat Rancaekek menyapa para santri dan pengurus pesantren. Ia berbincang ringan mengenai kegiatan pendidikan, pembinaan karakter, serta kontribusi santri dalam masyarakat. Kepada awak media Infoburinyay, ia menegaskan bahwa kehadirannya merupakan bentuk apresiasi terhadap perjuangan para santri.
“Saya datang untuk memberikan dukungan moral dan memastikan pemerintah selalu hadir bersama para santri,” ujarnya.
Selain itu, Diar Hadi menilai Hari Santri bukan hanya peringatan tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat identitas nasional di tengah tantangan global. Selanjutnya, ia menekankan pentingnya sinergi antara pesantren dan pemerintah daerah agar pembinaan santri berjalan seimbang antara ilmu agama dan teknologi.
“Santri masa kini harus cerdas, tangguh, dan siap berperan dalam kemajuan bangsa,” tambahnya.
Peringatan Hari Santri Nasional 2025 mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia.” Tema tersebut menggambarkan tekad besar santri untuk berkontribusi dalam membangun peradaban global. Sejalan dengan itu, kegiatan ini juga memperkuat nilai cinta tanah air serta tanggung jawab moral terhadap bangsa. Di sisi lain, partisipasi aktif masyarakat memperlihatkan bahwa pesantren memiliki posisi penting dalam kehidupan sosial.
Selanjutnya, pemerintah kecamatan berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan keagamaan di wilayah Rancaekek. Program pembinaan generasi muda dan pelatihan berbasis pesantren akan diperkuat. Selain itu, kegiatan sosial seperti pengabdian masyarakat dan pemberdayaan ekonomi santri juga menjadi fokus utama. Melalui kolaborasi ini, diharapkan muncul santri yang berdaya saing, berakhlak kuat, dan siap menghadapi era digital.
Sementara itu, panitia pelaksana menyampaikan apresiasi atas kehadiran Camat Rancaekek yang turut memotivasi para peserta. Mereka menilai dukungan pemerintah menjadi dorongan besar bagi dunia pesantren untuk terus berkembang. Kemudian, kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan kemajuan umat.
Dengan semangat Hari Santri 2025, Kecamatan Rancaekek menegaskan komitmennya untuk menjaga harmoni antara nilai religius dan pembangunan daerah. Melalui kolaborasi berkelanjutan, para santri diharapkan mampu mengawal Indonesia menuju peradaban dunia yang berkeadilan, berakhlak, dan berdaya saing tinggi.
