Bandung, Info Burinyay — Suasana penuh kehangatan menyelimuti Rumah Makan Saoeng Paberik, Jalan Soekarno Hatta No. 571 Kota Bandung, pada peringatan Milangkala ke-14 Forum Silaturahmi Pengawas Sekolah Manten (FSPSM). Kegiatan ini mengusung tema “Nu Jauh Urang Deukeutkeun, Nu Deukeut Urang Raketkeun — Silih Asih, Silih Asah, Silih Talingakeun.”
Acara yang berlangsung pada Rabu siang ini menghadirkan Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Drs. H. Asep Saeful Gufron, M.Si., bersama para tamu kehormatan seperti H. Ende Mutaqin dan Nana Sutisna, S.Pd.. Para pengurus, anggota forum, dan tokoh pendidikan Kota Bandung pun turut hadir dengan antusias.
Sejak awal kegiatan, suasana akrab terasa kuat. Para peserta saling menyapa, tertawa, dan bernostalgia tentang masa pengabdian mereka di dunia pendidikan. Selain itu, forum ini juga menjadi ajang mempererat kolaborasi lintas generasi antar mantan pengawas sekolah.
Dalam sambutannya, Kadisdik Kota Bandung, Drs. H. Asep Saeful Gufron, M.Si., menyampaikan apresiasi atas semangat para pengawas yang tetap aktif menjalin kebersamaan meski telah purna tugas.
“Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah Subhanahu Wata’ala. Saya senang bisa bersilaturahmi dengan para senior pengawas sekolah. Kegiatan seperti ini sangat positif karena menjaga komunikasi dan memperkuat hubungan antar sesama,” ujar Asep Saeful Gufron.
Ia menekankan bahwa para purna bakti masih memiliki energi dan pengalaman yang berharga bagi dunia pendidikan.
“Saya yakin bapak dan ibu tetap bisa berkontribusi. Pengalaman saat bertugas bisa menjadi inspirasi untuk menciptakan pendidikan yang lebih baik di Kota Bandung,” tambahnya.
Selanjutnya, Ketua FSPSM Kota Bandung, Drs. Uun Junaedi, mengajak seluruh anggota untuk memanfaatkan forum ini sebagai ruang memperkuat persaudaraan.
“Saya berterima kasih kepada seluruh anggota dan pengurus yang telah menjaga keberlangsungan forum ini. Mari kita gunakan wadah ini untuk mempererat silaturahmi, menjaga persatuan, dan menghapus perbedaan di antara kita,” ujarnya.
Menurut Uun, FSPSM bukan hanya tempat berkumpul, melainkan wadah untuk saling mengasah dan menguatkan. Ia menilai forum ini berperan penting dalam menjaga semangat kebersamaan di masa purna tugas.
“Kita harus terus berkomunikasi dan mendukung satu sama lain. Melalui forum ini, semangat pengabdian kita tetap hidup,” lanjutnya.
Di sisi lain, Ketua Panitia Milangkala ke-14, Dr. H. Yusup Wahyudin, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkuat hubungan antar anggota.
“Alhamdulillah, Milangkala FSPSM ke-14 ini menjadi ajang untuk berkumpul dan bersosialisasi. Kami ingin semua anggota tetap sehat dan bahagia. Silaturahmi seperti ini membangun mentalitas positif dan mempererat hubungan kekeluargaan,” ungkapnya.
Kemudian, Yusup juga menyampaikan pesan bagi rekan-rekan yang belum sempat hadir.
“Kami berharap teman-teman yang tidak hadir tetap dalam keadaan sehat. Mari hadir di kegiatan berikutnya agar kita bisa bertemu, berbagi cerita, dan saling menyemangati,” ujarnya menambahkan.
Sementara itu, Sekretaris FSPSM Kota Bandung, Dietje Heryani, M.M.Pd., mengingatkan pentingnya menjaga kesinambungan forum yang telah berdiri sejak 2011.
“Forum Silaturahmi Pengawas Sekolah Manten sudah berdiri selama 14 tahun. Semoga kebersamaan ini terus terjaga dan semakin baik ke depannya,” kata Dietje dengan penuh harap.
Selain sambutan dari pengurus, para tamu kehormatan juga memberikan dukungan. H. Ende Mutaqin mengaku bangga melihat para pengawas purna tugas tetap aktif dan kompak.
“Saya berterima kasih kepada panitia yang sudah mengundang. Luar biasa melihat teman-teman masih semangat dan sehat. Semoga kegiatan ini terus berlanjut setiap tahun dan semakin banyak yang terlibat,” tuturnya.
Kemudian, Nana Sutisna, S.Pd., turut memberikan semangat agar kegiatan silaturahmi seperti ini terus dilanjutkan.
“Kita baru saja merayakan Milangkala ke-14 FSPSM. Mari dukung terus kegiatan positif seperti ini agar silaturahmi tetap hidup dan berkembang,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, suasana penuh keakraban tampak di seluruh ruangan. Para peserta saling berbagi cerita, mengenang masa tugas, dan berfoto bersama. Doa bersama menutup acara dengan penuh khidmat, menandai rasa syukur atas perjalanan panjang forum ini.
Tak hanya menjadi momen perayaan, kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa pengabdian tidak berakhir saat masa kerja selesai. Para pengawas purna bakti tetap berkomitmen mendukung dunia pendidikan Kota Bandung melalui silaturahmi yang terus terjalin.
Dengan semangat “Silih Asih, Silih Asah, Silih Talingakeun,” FSPSM Kota Bandung bertekad menjaga kebersamaan, memperkuat kontribusi sosial, dan menjadi teladan bagi generasi penerus pendidik di Kota Bandung.
