CIwidey, Info Burinyay — Kepala Puskesmas Ciwidey, dr. Bartolomeus Tarigant, mengajak masyarakat aktif memanfaatkan layanan Posyandu gratis di setiap wilayah. Ajakan ini menguat seiring kegiatan rutin Posyandu Kenanga RW 02 di Kampung Pamekarsari, Desa Ciwidey, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jumat (24/4/2026).
Kegiatan tersebut sekaligus mendorong peningkatan kesadaran warga terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan berkala. Selain itu, Posyandu kini melayani seluruh kelompok usia, sehingga manfaatnya semakin luas.
Ketua Posyandu Kenanga, Imas Syamsiah, menegaskan bahwa pihaknya rutin menggelar kegiatan setiap bulan. Ia juga memastikan kader memberikan layanan yang semakin lengkap kepada masyarakat.
“Kami ingin masyarakat semakin sadar pentingnya pemeriksaan kesehatan, terutama bagi balita dan lansia yang membutuhkan pemantauan intensif,” ujar Imas.
Imas menjelaskan, kader Posyandu menyediakan penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan balita, pemeriksaan tekanan darah lansia, pemberian vitamin A, serta penyuluhan gizi. Dengan layanan tersebut, masyarakat bisa memantau kondisi kesehatan secara berkala.
Sementara itu, dr. Bartolomeus Tarigant menekankan peran strategis Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan. Ia menyebut Posyandu mampu menjangkau seluruh siklus hidup masyarakat secara langsung.
“Posyandu melayani ibu hamil, bayi, balita, usia dewasa, hingga lansia. Masyarakat bisa mendapatkan pemeriksaan, pengobatan dasar, dan layanan kesehatan lainnya di sana,” jelasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa Puskesmas Ciwidey membina 74 Posyandu yang tersebar di Desa Ciwidey, Panundaan, dan Panyocokan. Dengan jumlah tersebut, masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan dengan mudah karena lokasinya dekat dari tempat tinggal.
Karena itu, ia mendorong masyarakat datang secara rutin ke Posyandu. Menurutnya, warga perlu melakukan pemeriksaan kesehatan dasar sebagai langkah pencegahan penyakit.
“Datanglah ke Posyandu untuk pemeriksaan kesehatan, imunisasi, dan mendapatkan vitamin A. Semua layanan tersedia gratis,” tegasnya.
Di sisi lain, Bidan Desa Ciwidey, Dwi Nureka Risti, menjelaskan bahwa pihaknya menggelar Posyandu RW 02 secara konsisten setiap tanggal 24. Konsistensi ini membantu masyarakat membangun kebiasaan hidup sehat.
Ia menambahkan, petugas juga melayani pemeriksaan penyakit tidak menular (PTM), seperti pengecekan tekanan darah dan gula darah. Layanan ini menyasar usia produktif dan lansia.
“Sekarang Posyandu melayani semua usia. Kami mengajak masyarakat datang saat kondisi sehat agar bisa memantau kesehatannya secara rutin,” ujarnya.
Ketua RW 02 Pamekarsari, Dadan Hidayat, menyampaikan bahwa kader dan PKK terus menggerakkan kegiatan Posyandu di wilayahnya. Ia melihat partisipasi warga menunjukkan tren positif meski belum merata.
“Sekitar 31 balita rutin hadir. Lansia yang datang berkisar 9 sampai 10 orang setiap bulan. Kami terus mengajak warga lainnya agar ikut,” katanya.
Ia menambahkan, pengurus wilayah terus melakukan sosialisasi dan pendekatan langsung kepada warga yang belum aktif. Upaya ini bertujuan meningkatkan kehadiran masyarakat di setiap kegiatan.
Sementara itu, warga RW 02, Siska Nursuci, mengaku merasakan manfaat Posyandu secara langsung. Ia rutin membawa anaknya untuk memantau pertumbuhan.
“Saya bisa melihat perkembangan anak, mulai dari berat badan hingga tinggi badan. Saya juga mendapatkan layanan kesehatan dan vitamin,” ungkapnya.
Melalui berbagai layanan tersebut, Posyandu terus memperkuat perannya sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat. Oleh sebab itu, kolaborasi antara tenaga kesehatan, kader, dan warga menjadi kunci keberhasilan program.
Ke depan, Puskesmas Ciwidey akan memperluas edukasi dan meningkatkan kualitas layanan. Dengan langkah ini, partisipasi masyarakat diharapkan terus meningkat dan menjangkau seluruh lapisan warga.
