30.2 C
Bandung
Sabtu, Apr 25, 2026
Info Burinyay
Kegiatan OrganisasiKota Bandung

PWRI Kota Bandung Gelar Halalbihalal 1447 H, Wali Kota Tekankan Peran Wredatama dalam Pembangunan

Sejumlah anggota PWRI Kota Bandung bersalaman dengan pejabat Pemerintah Kota Bandung dalam acara halalbihalal Idulfitri 1447 H di Balai Kota Bandung.
Suasana keakraban terlihat saat peserta halalbihalal PWRI Kota Bandung berjabat tangan dengan jajaran pejabat Pemkot Bandung usai kegiatan, sebagai wujud mempererat silaturahmi dan ukhuwah antarwredatama di Aula Gedung Serbaguna Balai Kota Bandung, Sabtu (25/4/2026). - Foto:infoburinyay/lee

Bandung, Info Burinyay – Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kota Bandung menggelar kegiatan halalbihalal Idulfitri 1447 Hijriah pada Sabtu, 25 April 2026. Acara berlangsung di Aula Gedung Serbaguna Balai Kota Bandung dengan mengusung tema “Dengan Semangat Kebersamaan dan Ukhuwah Wredatama yang Berkesinambungan dalam Wadah PWRI”.

Kegiatan ini dihadiri sekitar 300 peserta dari berbagai unsur. Selain itu, hadir pula Wali Kota Bandung H. Muhamad Farhan, SE., sebagai Pembina PWRI Kota Bandung. Kemudian, Ketua PWRI Provinsi Jawa Barat Drs. H. Yuyun Muslihat, M.Si., turut menghadiri acara tersebut. Di sisi lain, Ketua MUI Kecamatan Astana Anyar KH. Yayan Suryana hadir sebagai penceramah, bersama perwakilan PWRI kecamatan dan unsur Organisasi pensiunan Intansi ( OPI ) se Kota Bandung.

Sebagai pembuka, panitia menggelar senam Kebugaran Lansia Pralansia Indonesia (KLPI) Alzheimer. Ketua KLPI Kota Bandung, Dra. Hj. Irma N., memimpin langsung kegiatan tersebut. Oleh karena itu, peserta tampak antusias mengikuti gerakan senam yang bertujuan menjaga kebugaran fisik sekaligus fungsi kognitif para wredatama.

Selanjutnya, Wali Kota Bandung Muhamad Farhan menyampaikan sambutan yang menekankan pentingnya menjaga ukhuwah dan kebersamaan. Ia menilai PWRI memiliki peran strategis sebagai wadah pemersatu para purnabakti aparatur negara.

“PWRI bukan sekadar tempat silaturahmi. Namun demikian, organisasi ini juga menjadi ruang kontribusi nyata bagi pembangunan Kota Bandung,” ujar Farhan.

Lebih lanjut, ia mengapresiasi semangat para anggota PWRI yang terus aktif meskipun telah menyelesaikan tugas formal sebagai aparatur negara. Menurutnya, pengalaman para wredatama menjadi aset penting bagi masyarakat. Oleh sebab itu, ia mengajak seluruh pihak untuk terus menjalin komunikasi dan kolaborasi lintas generasi.

“Energi positif yang hadir dalam kegiatan ini harus terus berlanjut. Selain itu, kita perlu memperkuat sinergi dan kepedulian sosial. Dengan demikian, nilai-nilai kebersamaan dapat menjadi warisan berharga bagi generasi berikutnya,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua PWRI Kota Bandung, Tatang Sunarja, SH., menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menjelaskan bahwa kegiatan halalbihalal ini murni berasal dari partisipasi anggota.

“Kegiatan ini merupakan wujud kebersamaan. Jadi, dari kita, oleh kita, dan untuk kita,” ungkap Tatang.

Di samping itu, Tatang berharap dukungan pemerintah daerah dapat meningkat ke depan. Ia menilai keberadaan PWRI masih membutuhkan perhatian, terutama dalam mendukung berbagai program organisasi.

“Kami berharap ada peningkatan dukungan anggaran yang wajar agar program PWRI dapat berjalan lebih optimal,” katanya.

Kemudian, Ketua PWRI Provinsi Jawa Barat, Yuyun Muslihat, menegaskan bahwa kegiatan halalbihalal memiliki makna strategis. Selain mempererat silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi momentum meningkatkan pengabdian kepada masyarakat.

“Kami ingin anggota PWRI terus berkontribusi, terutama dalam bidang pendidikan, infrastruktur, dan ekonomi,” jelasnya.

Di sisi lain, tausyiah yang disampaikan KH. Yayan Suryana menekankan pentingnya menjaga silaturahmi dalam kehidupan sehari-hari. Ia menjelaskan bahwa silaturahmi membawa berbagai keberkahan, mulai dari kelapangan rezeki hingga panjang umur. Oleh karena itu, ia mengingatkan agar masyarakat tidak memutus hubungan persaudaraan.

“Silaturahmi itu membuka banyak kebaikan. Sebaliknya, memutus silaturahmi justru mendatangkan kerugian,” ujar Yayan.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Dengan demikian, halalbihalal PWRI Kota Bandung tidak hanya menjadi ajang temu kangen, tetapi juga memperkuat komitmen bersama dalam membangun masyarakat yang lebih harmonis dan berdaya.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.