27.9 C
Bandung
Rabu, Mei 13, 2026
Info Burinyay
Kab. BandungPemerintahan

Menteri LH Jumhur Hidayat Gebrak May Day Bandung, Buruh Diajak Pimpin Gerakan Selamatkan Lingkungan

Menteri Lingkungan Hidup RI Jumhur Hidayat didampingi Bupati Bandung Dadang Supriatna memberikan keterangan usai aksi tanam pohon pada puncak May Day 2026 di Pasirjambu Kabupaten Bandung
Menteri Lingkungan Hidup RI, Moh. Jumhur Hidayat, didampingi Bupati Bandung, Dadang Supriatna, memberikan keterangan kepada awak media usai memimpin aksi penanaman pohon dalam rangka “Eco Walker May Day 2026 Bandung Bedas Bersih Menuju Indonesia Asri” di kawasan BP3KSDMT, Desa Cibodas, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung, Minggu (10/5/2026). - Foto:infoburinyay/lee

Pasirjambu, Info Burinyay – Menteri Lingkungan Hidup RI, Moh. Jumhur Hidayat, mengajak kalangan buruh menjadi pelopor gerakan nasional penghijauan saat menghadiri puncak peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 tingkat Kabupaten Bandung di kawasan BP3KSDMT, Kampung Papakmanggu RW 13, Desa Cibodas, Kecamatan Pasirjambu, Minggu 10 Mei 2026.

Peringatan May Day tahun ini mengusung tema “Eco Walker May Day 2026 Bandung Bedas Bersih Menuju Indonesia Asri”. Pemerintah Kabupaten Bandung memusatkan kegiatan pada aksi penanaman pohon bersama para pekerja, komunitas lingkungan, dan masyarakat.

Jumhur Hidayat hadir langsung memimpin penanaman pohon bersama Bupati Bandung, Dadang Supriatna. Ratusan peserta dari unsur serikat buruh, aktivis lingkungan, dan berbagai organisasi masyarakat ikut menghijaukan kawasan BP3KSDMT.

Dalam paparanyanya, Jumhur menegaskan Indonesia masih menghadapi persoalan kerusakan lingkungan yang cukup besar. Karena itu, pemerintah terus mendorong gerakan penghijauan di berbagai daerah.

“Ada sekitar 12,4 juta hektare lahan yang harus kita restorasi. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata ke arah sana dan pemerintah akan terus bekerja memperbaiki kondisi lingkungan,” ujar Jumhur.

Ia menilai gerakan penghijauan tidak boleh hanya mengandalkan anggaran pemerintah. Sebaliknya, masyarakat harus ikut bergerak agar upaya pelestarian lingkungan berjalan lebih cepat dan berkelanjutan.

“Saya berterima kasih kepada teman-teman buruh dan Pak Bupati yang sudah memulai kembali gerakan penanaman pohon. Kalau gerakan ini terus berjalan, masyarakat bisa menjadi kekuatan utama dalam menjaga bumi,” katanya.

Menurut Jumhur, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan menjaga lingkungan hidup. Oleh sebab itu, ia mengajak semua pihak bersatu dalam gerakan penghijauan tanpa membedakan latar belakang.

“Kalau seluruh elemen masyarakat memiliki tekad yang sama untuk memuliakan bumi, Insya Allah kondisi lingkungan akan semakin baik,” ucapnya.

Selain itu, Jumhur mengungkapkan pemerintah pusat akan mengembangkan gerakan penghijauan nasional yang terinspirasi dari kegiatan di Kabupaten Bandung. Ia optimistis langkah tersebut mampu mempercepat pemulihan kawasan hutan dan daerah resapan air.

Ia juga menyoroti persoalan banjir dan bencana alam yang sering terjadi akibat kerusakan wilayah hulu. Karena itu, pemerintah terus mengajak masyarakat menjaga kawasan hijau melalui aksi nyata.

Tidak hanya membahas penghijauan, Menteri Lingkungan Hidup juga menekankan pentingnya penanganan sampah. Menurut dia, Presiden RI memberi perhatian serius terhadap persoalan sampah di Indonesia.

“Presiden meminta seluruh jajaran pemerintah menyelesaikan persoalan sampah dalam waktu dua tahun. Bandung Raya juga harus bergerak cepat agar persoalan sampah segera selesai,” tutur Jumhur.

Ia menjelaskan pemerintah akan mendorong pengolahan sampah menjadi energi listrik dan bahan bakar alternatif. Langkah tersebut sekaligus membuka manfaat ekonomi bagi masyarakat.

“Setelah kita selesaikan persoalan sampah, hasil pengolahannya bisa kita manfaatkan menjadi energi listrik maupun bahan bakar pengganti batu bara,” katanya.

Sementara itu, Bupati Bandung Dadang Supriatna menyambut baik kolaborasi antara pemerintah, pekerja, dan komunitas lingkungan dalam peringatan May Day 2026. Ia berharap kegiatan tersebut mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga alam.

Selain Menteri Lingkungan Hidup dan Bupati Bandung, kegiatan itu juga menghadirkan Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Dandim 0624/Kabupaten Bandung, Kapolresta Bandung, Kepala Disnaker Kabupaten Bandung, Forkopimcam Pasirjambu, serta Ketua Dewan Pertimbangan Nasional Penyuluh Kehutanan Swadaya Masyarakat, Eyang Memet.

May Day 2026 di Kabupaten Bandung pun tidak hanya menjadi momentum perjuangan pekerja. Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat kampanye pelestarian lingkungan melalui aksi penghijauan dan pengelolaan sampah berkelanjutan.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.