29.6 C
Bandung
Selasa, Mei 12, 2026
Info Burinyay
Kab. BandungPemerintahan

Bupati Bandung Targetkan Setiap Cabor Sumbang Emas di Porprov Jabar 2026

Bupati Bandung Dadang Supriatna memimpin rapat koordinasi persiapan Porprov XV Jawa Barat 2026 bersama Dispora dan KONI Kabupaten Bandung di Kantor Dispora Kabupaten Bandung.
Bupati Bandung Dadang Supriatna didampingi Kepala Dispora Kabupaten Bandung Dicky Anugrah dan Ketua Umum KONI Kabupaten Bandung Yana Suryana saat memimpin rapat koordinasi persiapan Porprov XV Jawa Barat 2026 di Ruang Serbaguna Dispora Kabupaten Bandung, Selasa (12/5/2026). -Foto:infoburinyay/diskominfo

Soreang, Info Burinyay — Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan komitmennya mendukung 65 cabang olahraga (cabor) dan 1.062 atlet Kabupaten Bandung yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026. Ia bahkan menargetkan setiap cabor mampu menyumbang minimal satu medali emas.

Dadang Supriatna menyampaikan target tersebut saat menghadiri agenda koordinasi pembahasan persiapan Porprov XV Jawa Barat 2026 di Ruang Serbaguna Lantai 3 Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bandung, Selasa (12/5/2026). Dalam agenda itu, Dadang hadir bersama Kepala Dispora Kabupaten Bandung Dicky Anugrah dan Ketua Umum KONI Kabupaten Bandung Yana Suryana.

Selain mengejar prestasi, Dadang meminta seluruh pengurus olahraga menjaga administrasi tetap tertib selama pelaksanaan Porprov. Menurutnya, prestasi dan administrasi harus berjalan seimbang.

“Kita ingin sukses prestasi dan sukses administrasi. Dari 65 cabor ini minimal satu medali emas setiap cabornya,” ujar Dadang.

Sebelumnya, KONI Kabupaten Bandung memasang target 100 medali emas pada Porprov XV Jawa Barat 2026. Optimisme itu muncul setelah atlet Kabupaten Bandung mencatat hasil positif pada Babak Kualifikasi (BK) Porprov. Hingga saat ini, para atlet berhasil mengoleksi 69 medali emas, 74 medali perak, dan 102 medali perunggu.

Karena itu, Dadang menilai target 100 medali emas masih realistis. Ia pun meminta seluruh atlet dan pengurus cabor mempertahankan semangat meski kondisi keuangan daerah mengalami tekanan.

“Walaupun kondisi keuangan sedang berat, para atlet dan cabor harus tetap semangat. Saya berharap setiap cabor memberikan kontribusi medali emas,” katanya.

Dadang juga meminta KONI melakukan evaluasi terhadap pembinaan setiap cabang olahraga. Menurut dia, pemerintah harus menyesuaikan anggaran pembinaan dengan pencapaian prestasi masing-masing cabor.

“Cabor yang tidak bisa membuktikan prestasi tentu kami evaluasi. Jangan sampai setiap tahun menerima anggaran pembinaan, tetapi tidak memiliki target yang jelas,” tegasnya.

Sebaliknya, Dadang memastikan pemerintah akan menambah dukungan anggaran bagi cabor yang mampu melampaui target prestasi. Langkah itu bertujuan meningkatkan motivasi atlet dan pengurus menghadapi Porprov XV Jawa Barat 2026.

Selain itu, Dadang menyiapkan program “Bapak Angkat” untuk mendampingi setiap cabor. Program tersebut bertujuan memperkuat pengawalan atlet selama pertandingan berlangsung di Bogor, Bekasi, dan Depok sebagai tuan rumah Porprov XV Jawa Barat 2026.

Tidak hanya fokus pada pertandingan, Dadang juga menyiapkan perhatian khusus bagi atlet berprestasi. Namun, pemerintah daerah tetap menyesuaikan bentuk penghargaan dengan kemampuan keuangan daerah.

“Atlet berprestasi nanti mendapat uang kadeudeuh. Kalau masih sekolah bisa memperoleh beasiswa. ASN berprestasi juga bisa menerima reward berupa promosi,” ujarnya.

Dadang menjelaskan, saat ini Kabupaten Bandung kehilangan transfer ke daerah (TKD) hingga sekitar Rp935 miliar. Karena itu, pemerintah akan membahas skema penghargaan bersama Inspektorat, BKAD, Bapperida, Dispora, dan KONI Kabupaten Bandung.

Meski menghadapi keterbatasan anggaran, Dadang tetap meminta seluruh insan olahraga menjaga kekompakan demi membawa nama baik Kabupaten Bandung di tingkat Jawa Barat.

“Kunci keberhasilan itu solid dan kompak. Nama baik Kabupaten Bandung harus kita kedepankan,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Kabupaten Bandung Yana Suryana mengaku optimistis setelah mendengar komitmen langsung dari Bupati Bandung. Pria yang akrab disapa Ustadz Persib itu menilai dukungan kepala daerah mampu meningkatkan motivasi atlet dan pengurus cabor.

“Kehadiran Pak Bupati menjadi motivasi luar biasa. Apalagi di tengah situasi krisis anggaran seperti sekarang,” ujar Yana.

Ia memastikan KONI Kabupaten Bandung akan menjalankan seluruh program persiapan menuju Porprov XV Jawa Barat 2026 secara maksimal. Selain itu, ia meminta setiap cabor menetapkan target prestasi yang jelas agar peluang meraih medali semakin besar.

“Jangan hanya mengandalkan cabor unggulan. Cabor yang sebelumnya belum meraih medali juga harus bekerja keras agar bisa menyumbang prestasi,” tandasnya.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.