Rancabali, Info Burinyay – Libur panjang akhir pekan mendorong lonjakan wisatawan ke kawasan selatan Kabupaten Bandung. Salah satu destinasi yang ramai dipadati pengunjung yakni Dusun Stroberi di Desa Patengan, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Jumat, 15 Mei 2026.
Wisatawan memanfaatkan momen liburan bersama keluarga dan teman dengan menikmati suasana alam pegunungan yang sejuk. Selain itu, Dusun Stroberi menghadirkan konsep agrowisata yang menggabungkan penginapan, wisata keluarga, dan aktivitas petik buah langsung dari kebun.
Sejak awal long weekend, pengunjung terus berdatangan ke kawasan wisata tersebut. Tingginya minat wisatawan membuat seluruh unit vila di Dusun Stroberi habis terpesan.
Owner Dusun Stroberi, H. Uus Suryana, melalui karyawannya, Jajang Sulaeman, mengatakan tingkat kunjungan wisatawan meningkat tajam selama libur panjang berlangsung.
“Alhamdulillah, untuk long weekend sekarang seluruh vila full booking. Semua unit sudah terisi pengunjung,” ujar Jajang.
Selain menawarkan penginapan, Dusun Stroberi juga menyediakan berbagai fasilitas wisata keluarga. Pengunjung dapat mencoba wahana ATV, menikmati area bermain anak, hingga menggelar kegiatan di aula serbaguna.
Jajang menjelaskan, pengelola menyediakan beberapa tipe vila dengan kapasitas berbeda. Tipe Calibrate tersedia delapan unit, tipe Saga 11 unit, tipe Mencir tiga unit, tipe Santung satu unit, dan tipe Manora tiga unit.
“Tipe Calibrate kapasitasnya empat orang dengan dua tempat tidur. Untuk tipe Saga dan Mencir kapasitasnya dua orang,” katanya.
Seluruh vila juga menyediakan fasilitas penunjang seperti televisi, perlengkapan mandi, handuk, dan air panas alami. Fasilitas tersebut membantu wisatawan tetap nyaman saat menikmati udara dingin khas Rancabali.
“Semua tipe vila menyediakan air panas alami. Jadi pengunjung tetap nyaman meski cuaca di sini cukup dingin,” tambahnya.
Selain itu, pengelola menghadirkan aula berkapasitas hingga 100 orang untuk kegiatan keluarga, gathering, hingga karaoke bersama rombongan.
Bagi wisatawan yang ingin memetik stroberi langsung dari kebun, pengelola mematok tiket masuk sebesar Rp15 ribu per orang. Pengunjung kemudian dapat menukarkan tiket tersebut saat membeli stroberi hasil petikan sendiri dengan harga Rp80 ribu per kilogram.
Sementara itu, wisatawan asal Cirebon, Rahajeng Gusti Amparan Wangi, mengaku puas menikmati suasana penginapan di Dusun Stroberi. Menurutnya, kawasan wisata tersebut menawarkan pemandangan alam yang menenangkan dengan fasilitas lengkap.
“Pemandangannya sejuk banget, penginapannya juga cozy. Fasilitasnya lengkap, jadi recommended untuk liburan,” ujarnya.
Rahajeng menginap di vila tipe Manora bersama rekannya. Ia menilai fasilitas kamar sangat memadai untuk wisatawan yang ingin beristirahat nyaman selama liburan.
“Di kamar sudah ada TV, WiFi gratis, dispenser, kulkas, sampai shower air panas. Jadi nyaman banget,” katanya.
Selain menikmati penginapan, Rahajeng juga mengunjungi sejumlah destinasi wisata lain di kawasan Rancabali seperti Kawah Putih, Situ Patenggang, dan pemandian air panas Ciwalini.
“Setelah ini kami mau coba petik stroberi langsung di sini karena lokasinya dekat dari penginapan,” tambahnya.
Wisatawan asal Indramayu, Rita Asriyanti, juga mengaku menikmati suasana alam di kawasan Dusun Stroberi. Ia menilai udara dingin dan panorama pegunungan menghadirkan pengalaman berbeda dibanding daerah asalnya.
“Tempatnya bagus, pemandangannya enak, memang dingin tapi nyaman. Fasilitasnya juga lengkap,” ujarnya.
Rita menilai Dusun Stroberi cocok menjadi tujuan wisata keluarga karena menghadirkan area bermain anak sekaligus aktivitas edukatif melalui wisata petik stroberi.
“Buat keluarga dan anak-anak bagus banget. Bisa langsung petik stroberi, jadi pengalaman yang seru,” katanya.
Liputan : Lydia Sri Rosdiana
Editor : AR Suteja
