Ciwidey, Info Burinyay — SMP Negeri 1 Ciwidey melanjutkan Penilaian Sekolah Akhir Jenjang (PSAJ) kelas IX pada hari kedua, Selasa, 5 Mei 2026. Sejak hari pertama, panitia memastikan seluruh rangkaian ujian berjalan aman, tertib, dan lancar.
Sejak pagi, siswa datang tepat waktu dan langsung menempati ruang ujian. Selain itu, pengawas mengarahkan peserta agar mengikuti prosedur dengan disiplin. Suasana di lingkungan sekolah yang berada di Jalan Babakan Tiga, Desa Ciwidey, tetap kondusif selama ujian berlangsung.
Di sisi lain, materi ujian pada hari kedua menghadirkan variasi soal yang lebih beragam. Meski begitu, siswa tetap menjaga fokus saat mengerjakan soal. Kondisi ini menunjukkan kesiapan peserta serta efektivitas koordinasi panitia dan pengawas.
Kepala SMPN 1 Ciwidey, Ahmad Rohman Somantri, S.Pd., M.M.Pd., melalui Wakasek Bidang Kurikulim SMPN 1 Ciwidey , Oom Mariyah , S.Pd., menjelaskan bahwa sekolah menerapkan sistem ujian berbasis online menggunakan ponsel.
“Kami menggunakan HP untuk PSAJ. Kami menyiapkan 21 ruangan, setiap ruangan diisi maksimal 20 siswa dan diawasi dua guru,” ujarnya.
Ia menambahkan, sekolah melibatkan guru dari semua jenjang untuk memperkuat pengawasan. “Guru kelas 7, 8, dan 9 ikut mengawasi agar pelaksanaan berjalan optimal,” katanya.
Selanjutnya, ia menjelaskan jadwal mata pelajaran yang diujikan secara bertahap. “Hari pertama Bahasa Indonesia dan PABP. Hari kedua Matematika dan PP. Kami menguji total 11 mata pelajaran dari 4 hingga 8 Mei,” jelasnya.
Selain itu, sekolah juga menyiapkan solusi bagi siswa yang tidak memiliki perangkat. Panitia memfasilitasi mereka melalui laboratorium komputer.
“Kami memastikan semua siswa bisa mengikuti ujian. Alhamdulillah pelaksanaan berjalan lancar tanpa kendala berarti,” tambahnya.
Pengawas Ruang 3, Iwan Hermawan, S.Pd.I., menegaskan bahwa pelaksanaan di ruang ujian berjalan sesuai ketentuan.
“Setiap ruangan berisi 20 siswa dan dua pengawas. Sampai saat ini semua siswa hadir dan mengikuti PSAJ dengan tertib,” ujarnya.
Sementara itu, Proktor PSAJ, Aris Paridi, S.Pd., menilai sistem aplikasi sangat membantu tim teknis.
“Kami memantau seluruh aktivitas peserta melalui sistem. Kami bisa melihat siapa yang sudah login, siapa yang selesai, dan siapa yang mengalami kendala,” katanya.
Ia juga menyebut tim teknis telah melakukan evaluasi dari tahun sebelumnya.
“Kami memperbaiki sistem sejak awal. Karena itu, tahun ini pelaksanaan berjalan lebih lancar,” ujarnya.
Dari sisi peserta, siswi kelas IX, Sifa Novia Andini, merasakan pengalaman ujian yang cukup positif. “Ujiannya terasa menyenangkan, meski saya juga merasa deg-degan karena ini penilaian akhir,” katanya.
Namun demikian, ia tetap mengikuti ujian dengan lancar tanpa hambatan. “Saya bisa mengerjakan soal dengan baik. Semuanya berjalan lancar,” ujarnya.
Ke depan, Sifa merencanakan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
“Saya ingin melanjutkan ke SMAN 1 Ciwidey. Saya berharap bisa lulus dengan hasil terbaik,” tuturnya.
Panitia, pengawas, dan siswa menunjukkan kesiapan yang kuat dalam pelaksanaan PSAJ hari kedua. Dengan sistem digital yang stabil dan koordinasi yang solid, sekolah optimistis seluruh rangkaian ujian akan berjalan lancar hingga hari terakhir.
