Soreang, Info Burinyay – BPC Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Bandung memperkuat komitmennya dalam membangun ekosistem kewirausahaan melalui Program Business Laboratory (Bizlab) HIPMI. Program ini membuka ruang belajar bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu mengembangkan usahanya secara berkelanjutan.
HIPMI Kabupaten Bandung menggandeng Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Bandung serta berbagai komunitas dan asosiasi wirausaha. Melalui kolaborasi tersebut, para pelaku usaha memperoleh kesempatan memperluas wawasan, memperkuat jejaring, dan meningkatkan daya saing bisnis.
Ketua HIPMI Kabupaten Bandung, Adhitya Fatur Rohman, membuka kegiatan perdana Bizlab HIPMI. Menurutnya, program ini menjadi laboratorium bisnis yang berfokus pada praktik. Karena itu, peserta tidak hanya mempelajari teori, tetapi juga memperoleh pengalaman langsung dari para pelaku usaha.
“Melalui Bizlab HIPMI, kami ingin menghadirkan wadah pembelajaran yang aplikatif. Pelaku UMKM tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga pengalaman, mentoring, networking, hingga solusi nyata dari para praktisi dan pengusaha yang telah terbukti sukses. Harapannya, semakin banyak UMKM Kabupaten Bandung yang mampu naik kelas dan menjadi penggerak perekonomian daerah,” kata Adhitya Fatur Rohman.
Selain memberikan materi, Bizlab juga membuka ruang diskusi antara peserta dan narasumber. Dengan cara itu, setiap pelaku usaha dapat menyampaikan tantangan yang mereka hadapi. Selanjutnya, narasumber memberikan masukan berdasarkan pengalaman di dunia bisnis.
Pada pelaksanaan perdana, Ketua KADIN Kabupaten Bandung, Mohamad Iqbal, menjadi narasumber utama. Ia mengangkat tema “1 Miliar Pertama”. Dalam sesi tersebut, Iqbal menjelaskan strategi membangun usaha yang bertumbuh secara konsisten.
Ia juga mengajak peserta membangun pola pikir sebagai entrepreneur. Menurutnya, pelaku usaha harus menjaga konsistensi, memperkuat jaringan, dan berani mengambil peluang. Langkah tersebut menjadi fondasi penting untuk meningkatkan omzet usaha.
Sementara itu, HIPMI Kabupaten Bandung menjadwalkan Bizlab sebagai program rutin setiap dua pekan. Setiap pertemuan akan menghadirkan praktisi dan pengusaha dari berbagai bidang. Mereka akan membahas pemasaran digital, legalitas usaha, pembiayaan, branding, teknologi, hingga investasi.
Melalui program tersebut, HIPMI Kabupaten Bandung ingin melahirkan lebih banyak pengusaha muda yang tangguh. Selain itu, organisasi ini juga ingin mempercepat pertumbuhan UMKM di Kabupaten Bandung. Oleh sebab itu, HIPMI terus memperkuat kolaborasi dengan KADIN Kabupaten Bandung serta berbagai komunitas wirausaha. Dengan sinergi tersebut, UMKM diharapkan mampu berkembang menjadi usaha yang profesional, berdaya saing, dan memberi kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
