Selasa, Jul 14, 2026
Info Burinyay
Pendidikan

SMPN 1 Ciwidey Gelar Upacara Bendera dan MPLS Ramah Anak pada Hari Pertama Tahun Ajaran 2026/2027

Ratusan siswa mengikuti upacara bendera dan pembukaan MPLS Ramah Anak di halaman SMPN 1 Ciwidey, Kabupaten Bandung, pada hari pertama Tahun Ajaran 2026/2027.
Suasana upacara bendera di SMPN 1 Ciwidey, Kabupaten Bandung, Senin (13/7/2026), menandai dimulainya Tahun Ajaran 2026/2027. Sebanyak 374 peserta didik baru mengikuti pembukaan MPLS Ramah Anak yang berlangsung selama lima hari dengan penguatan karakter, disiplin, dan budaya sekolah. Foto: Info Burinyay/lee

Ciwidey, Info Burinyay – SMP Negeri 1 Ciwidey mengawali Tahun Ajaran 2026/2027 dengan upacara bendera dan pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Anak, Senin (13/7/2026). Seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan mengikuti kegiatan tersebut di halaman sekolah. Suasana berlangsung tertib, khidmat, dan penuh semangat.

Upacara dimulai tepat pukul 07.00 WIB. Seluruh siswa mengenakan seragam sesuai ketentuan sekolah. Sementara itu, 374 peserta didik baru kelas VII memakai nametag sebagai identitas selama mengikuti MPLS.

Kegiatan tersebut menjadi langkah awal sekolah untuk membangun budaya belajar yang disiplin, aman, dan berkarakter. Setelah upacara selesai, panitia langsung mengarahkan peserta menuju kelompok masing-masing. Selanjutnya, mereka mengikuti rangkaian MPLS sesuai jadwal yang telah disusun.

Kepala SMPN 1 Ciwidey, Ahmad Rohman Somantri, S.Pd., M.M.Pd., mempercayakan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Supargiana, S.Pd., untuk menyampaikan sambutan pembukaan.

Supargiana mengajak seluruh warga sekolah memulai tahun ajaran baru dengan semangat kebersamaan. Ia juga mengingatkan pentingnya kolaborasi antara sekolah, siswa, dan orang tua.

“Tahun ajaran baru ini mari kita mulai dengan semangat baru. Jaga kekompakan antara guru, siswa, dan orang tua. Untuk adik-adik kelas VII, manfaatkan MPLS Ramah ini untuk mengenal lingkungan sekolah, teman, dan budaya positif di SMPN 1 Ciwidey,” ujarnya.

Selain membuka kegiatan, Supargiana menjelaskan pelaksanaan MPLS Tahun Pelajaran 2026/2027. Menurutnya, sekolah menerima 374 peserta didik baru. Panitia kemudian membagi seluruh peserta ke dalam 11 kelompok, mulai kelompok A hingga kelompok K. Pembagian tersebut masih bersifat sementara karena sekolah belum menetapkan rombongan belajar.

Ia menambahkan, hari pertama diawali dengan pembukaan resmi. Setelah itu, peserta mengikuti pembinaan di ruang kelas. Berikutnya, panitia mengajak seluruh peserta mengikuti sesi materi di aula sekolah.

“Seluruh kegiatan mengusung tema MPLS Ramah Anak. Kami menekankan nilai humanis, komprehensif, partisipatif, kepentingan terbaik bagi anak, non-diskriminatif, inklusif, keadilan dan kesetaraan gender, harmonis, serta berkelanjutan,” kata Supargiana.

Selanjutnya, ia menjelaskan bahwa MPLS berlangsung selama lima hari, mulai Senin hingga Jumat. Seluruh guru ikut mendampingi peserta. Guru yang akan menjadi wali kelas VII juga mendampingi setiap kelompok sejak hari pertama.

Di samping itu, sekolah melibatkan pengurus OSIS sebagai pendamping lapangan. Sekolah juga menggandeng Polsek Ciwidey, Koramil, Puskesmas, serta sejumlah instansi terkait untuk memberikan materi sesuai bidang masing-masing.

“Kami berharap peserta MPLS tidak hanya mengejar nilai akademik. Kami ingin mereka membangun karakter yang jujur, bertanggung jawab, disiplin, serta memiliki rasa ingin tahu yang tinggi,” jelasnya.

Sementara itu, anggota Tim Kurikulum SMPN 1 Ciwidey, Sulastri Martiyathis, S.Pd., memberikan materi tentang Wawasan Wiyata Mandala dan pengenalan kurikulum.

Menurut Sulastri, materi tersebut membantu peserta didik memahami perubahan pola belajar saat memasuki jenjang SMP. Ia menjelaskan sistem pembelajaran, jadwal pelajaran, kegiatan kokurikuler, serta berbagai pembiasaan yang menjadi budaya sekolah.

“Anak-anak perlu memahami perbedaan belajar di SMP dan SD. Di SMP mereka akan belajar bersama banyak guru mata pelajaran. Karena itu, kami mengenalkan sistem belajar sejak hari pertama agar mereka lebih siap beradaptasi,” tuturnya.

Pada waktu yang sama, Guru Wali Kelas IX D sekaligus anggota Bidang Kesiswaan, Hindrayoga Purnama, S.Pd., mulai membangun komunikasi dengan peserta didik kelas IX. Ia menyusun rancangan pengurus kelas sebagai langkah awal memperkuat kerja sama antarsiswa.

“Saya berharap seluruh siswa menjadi pribadi yang berprestasi. Mereka juga harus menghormati guru, membanggakan orang tua, serta menjaga nama baik SMPN 1 Ciwidey,” ujarnya.

Antusiasme peserta didik baru tampak sejak kegiatan dimulai. Salah satunya datang dari Syakira Ariqa Fatina, lulusan SDN Ciranjang 2. Ia mengaku menikmati seluruh rangkaian kegiatan pada hari pertama.

“Saya senang mengikuti pra-MPLS, upacara, dan berkeliling sekolah. Lingkungan sekolahnya luas dan bagus. Terima kasih kepada bapak dan ibu guru serta kakak-kakak OSIS yang sudah membantu kami,” katanya.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.