Selasa, Jul 14, 2026
Info Burinyay
Jawa BaratParlementer

Komisi III DPRD Jawa Barat Evaluasi Kinerja Bank BJB untuk Perkuat Kontribusi terhadap PAD

Ketua Komisi III DPRD Jawa Barat Jajang Rohana menyampaikan evaluasi kinerja Bank BJB dalam rapat kerja yang membahas peningkatan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Ketua Komisi III DPRD Jawa Barat, Jajang Rohana, menyampaikan paparan saat rapat kerja bersama Bank BJB Cabang Rasuna Said, DKI Jakarta. Pertemuan tersebut membahas evaluasi kinerja triwulan I 2026 serta strategi penguatan kontribusi Bank BJB terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Foto: Info Burinyay/yk

Bandung, Info Burinyay – Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat menggelar rapat kerja bersama Bank Jabar Banten (Bank BJB) Cabang Rasuna Said, DKI Jakarta, pada Senin (13/7/2026). Komisi III mengevaluasi capaian kinerja triwulan I tahun 2026. Selanjutnya, kedua pihak menyusun arah program kerja untuk tahun 2027.

Komisi III menjalankan rapat tersebut sebagai bagian dari fungsi pengawasan terhadap Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Melalui forum itu, para anggota menilai pencapaian perusahaan selama tiga bulan pertama tahun ini. Selain itu, mereka juga mengulas berbagai tantangan yang muncul dalam pelaksanaan program kerja.

Ketua Komisi III DPRD Jawa Barat, Jajang Rohana, menegaskan bahwa evaluasi berkala menjadi langkah penting untuk menjaga kinerja perusahaan. Menurutnya, pengawasan yang konsisten akan memperkuat kontribusi Bank BJB terhadap pembangunan daerah sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi Jawa Barat.

“Rapat kerja ini memfokuskan perhatian pada peninjauan capaian kinerja bank sepanjang triwulan I tahun 2026. Kami juga mengidentifikasi berbagai tantangan operasional dalam pelaksanaan program kerja di lapangan,” ujar Jajang Rohana.

Selanjutnya, Komisi III mengulas efektivitas program, kualitas pelayanan, serta pencapaian target perusahaan. Komisi juga mencermati berbagai kendala operasional yang memengaruhi pelaksanaan program. Dengan langkah tersebut, DPRD memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi Bank BJB.

Selain mengevaluasi capaian triwulan pertama, Komisi III mengarahkan pembahasan pada rencana kerja Bank BJB untuk tahun buku 2026 dan 2027. Pembahasan tersebut mencakup strategi bisnis, peningkatan layanan perbankan, serta penguatan daya saing perusahaan. Karena itu, DPRD berharap manajemen mampu merespons dinamika industri jasa keuangan secara cepat.

Tidak hanya itu, Komisi III juga mendorong penguatan tata kelola perusahaan. Menurut Jajang, tata kelola yang profesional akan meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan kepercayaan publik. Oleh sebab itu, Bank BJB perlu menjaga kualitas pengelolaan perusahaan secara berkelanjutan.

Komisi III juga memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Sinergi tersebut akan mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kualitas layanan perbankan. Di sisi lain, masyarakat dan pelaku usaha juga dapat memperoleh akses layanan keuangan yang lebih baik.

Jajang menegaskan bahwa Komisi III akan terus menjalankan fungsi pengawasan secara konstruktif. Komisi juga akan mengawal setiap program strategis Bank BJB. Selain itu, Bank BJB akan menggunakan setiap rekomendasi hasil evaluasi sebagai dasar perbaikan kinerja pada periode berikutnya.

“Kami berharap hasil kerja tim evaluasi ini menjadi basis perbaikan taktis dan penguatan strategi ke depan. Bank BJB harus terus tumbuh sebagai lembaga keuangan daerah yang andal dalam menjawab kebutuhan riil masyarakat maupun sektor dunia usaha di Jawa Barat,” pungkas Jajang.

Lebih lanjut, Komisi III mendorong Bank BJB terus meningkatkan inovasi dan memperkuat daya saing. Langkah tersebut akan memperbesar kontribusi perusahaan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pada akhirnya, peningkatan kinerja Bank BJB akan memperkuat pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jawa Barat.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.