Soreang, Info Burinyay – Pengurus dan Dewan Pembina HIPMI Kabupaten Bandung akhirnya buka suara terkait pemberitaan yang menyeret nama Teddy Darmansyah dalam dugaan kasus penipuan. Mereka menilai publik perlu mendapatkan informasi yang utuh agar tidak muncul kesalahpahaman terhadap organisasi HIPMI Kabupaten Bandung.
Ketua Dewan Pembina HIPMI Kabupaten Bandung, H. Dani Gusnadi, S.E., M.M., menyampaikan langsung klarifikasi tersebut saat menggelar jumpa pers di Cafe Padasuka, Soreang, Sabtu (9/5/2026).
Dalam keterangannya, Dani menegaskan Teddy Darmansyah sudah tidak lagi menjabat sebagai Ketua HIPMI Kabupaten Bandung sejak Juni 2025. Karena itu, ia meminta seluruh pihak mengoreksi penyebutan status Teddy dalam berbagai pemberitaan yang beredar.
“Kami dari pengurus dan pembina HIPMI Kabupaten Bandung menyampaikan bahwa Teddy Darmansyah sudah bukan Ketua HIPMI Kabupaten Bandung sejak Juni 2025,” kata Dani Gusnadi.
Ia menilai penggunaan jabatan Ketua HIPMI Kabupaten Bandung dalam pemberitaan saat ini dapat menimbulkan persepsi keliru di tengah masyarakat. Menurutnya, status Teddy saat ini merupakan mantan atau ex Ketua HIPMI Kabupaten Bandung.
“Jadi mohon koreksi dan klarifikasi. Beliau sekarang merupakan mantan Ketua HIPMI Kabupaten Bandung,” tegasnya.
Selain memberikan klarifikasi organisasi, Dani juga menyampaikan rasa prihatin terhadap persoalan hukum yang kini menimpa Teddy Darmansyah. Ia berharap semua pihak dapat menyikapi kasus tersebut secara objektif dan mengedepankan asas praduga tak bersalah.
Dani mengaku mengenal Teddy sebagai sosok yang aktif membangun komunikasi dengan para pengusaha muda di Kabupaten Bandung selama memimpin HIPMI. Karena itu, pihaknya berharap persoalan yang terjadi dapat segera menemukan jalan keluar terbaik.
“Kami turut prihatin atas kasus yang sedang terjadi. Mudah-mudahan ada solusi yang baik dan persoalan ini bisa diselesaikan sebagaimana mestinya,” ujarnya.
Pengurus HIPMI Kabupaten Bandung juga mengajak masyarakat untuk tidak langsung mengambil kesimpulan sebelum proses hukum berjalan secara lengkap. Mereka berharap pemberitaan yang muncul tetap mengedepankan fakta dan data yang akurat.
Melalui klarifikasi ini, pengurus HIPMI Kabupaten Bandung ingin menjaga nama baik organisasi sekaligus meluruskan informasi yang berkembang di ruang publik. Mereka memastikan organisasi tetap berjalan normal dan terus mendukung perkembangan pengusaha muda di Kabupaten Bandung.
