Sabtu, Jul 25, 2026
Info Burinyay
Kegiatan OrganisasiKota BandungPeristiwa

PWRI Kota Bandung Rayakan HUT ke-64, Seribu Wredatama Padati Monumen Perjuangan Perkuat Solidaritas dan Kesejahteraan

Ribuan anggota PWRI Kota Bandung mengikuti senam massal, gerak jalan santai, dan pemeriksaan kesehatan gratis pada peringatan HUT PWRI ke-64 di Monumen Perjuangan Jawa Barat, Kota Bandung.
Sekitar seribu anggota Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kota Bandung memadati Monumen Perjuangan Jawa Barat saat mengikuti rangkaian HUT PWRI ke-64 yang meliputi senam massal, gerak jalan santai, pemeriksaan kesehatan gratis, serta berbagai kegiatan untuk memperkuat solidaritas, menjaga kesehatan lansia, dan menyambut HUT ke-81 RI serta Hari Jadi ke-216 Kota Bandung. (Foto: Info Burinyay/dj)

Bandung, Info Burinyay – Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kota Bandung menggelar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 di Monumen Perjuangan Jawa Barat, Jalan Dipati Ukur No. 48, Kota Bandung, Sabtu (25/7/2026). Sekitar seribu peserta memadati lokasi kegiatan sejak pagi. Mereka berasal dari pengurus PWRI, anggota dari berbagai kecamatan, organisasi perangkat, komunitas, serta masyarakat.

Panitia mengusung tema “Satu Tekad Satu Jiwa Memperkokoh Solidaritas Wredatama Demi Kesejahteraan Bersama Dalam Mewujudkan Bandung Utama. Bersama Kita Sehat, Bersama Kita Kuat, PWRI Maju, Indonesia Jaya.”

Selain memperingati HUT PWRI ke-64, panitia juga memanfaatkan momentum tersebut untuk menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia dan Hari Jadi ke-216 Kota Bandung Tahun 2026. Oleh karena itu, panitia menghadirkan berbagai kegiatan yang melibatkan para lansia secara aktif, mulai dari senam massal, gerak jalan santai, pemeriksaan kesehatan gratis hingga pembagian doorprize.

Sejak pagi, peserta memenuhi kawasan Monumen Perjuangan Jawa Barat dengan penuh semangat. Mereka mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara antusias. Di sisi lain, panitia mengatur seluruh agenda dengan tertib sehingga kegiatan berlangsung aman, nyaman, sekaligus mempererat silaturahmi antaranggota PWRI.

Ketua Panitia HUT PWRI ke-64 Kota Bandung, H. Wawan Suryawan, S.Pd., M.Si., mengaku bersyukur karena seluruh rangkaian acara mendapat sambutan luar biasa dari anggota PWRI maupun masyarakat.

“Alhamdulillah, dalam rangka HUT PWRI Kota Bandung ke-64, animo dan partisipasi anggota PWRI dari seluruh kecamatan, organisasi perangkat, serta masyarakat sangat luar biasa. Kurang lebih seribu orang hadir mengikuti gerak jalan santai, senam massal, dan pemeriksaan kesehatan gratis,” ujar Wawan.

Menurutnya, panitia sengaja merancang kegiatan tersebut agar para pensiunan tetap aktif, sehat, bahagia, sekaligus memiliki ruang untuk mempererat silaturahmi.

“Kami ingin menjadikan momentum ini sebagai hadiah bagi para wredatama dan purnabakti. Kami mengajak mereka berkumpul, bersilaturahmi, tetap sehat, tetap semangat, hidup produktif, dan mandiri,” katanya.

Ia berharap seluruh anggota PWRI terus meningkatkan kualitas hidup serta menikmati masa purnabakti dengan penuh kebahagiaan.

“Harapan kami, seluruh anggota PWRI semakin sejahtera, semakin bahagia, dan terus meningkatkan kualitas hidupnya,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua PWRI Kota Bandung, H. Tatang Sunarya, SH, menegaskan bahwa kekompakan menjadi tujuan utama seluruh rangkaian HUT PWRI ke-64.

“Yang paling penting, kita ingin seluruh kegiatan sukses dan seluruh anggota tetap kompak,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa panitia menyusun berbagai kegiatan sejak beberapa pekan sebelumnya. Panitia lebih dahulu menggelar Musabaqah Tilawatil Quran, Penalaran Panca Ubaya, pertandingan catur, kemudian melanjutkannya dengan gerak jalan santai, senam massal, serta pemeriksaan kesehatan gratis.

“Setelah kegiatan hari ini, kami masih melaksanakan tabligh akbar dan puncak peringatan HUT PWRI ke-64,” jelasnya.

Karena itu, ia mengajak seluruh anggota PWRI untuk terus memeriahkan seluruh agenda yang telah disiapkan.

“Mari kita sukseskan HUT PWRI ke-64 sekaligus menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia dan Hari Jadi Kota Bandung ke-216,” ujarnya.

Di bidang kesehatan, Koordinator Kesehatan sekaligus Pelaksana Tugas Kepala Puskesmas Sekeloa, dr. Teti Hendriani Agustin, memberikan apresiasi kepada seluruh anggota PWRI yang tetap aktif meski telah memasuki usia lanjut.

“Saya salut kepada anggota PWRI. Walaupun sudah memasuki usia pensiun dan lansia, mereka tetap semangat mengikuti kegiatan. Pemeriksaan kesehatan gratis ini membantu mengetahui kondisi kesehatan setiap peserta sehingga mereka dapat mengontrol kesehatannya secara berkala,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa seluruh anggota PWRI dapat memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan di setiap puskesmas, baik di Kota Bandung maupun di berbagai daerah lain di Indonesia.

“Kalau hari ini belum sempat memeriksa kesehatan, Bapak dan Ibu tetap bisa datang ke puskesmas. Yang terpenting, kesehatan tetap terpantau,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, dr. Teti menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada PWRI.

“Selamat ulang tahun ke-64 untuk PWRI. Semoga seluruh anggotanya selalu sehat, organisasinya semakin maju, kegiatannya semakin beragam, dan semakin bermanfaat,” ucapnya.

Koordinator Bidang Gerak Jalan, Budiman, menilai kegiatan tahun ini menghadirkan pengalaman baru karena panitia memilih Monumen Perjuangan Jawa Barat sebagai lokasi pelaksanaan.

“Alhamdulillah, para lansia terlihat sangat bahagia. Memang masih ada beberapa kekurangan karena kami baru pertama kali menggelar kegiatan di lokasi ini. Namun, kami akan memperbaiki seluruh kekurangan agar pelaksanaan tahun depan jauh lebih baik,” katanya.

Ia juga berharap seluruh kecamatan dan organisasi perangkat mengirimkan lebih banyak peserta pada penyelenggaraan berikutnya sehingga partisipasi semakin meningkat.

Perwakilan Dewan Juri, Een Suhaeni, turut mengapresiasi semangat para peserta selama mengikuti lomba gerak jalan.

“Semoga seluruh peserta semakin semangat, semakin kompak, dan kepanitiaan terus mempertahankan semangat luar biasa seperti hari ini. Para lansia benar-benar memberikan energi positif,” ujarnya.

Sementara itu, Instruktur Gerak Jalan Santai, E. Wahyuni, S.Sos., M.A.P., M.T., menjelaskan bahwa tim juri menilai setiap peserta berdasarkan semangat, kreativitas, keunikan, kekompakan, serta yel-yel yang mereka tampilkan.

“Ada kelompok yang memperoleh penilaian istimewa karena mereka menyampaikan yel-yel khusus untuk memperingati HUT PWRI ke-64,” jelasnya.

Instruktur Senam, Ida Ratna, juga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang mengikuti senam bersama dengan penuh semangat.

“Semua kelompok menampilkan yel-yel yang bagus. Namun, satu kelompok berhasil meraih penghargaan karena secara khusus menyebutkan HUT PWRI ke-64 dalam yel-yelnya,” katanya.

Ia pun menutup kegiatan dengan menyampaikan harapan terbaik kepada seluruh keluarga besar PWRI.

“Selamat ulang tahun ke-64 untuk PWRI. Semoga seluruh anggota selalu sehat, semakin kompak, semakin sukses, dan terus memberikan manfaat bagi para wredatama serta masyarakat Indonesia,” pungkasnya.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.