28.2 C
Bandung
Sabtu, Mei 16, 2026
Info Burinyay
Kegiatan OrganisasiKota Bandung

Ratusan Alumni APDN-IIP-STPDN-IPDN Padati Reuni Akbar Purbalintang Jabar 2026, Semangat Pengabdian Tetap Menyala

Ratusan alumni lintas angkatan APDN, IIP, STPDN, dan IPDN menghadiri Reuni Akbar Purbalintang Aisi Jawa Barat 2026 di Aula Bappeda Provinsi Jawa Barat, Kota Bandung.
Suasana Reuni Akbar Keluarga Besar Purna Bakti Alumni Lintas Angkatan APDN, IIP, STPDN, dan IPDN (Purbalintang Aisi) Jawa Barat 2026 di Aula Bappeda Provinsi Jawa Barat, Bandung, Sabtu (16/5/2026). - Foto:infoburinyay/dj

Bandung, Info Burinyay – Reuni Keluarga Besar Purna Bakti Alumni Lintas Angkatan APDN, IIP, STPDN, dan IPDN yang tergabung dalam Purbalintang Aisi Jawa Barat berlangsung hangat dan penuh semangat di Aula Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jawa Barat, Jalan Ir. H. Juanda No. 287, Kota Bandung, Sabtu (16/5/2026). Kegiatan tersebut mempertemukan ratusan alumni lintas generasi dari angkatan pertama hingga angkatan ke-23.

Para alumni hadir tidak hanya untuk melepas rindu, tetapi juga memperkuat silaturahmi, menjaga semangat pengabdian, serta merancang kontribusi nyata bagi masyarakat dan pemerintahan. Selain itu, reuni akbar tersebut menjadi momentum memperkuat solidaritas antaralumni kepamongprajaan di Jawa Barat.

Ketua Panitia Pelaksana, H. Dani Ramdan, menyampaikan apresiasi atas tingginya antusiasme para alumni yang datang dari berbagai daerah. Bahkan, sejumlah alumni senior berusia 70 hingga 80 tahun tetap hadir dengan penuh semangat.

“Kami sangat bersyukur atas antusiasme para senior dan seluruh alumni. Saya di sini mungkin termasuk yang paling junior. Namun, para senior yang usianya sudah 70 sampai 80 tahun tetap hadir dengan penuh semangat dan berbagi cerita bersama kami,” ujar Dani Ramdan.

Ia menjelaskan, reuni tersebut dihadiri sekitar 231 alumni. Selain itu, sejumlah anggota keluarga seperti istri dan anak turut meramaikan acara sehingga suasana terasa lebih hangat dan kekeluargaan.

Menurut Dani Ramdan, masa pensiun bukan akhir dari pengabdian seorang aparatur pemerintahan. Karena itu, ia mengajak seluruh alumni tetap aktif berkarya dan berkontribusi di tengah masyarakat.

“Sebagai abdi negara lulusan APDN, IIP, STPDN, dan IPDN, pengabdian tidak berhenti saat pensiun. Di mana pun dan dalam bidang apa pun, kita harus tetap berjalan dan terus memberikan manfaat,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum Lintas Angkatan, H. Mulyono Martono, menegaskan bahwa para alumni telah menorehkan pengabdian panjang kepada bangsa, negara, daerah, serta keluarga masing-masing. Oleh sebab itu, ia meminta generasi muda menghargai jasa para senior yang telah mengabdikan diri selama puluhan tahun.

“Kita ini satu keluarga besar alumni lintas angkatan yang sudah purna bakti. Kita sudah mengabdi kepada bangsa, negara, daerah, bahkan keluarga. Karena itu, para junior juga harus menghargai jasa-jasa para senior,” tutur Mulyono.

Selain itu, ia berharap semangat pengabdian tidak berhenti hanya karena status pensiun. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan agar para alumni tetap aktif dan produktif.

“Saya berharap kegiatan seperti ini tidak selesai sampai di sini. Kita harus terus mengabdi. Kemudian, kita juga harus menjaga kesehatan agar tetap panjang umur dan selalu berada dalam lindungan Allah SWT,” ucapnya.

Di sisi lain, Ketua Dewan Penasehat, H. Sofyan Safari Hamim, menyebut reuni akbar tersebut membawa energi positif dan kebahagiaan bagi seluruh peserta. Menurutnya, pertemuan lintas generasi mampu memperkuat semangat hidup sehat dan tetap produktif di masa purna bakti.

“Saya merasa gembira dan bersyukur bisa berkumpul bersama dalam reuni akbar APDN, IIP, STPDN, dan IPDN ini. Semoga pertemuan ini membawa kebahagiaan dan kesehatan bagi kita semua,” kata Sofyan.

Ia juga menegaskan bahwa organisasi Purbalintang tetap bersifat independen dan fokus pada semangat kebersamaan serta kontribusi sosial. Karena itu, ia mengajak seluruh alumni menjaga kekompakan dan terus berpartisipasi dalam pembangunan.

“Kita memang sudah purna tugas, tetapi semangat pengabdian tidak boleh luntur karena usia. Kita harus tetap sehat, tetap semangat, tetap gaul, dan tetap gembira,” ujarnya.

Kemudian, Sekretaris Purbalintang, H. Cecep Suryana, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan kelanjutan dari pendirian organisasi pada 2024. Selain itu, reuni akbar juga menjadi bagian dari penguatan Ikatan Keluarga Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKA PTK).

“Alhamdulillah kegiatan keluarga besar Purbalintang berjalan sukses. Ini merupakan kelanjutan dari pendirian pertama pada 2024 dan menjadi bagian dari keluarga besar IKA PTK,” jelas Cecep.

Ia menambahkan, reuni kali ini berhasil mempertemukan hampir 300 alumni dari berbagai angkatan. Karena itu, ia berharap silaturahmi antargenerasi terus terjaga dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kurang lebih ada 286 alumni yang hadir. Mudah-mudahan seluruh alumni dari angkatan 1 sampai 23 selalu sehat, tetap tersambung silaturahmi, dan terus berguna bagi keluarga, masyarakat, serta pemerintah,” katanya.

Sementara itu, Humas Lintas Angkatan, H. Bambang Budiraharjo, mengapresiasi seluruh alumni yang hadir dalam Reuni Akbar Purbalintang Aisi Jawa Barat 2026. Ia menilai kekompakan lintas generasi menjadi faktor penting yang membuat kegiatan berlangsung lancar, tertib, dan penuh suasana kekeluargaan.

“Alhamdulillah pada hari ini kita bisa hadir bersama di acara Reuni Akbar Purbalintang. Saya sebagai humas mengucapkan terima kasih kepada seluruh alumni yang hadir,” ujar Bambang Budiraharjo.

Selain itu, ia juga menyampaikan doa bagi alumni yang sedang sakit maupun yang telah wafat. Menurutnya, reuni tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum mempererat rasa persaudaraan antaralumni.

“Bagi rekan-rekan yang tidak bisa hadir karena sakit, kita doakan semoga segera sembuh. Kemudian bagi sahabat-sahabat alumni yang telah mendahului kita, semoga mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa,” katanya.

Bambang menambahkan, keberhasilan pelaksanaan reuni akbar tersebut tidak terlepas dari dukungan seluruh angkatan, baik senior maupun junior. Karena itu, ia berharap alumni yang belum sempat hadir pada tahun ini dapat bergabung pada kegiatan berikutnya.

“Kami bersyukur kegiatan hari ini berjalan dengan baik dan kondusif berkat dukungan seluruh angkatan. Mudah-mudahan pada reuni berikutnya semakin banyak alumni yang hadir sehingga silaturahmi keluarga besar Purbalintang semakin kuat,” ucapnya.

Hal senada disampaikan Humas Lintas Angkatan, H. Bambang Budiraharjo. Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang hadir dan mendoakan alumni yang sakit agar segera pulih.

“Kami bersyukur acara berjalan baik, lancar, dan kondusif. Ini berkat dukungan semua pihak, baik senior maupun junior,” ujar Bambang.

Selain itu, ia berharap alumni yang belum sempat hadir pada tahun ini dapat bergabung dalam kegiatan reuni berikutnya sehingga solidaritas antarangkatan semakin kuat.

Sementara itu, alumni angkatan kedua, H. Maman Chaeruman, mengaku bersyukur masih diberi kesehatan di usia pensiun. Menurutnya, kesehatan menjadi kebahagiaan terbesar bagi para purna bakti.

“Bagi pensiunan mungkin ada kebanggaan yang berkurang, tetapi saya bersyukur masih sehat. Mudah-mudahan seluruh purna bakti dipanjangkan umur dan tetap bisa berbuat baik bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, alumni angkatan kesembilan, H. Yuyun Muslihat, menekankan pentingnya integrasi Purbalintang dengan IK-PTK agar proses regenerasi berjalan baik. Selain itu, ia juga mendorong penguatan koperasi alumni dan pembentukan lembaga pengkajian.

“Kita harus memikirkan langkah ke depan, bukan hanya mengenang masa lalu. Karena itu, kami ingin menghidupkan kembali Koperasi Bina Praja Utama dan membentuk lembaga pengkajian yang dapat memberikan masukan kepada pemerintah,” ujar Yuyun.

Ia menjelaskan, koperasi alumni saat ini masih memiliki dasar hukum dan akan diperluas ke seluruh Jawa Barat. Melalui koperasi tersebut, para alumni diharapkan dapat saling membantu kebutuhan ekonomi dan mempererat hubungan sosial.

“Kita ingin seluruh alumni terikat dalam koperasi. Iurannya murah, tetapi manfaatnya besar. Di sana kita bisa berkumpul, bertukar pengalaman, dan saling membantu,” katanya.

Selain itu, Yuyun menilai keberadaan alumni harus mampu memberikan kontribusi nyata melalui pemikiran dan rekomendasi bagi pembangunan daerah maupun nasional.

“Kehadiran alumni bukan hanya untuk berkumpul dan tertawa bersama. Kita juga harus menghasilkan gagasan dan memberikan solusi bagi pemerintahan dan pembangunan,” tegasnya.

Di sisi lain, alumni angkatan ke-11, Hj. Komariah, berharap reuni lintas angkatan terus berlangsung hingga masa mendatang. Menurutnya, silaturahmi menjadi sumber kesehatan dan keberkahan hidup.

“Semoga pertemuan ini terus berlanjut sampai akhir hayat. Jangan pernah memutuskan silaturahmi. Mudah-mudahan kita semua diberi kesehatan, umur panjang, dan penuh berkah,” ujarnya.

Kemudian, alumni angkatan ke-12, Hj. Ati, mengaku bahagia dapat kembali bertemu rekan-rekan dari berbagai generasi. Ia menilai masa pensiun harus diisi dengan kebahagiaan, kesehatan, dan kesejahteraan.

“Kami sangat senang bisa bertemu kembali dengan teman-teman dari angkatan pertama sampai angkatan 23. Sekarang yang dibicarakan bukan lagi pekerjaan, tetapi kebahagiaan, kesehatan, dan kesejahteraan,” katanya.

Masih dari angkatan ke-12, H. Dodo Rihendi dan H. Dedi berharap reuni akbar dapat terus dilaksanakan secara rutin. Bahkan, mereka mengungkapkan rencana reuni khusus angkatan 12 yang akan digelar di Sukabumi pada Juni mendatang.

“Kegiatan seperti ini harus terus berjalan. Bahkan, setiap angkatan juga perlu mengadakan reuni agar silaturahmi tetap terjaga,” ujar Dodo.

Sementara itu, H. Dedi menambahkan bahwa peserta reuni tertua berusia 86 tahun, namun tetap terlihat sehat dan penuh semangat.

“Walaupun usianya sudah lanjut, mereka tetap sehat dan gembira. Ini sesuai semangat 3G dari Dewan Penasehat, yaitu Gerak, Gaul, dan Gembira,” katanya.

Di akhir acara, alumni angkatan ke-23, Hj. Rita Winarti, menyebut reuni tersebut memberikan banyak manfaat, terutama dalam mempererat hubungan senior dan junior.

“Semakin sering bertemu, semakin banyak rezeki dan kebahagiaan yang kita dapat. Saya mengucapkan terima kasih kepada para senior dan junior yang hadir. Semoga suasana harmonis ini terus terjaga,” ujar Rita.

Reuni Akbar Purbalintang Aisi Jawa Barat 2026 pun berlangsung penuh keakraban. Para alumni lintas generasi tidak hanya mengenang masa pendidikan dan pengabdian, tetapi juga memperkuat komitmen untuk terus memberikan kontribusi bagi masyarakat, pemerintahan, dan bangsa Indonesia.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.