28.9 C
Bandung
Rabu, Apr 22, 2026
Info Burinyay
Kab. BandungKegiatan Pemerintahan

Marathon Gunung Patuha Digelar, Wabup Bandung Ingatkan Risiko Ekstrem

Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb memberikan arahan saat audiensi dengan panitia Java Mountain Marathon di ruang rapat.
Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb menyampaikan penekanan pada aspek keselamatan dan mitigasi risiko kepada panitia Java Mountain Marathon saat audiensi, Selasa (22/4/2026). - Foto:infoburinyay/red

Soreang, Info Burinyay – Kabupaten Bandung menjadi tuan rumah ajang lari trail tingkat nasional, Java Mountain Marathon, yang akan berlangsung pada Minggu, 26 April 2026. Panitia merancang lintasan lomba mengelilingi kawasan Gunung Patuha dan melibatkan tiga kecamatan, yaitu Pasirjambu, Ciwidey, dan Rancabali.

Panitia menghadirkan tiga kategori lomba untuk peserta. Kategori utama menempuh jarak 45 kilometer. Selain itu, pelari dapat memilih kategori 25 kilometer dan 10 kilometer. Sebanyak 300 peserta dari berbagai daerah di Indonesia sudah terdaftar dan siap mengikuti ajang ini. Karena itu, event ini berpotensi mendorong peningkatan kunjungan wisata ke Bandung selatan.

Wakil Bupati Bandung, Ali Syakieb, menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai event ini mampu menggerakkan sektor pariwisata dan ekonomi lokal. Namun, ia tetap menekankan pentingnya kesiapan teknis di lapangan.

“Kami mendukung kegiatan ini karena dapat meningkatkan kunjungan wisata. Namun, panitia harus memperkuat mitigasi, terutama jalur evakuasi jika terjadi kecelakaan,” ujar Ali Syakieb saat menerima audiensi panitia, Selasa (22/4/2026).

Ia juga mengingatkan bahwa lintasan trail di kawasan Gunung Patuha memiliki tingkat kesulitan tinggi. Oleh sebab itu, panitia perlu menempatkan petugas di titik rawan dan memastikan pengamanan berjalan optimal. Selain itu, jalur di kawasan Kawah Putih membutuhkan perhatian khusus karena potensi keluarnya gas belerang pada waktu tertentu.

“Kami ingin menekan risiko sekecil mungkin. Jika terjadi insiden, dampaknya akan kembali ke pemerintah daerah, termasuk dalam proses perizinan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bandung, Dicky Anugrah, memberikan apresiasi terhadap inisiatif penyelenggaraan event ini. Ia menilai kegiatan tersebut mampu memperkuat promosi destinasi wisata daerah secara langsung.

Ia juga meminta panitia meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat sekitar lintasan. Dengan langkah itu, warga dapat memahami kegiatan dan ikut mendukung pelaksanaannya. Selain itu, panitia harus memastikan keamanan lintasan dan kesiapan pos medis di setiap titik strategis.

“Panitia perlu memastikan rute aman dan pos medis siap siaga. Langkah ini penting untuk menjaga keselamatan peserta,” kata Dicky.

Ketua Panitia Java Mountain Marathon, Tense Manalu, menjelaskan bahwa ajang ini mengusung tema Run to the Misty Mountains. Konsep tersebut menggabungkan tantangan lintasan pegunungan dengan panorama alam khas Parahyangan.

“Lintasan di kawasan Patuha menghadirkan kabut tebal, jalur teknikal, dan perubahan cuaca cepat. Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi pelari,” ujar Tense.

Ia menegaskan bahwa Java Mountain Marathon bukan sekadar lomba. Event ini menjadi ruang pembuktian bagi komunitas trail run untuk menguji batas kemampuan mereka.

“Para pelari menjadikan event ini sebagai panggung untuk menguji diri. Mereka mengejar rekor pribadi di tengah hutan dan kabut,” pungkasnya.

Dengan persiapan yang matang, seluruh pihak berharap penyelenggaraan Java Mountain Marathon berjalan lancar. Selain itu, event ini diharapkan mampu memperkuat posisi Kabupaten Bandung sebagai destinasi unggulan sport tourism berbasis alam.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.