Jumat, Mei 15, 2026
Info Burinyay
Wisata

eMTe Highland Resort Rancabali Jadi Magnet Wisatawan, Flying Fox 300 Meter dan Sambal Stroberi Jadi Andalan

Pemandangan danau wisata dan area perahu angsa di eMTe Highland Resort Rancabali, Bandung Selatan.
Area danau buatan di eMTe Highland Resort, Rancabali, Kabupaten Bandung, menjadi salah satu daya tarik wisatawan dengan fasilitas perahu angsa, jembatan kayu, penginapan bernuansa alam, serta panorama pegunungan Ciwidey. -Foto:infoburinyay/lydia sri rosdiana

Rancabali, Info Burinyay – Kawasan wisata alam di Bandung Selatan terus menarik minat wisatawan, terutama saat musim libur. Salah satu destinasi yang ramai dikunjungi yakni eMTe Highland Resort yang berada di Desa Alamendah, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung.

Resort bernuansa pegunungan tersebut menawarkan kombinasi wisata alam, wahana permainan, penginapan, hingga kuliner khas Sunda. Lokasinya yang berada di kawasan sejuk Ciwidey membuat tempat ini menjadi alternatif liburan keluarga maupun rombongan wisata.

Pengelola menyediakan sekitar 80 unit penginapan dengan beragam tipe. Pilihan kamar tersedia mulai kelas ekonomi, menengah, hingga VIP. Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati suasana alam terbuka melalui area camping ground yang tersedia di kawasan resort.

Tidak hanya menawarkan penginapan, eMTe Highland Resort juga menghadirkan sejumlah wahana rekreasi. Operator wahana perahu angsa, Indra Setia Permana, mengatakan beberapa fasilitas menjadi favorit wisatawan, terutama saat akhir pekan dan musim libur panjang.

“Ada perahu angsa untuk santai sambil menikmati suasana danau. Selain itu, flying fox juga banyak diminati karena sekarang panjang lintasannya sudah mencapai 300 meter,” ujar Indra.

Pengunjung menikmati wahana perahu angsa di danau buatan eMTe Highland Resort Rancabali, Kabupaten Bandung.
Suasana wisata alam di eMTe Highland Resort, Rancabali, Kabupaten Bandung, yang menawarkan wahana perahu angsa, penginapan bernuansa pegunungan, serta fasilitas rekreasi keluarga di kawasan Bandung Selatan. Foto_infoburinyay/Lydia Sri Rosdina

Menurut dia, wahana flying fox sebelumnya hanya memiliki lintasan sepanjang 150 meter. Namun, pengelola kemudian memperpanjang jalur untuk meningkatkan pengalaman wisata pengunjung.

Selain flying fox, tersedia pula wahana panahan yang cukup diminati wisatawan keluarga dan pelajar. Bahkan, pengelola memberikan promo khusus bagi pengunjung yang berhasil mengenai target panahan sebanyak tiga kali.

“Kalau pengunjung bisa kena target tiga kali saat panahan, gratis satu kali bermain flying fox,” katanya.

Di sisi lain, tingkat kunjungan wisatawan mengalami peningkatan signifikan saat akhir pekan. Pada hari biasa, okupansi wahana berkisar 50 persen. Sementara itu, penjualan tiket perahu angsa dapat mencapai 100 hingga 200 tiket saat akhir pekan.

Bahkan, ketika libur panjang tiba, jumlah tiket yang terjual bisa menembus 300 tiket per hari. Karena itu, pengelola terus meningkatkan pelayanan dan fasilitas bagi wisatawan.

Selain wahana permainan, pengunjung juga dapat menikmati kolam renang air panas alami untuk berendam. Fasilitas tersebut menjadi daya tarik tersendiri karena berada di tengah suasana pegunungan yang masih asri.

Sementara itu, Admin Marketing eMTe Highland Resort and Resto, Aditya Irlangga, menyebut sektor kuliner menjadi salah satu keunggulan tempat wisata tersebut. Ia mengatakan restoran di kawasan resort menawarkan menu khas Sunda dengan sambal stroberi sebagai menu andalan.

“Perpaduan sambal dengan buah stroberi jarang ditemukan di tempat lain. Karena itu, sambal stroberi menjadi ciri khas restoran kami,” ujar Aditya.

Pengunjung bersiap mencoba wahana flying fox di eMTe Highland Resort Rancabali, Kabupaten Bandung.
Sejumlah wisatawan menikmati wahana flying fox di eMTe Highland Resort, Rancabali, Kabupaten Bandung. Wahana sepanjang 300 meter tersebut menjadi salah satu atraksi favorit pengunjung saat berlibur di kawasan Ciwidey. -Foto:infoburinyay/lydia sri rosdiana

Restoran di kawasan eMTe Highland menyediakan berbagai menu untuk keluarga maupun rombongan perusahaan. Beberapa menu yang tersedia antara lain nasi timbel komplit, empal, gepuk, hingga sapi teriyaki.

Selain makanan utama, pengunjung juga dapat menikmati minuman khas berupa bandrek susu. Menurut Aditya, minuman tersebut memiliki rasa lebih creamy dan tidak terlalu pedas dibanding bandrek tradisional.

Untuk kapasitas restoran, pengelola menyiapkan dua area utama. Restoran pertama mampu menampung sekitar 250 orang dengan area parkir lebih dari delapan bus. Adapun restoran kedua memiliki kapasitas hingga 600 orang dengan konsep lesehan menghadap danau buatan.

Karena tingkat kunjungan meningkat saat musim libur, pihak pengelola mengimbau wisatawan melakukan pemesanan lebih awal, terutama bagi yang ingin menginap.

“Kalau ingin menginap saat libur panjang, sebaiknya booking jauh-jauh hari karena biasanya penuh,” kata Aditya.

Liputan : Lydia Sri Rosdiana

Editor : AR Suteja

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.