Jumat, Apr 17, 2026
Info Burinyay
Kegiatan Pemerintahan

Haru Pisah Sambut Rancabali! Mamet Slamet Bongkar Rencana Puskesmas Baru & Warning Sampah Wisata

Camat Kutawaringin Mamet Slamet saat memberikan keterangan terkait program pelayanan kesehatan dan pengelolaan sampah wisata di Rancabali
Camat Kutawaringin Mamet Slamet, S.Ip., M.Si., menyampaikan rencana pembangunan puskesmas baru serta penanganan sampah kawasan wisata saat wawancara dalam acara pisah sambut Camat Rancabali di Dusun Stroberi, Desa Patengan, Kabupaten Bandung. - Foto:infoburinyay/lee

Rancabali, Info Burinyay – Suasana haru dan penuh harapan mewarnai pisah sambut Camat Rancabali di Aula Dusun Stroberi, Desa Patengan, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Jumat (17/4/2026). Pemerintah Kecamatan Rancabali menyelenggarakan kegiatan ini sebagai bagian dari transisi kepemimpinan dari Mamet Slamet, S.Ip., M.Si. kepada PanPan Risvan C., S.Ip., M.Si.

Sejak awal acara, jajaran Forkopimcam, Camat Ciwidey beserta para kasi, kepala desa se-Kecamatan Rancabali, tokoh masyarakat, TP PKK, organisasi kepemudaan, hingga warga tampak hadir dan mengikuti kegiatan dengan khidmat. Kehadiran mereka sekaligus menunjukkan dukungan terhadap kesinambungan pembangunan di wilayah tersebut.

Dalam sambutannya, Mamet Slamet menyampaikan refleksi masa jabatannya. Ia menjelaskan bahwa dirinya mengemban amanah sebagai Camat Rancabali selama 8 bulan 10 hari. Meski waktu relatif singkat, ia tetap berupaya melanjutkan program-program yang sudah berjalan sebelumnya.

“Saya melanjutkan program dari camat sebelumnya, sehingga mungkin belum semua terasa. Namun, kami tetap menyiapkan beberapa langkah ke depan,” ujar Mamet.

Selanjutnya, ia menegaskan pentingnya peningkatan layanan kesehatan. Ia bersama Kepala Puskesmas telah merancang pengajuan pembangunan puskesmas baru untuk menjangkau wilayah yang masih jauh dari fasilitas kesehatan.

“Kami merencanakan pembangunan puskesmas baru di wilayah Cipela, Sukaresmi, atau Indragiri. Langkah ini penting agar masyarakat tidak lagi menempuh jarak jauh ke Puskesmas Alam Indah,” jelasnya.

Selain itu, Mamet juga menyoroti persoalan pengelolaan sampah, terutama di kawasan wisata. Ia mengajak seluruh pengelola wisata untuk berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan. Ia juga menekankan pentingnya kesadaran para pedagang di sepanjang jalan wisata.

“Pengelola wisata harus mengelola sampah dengan baik. Pedagang juga harus menjaga lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Mamet berharap camat yang baru dapat melanjutkan program yang telah berjalan. Ia juga mendorong kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat agar pembangunan di Rancabali berjalan lebih optimal.

Sementara itu, PanPan Risvan hadir sebagai camat baru dengan membawa harapan baru. Para pemangku kepentingan menaruh ekspektasi besar terhadap keberlanjutan program dan inovasi kebijakan di wilayah tersebut.

Dengan demikian, pisah sambut ini tidak hanya menjadi ajang perpisahan, tetapi juga momentum memperkuat sinergi. Ke depan, seluruh elemen diharapkan terus bergerak bersama untuk mendorong kemajuan Rancabali, terutama dalam pelayanan publik, kesehatan, dan pengelolaan lingkungan.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.