Rancaekek, Info Burinyay – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMP Negeri 1 Rancaekek memasuki hari ketiga dengan suasana yang tertib dan lancar. Hingga Rabu (10/6/2026), jumlah pendaftar telah melampaui 350 calon murid baru.
Panitia SPMB membuka layanan pendaftaran di SMPN 1 Rancaekek, Jalan Raya Rancaekek No. 87, Desa Rancaekek Wetan, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung. Sejak pagi, para orang tua bersama calon peserta didik datang secara bergantian untuk mengikuti proses pendaftaran.
Pelaksana Harian Kepala SMPN 1 Rancaekek, Hj. Lilis Latifah, S.Pd., M.M., melalui Ketua Pelaksana SPMB SMPN 1 Rancaekek, Novia Nurhayati Trimaningsih, S.Pd., menjelaskan bahwa panitia terus mengatur pelayanan secara bertahap agar proses pendaftaran berjalan lebih efektif.
“Alhamdulillah, sampai hari ketiga jumlah pendaftar sudah mencapai lebih dari 350 siswa. Setiap hari panitia mampu melayani sekitar 50 sampai 60 pendaftar. Karena itu, kami mencicil proses pelayanan sejak awal agar tidak terjadi penumpukan pada hari terakhir,” ujar Novia.
Selain mempercepat pelayanan, panitia juga mengatur alur antrean sehingga masyarakat dapat mengakses layanan dengan nyaman. Oleh sebab itu, suasana pendaftaran tetap kondusif meskipun jumlah pendaftar terus meningkat.
Novia menjelaskan bahwa sekolah membagi kuota penerimaan ke dalam beberapa jalur sesuai ketentuan SPMB. Pembagian kuota tersebut memberi kesempatan yang seimbang bagi calon peserta didik.
“Jalur domisili atau zonasi mendapat kuota 50 persen. Kemudian jalur afirmasi memperoleh 20 persen. Selanjutnya jalur prestasi akademik mendapat 25 persen dan jalur mutasi memperoleh 5 persen,” jelasnya.
Di sisi lain, panitia terus mendampingi masyarakat yang menghadapi kendala administrasi. Ketika menemukan berkas yang belum lengkap, petugas langsung memberikan arahan agar pendaftar dapat segera melengkapi persyaratan.
“Selama pelaksanaan pendaftaran, kendala yang muncul umumnya berkaitan dengan dokumen persyaratan. Namun, panitia dapat membantu menyelesaikan seluruh kendala tersebut. Jika ada berkas yang kurang, kami langsung memberikan petunjuk sehingga pendaftar bisa menyelesaikannya pada hari yang sama,” katanya.
Sementara itu, panitia juga mengoptimalkan koordinasi internal untuk mempercepat proses verifikasi dokumen. Langkah tersebut membantu petugas menjaga kelancaran pelayanan sekaligus mengurangi waktu tunggu pendaftar.
Lebih lanjut, Novia mengimbau para orang tua agar tidak merasa khawatir saat mendaftarkan putra-putrinya. Menurutnya, panitia membuka kesempatan yang sama bagi seluruh masyarakat yang memenuhi syarat.
“Kami mengajak para orang tua untuk tetap tenang dan tidak perlu berebut datang pada waktu yang sama. Kesempatan mendaftar masih terbuka luas. Siapa pun dapat mengikuti proses pendaftaran sesuai jalur yang tersedia dan memenuhi ketentuan yang berlaku,” ungkapnya.
Selain itu, pihak sekolah terus menyampaikan informasi resmi kepada masyarakat melalui jalur komunikasi yang tersedia. Dengan cara tersebut, masyarakat dapat memperoleh informasi yang akurat mengenai setiap tahapan SPMB.
Hingga hari ketiga pelaksanaan, SMPN 1 Rancaekek berhasil menjaga kelancaran proses pendaftaran sekaligus memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat. Selanjutnya, panitia akan melanjutkan tahapan verifikasi dan seleksi sesuai jadwal SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 yang telah ditetapkan.
