28.3 C
Bandung
Minggu, Jun 14, 2026
Info Burinyay
Pendidikan

50 Santri MDTA At-Taubah Resmi Diwisuda, Rancaekek Perkuat Lahirnya Generasi Qurani Berakhlak Mulia

Prosesi wisuda santri MDTA At-Taubah Angkatan XIII Tahun Ajaran 20252026 di Masjid At-Taubah, Desa Jelegong, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung.
Ketua FKDT Kecamatan Rancaekek, Dedi Effendi, S.Pd., M.Pd., memasangkan atribut wisuda kepada santri MDTA At-Taubah saat prosesi Wisuda Angkatan XIII Tahun Ajaran 2025/2026 di Masjid At-Taubah, Perum Rancaekek Permai 2 RW 23, Desa Jelegong, Minggu (14/6/2026). - Foto:infoburinyay/dj

Rancaekek, Info Burinyay – MDTA At-Taubah menggelar Wisuda Santri Angkatan XIII Tahun Ajaran 2025/2026 di halaman Masjid At-Taubah, Perumahan Rancaekek Permai 2 RW 23, Desa Jelegong, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Minggu (14/6/2026).

Panitia mengusung tema “Menjadi Generasi Qurani dan Berakhlak Mulia”. Selain prosesi wisuda, panitia juga menghadirkan pagelaran Upacara Adat Lengser. Karena itu, suasana acara berlangsung meriah dan penuh kebersamaan.

Ratusan peserta menghadiri kegiatan tersebut. Sementara itu, Kepala Desa Jelegong H. Anen Rumdani, Ketua FKDT Kecamatan Rancaekek Dedi Effendi, S.Pd., M.Pd., jajaran DKM, tokoh masyarakat, dan orang tua santri turut hadir dalam acara tersebut.

Ketua MDTA At-Taubah, Ustadzah Suyati, S.Pd., menyampaikan rasa syukur atas kelancaran kegiatan wisuda tahun ini. Menurutnya, dukungan banyak pihak menjadi faktor penting dalam kesuksesan acara.

“Alhamdulillah, acara ini berjalan dengan baik karena dukungan semua pihak. Selain itu, kami juga mendapat pembinaan dari FKDT Kecamatan Rancaekek yang dipimpin Ustaz Dedi Effendi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Suyati mengajak para orang tua untuk terus mendampingi pendidikan agama anak-anak setelah menyelesaikan jenjang MDTA.

“Saya berharap para orang tua tetap semangat mengantarkan putra-putrinya melanjutkan pendidikan agama, termasuk di Madrasah tingkat SMP At-Taubah,” katanya.

Sementara itu, Ketua DKM At-Taubah sekaligus Ketua Panitia, Ustaz Dadi Amir Mustopa, mengucapkan selamat kepada seluruh santri yang berhasil menyelesaikan pendidikan diniyah. Ia menilai keberhasilan tersebut menjadi langkah awal untuk meraih pendidikan yang lebih tinggi.

“Saya mengucapkan selamat kepada anak-anak yang telah menyelesaikan pendidikan di MDTA At-Taubah. Semoga ilmu yang mereka peroleh memberi manfaat dan membentuk karakter yang saleh serta salehah,” tuturnya.

Selain itu, Dadi menjelaskan bahwa MDTA At-Taubah mewisuda 50 peserta didik pada tahun ajaran 2025/2026. Adapun jumlah tersebut terdiri atas lulusan prasekolah dan lulusan diniyah.

Di sisi lain, Kepala Desa Jelegong H. Anen Rumdani menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi MDTA At-Taubah dalam membangun karakter generasi muda. Menurutnya, pendidikan agama memiliki peran penting dalam membentuk akhlak anak sejak usia dini.

“Saya bangga terhadap keberadaan MDTA At-Taubah. Lembaga ini memberi inspirasi kepada masyarakat untuk memperkuat pendidikan agama anak-anak sejak dini,” ungkapnya.

Selanjutnya, Anen menegaskan bahwa pendidikan diniyah mampu memperkuat fondasi keimanan dan ketakwaan. Oleh karena itu, ia mendorong masyarakat untuk terus mendukung keberlangsungan pendidikan keagamaan.

“Semoga anak-anak terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Selain itu, saya berharap mereka menjadi generasi yang berguna bagi bangsa, negara, dan agama,” tambahnya.

Ketua FKDT Kecamatan Rancaekek, Dedi Effendi, S.Pd., M.Pd., juga memberikan motivasi kepada para lulusan. Menurutnya, para santri harus terus belajar agar mampu menghadapi tantangan masa depan.

“Selamat kepada seluruh santri kelas VI yang telah menyelesaikan pendidikan di MDTA At-Taubah. Namun demikian, jangan berhenti belajar. Teruslah menatap masa depan dengan optimistis,” katanya.

Lebih lanjut, Dedi menegaskan bahwa pendidikan agama harus berjalan seiring dengan pendidikan formal. Dengan demikian, anak-anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang berilmu dan berakhlak mulia.

“Mudah-mudahan ilmu yang diperoleh menjadi bekal untuk melanjutkan pendidikan yang lebih baik. Pada akhirnya, mereka dapat tumbuh menjadi generasi Al-Qur’an yang terbaik,” ujarnya.

Perwakilan orang tua santri, H. Cece Supriatna atau Tio, turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga pendidik. Menurutnya, para guru telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam mendidik para santri.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengajar dan jajaran MDTA At-Taubah. Semoga lembaga ini terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar,” katanya.

Senada dengan itu, tokoh masyarakat RW 23, Oong Rendy, menilai keberhasilan kegiatan tersebut lahir dari kerja sama seluruh unsur masyarakat. Karena itu, ia mengapresiasi semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan acara.

“DKM, tokoh masyarakat, RT, RW, pemerintah desa, dan para orang tua bekerja sama menyukseskan kegiatan ini. Alhamdulillah acara berjalan lancar,” ujarnya.

Selain itu, Oong menilai sinergi tersebut menunjukkan kuatnya kepedulian masyarakat terhadap pendidikan keagamaan. Oleh sebab itu, ia berharap MDTA At-Taubah terus berkembang dan melahirkan generasi terbaik pada masa mendatang.

Melalui wisuda Angkatan XIII ini, MDTA At-Taubah kembali menegaskan komitmennya dalam membina generasi muda. Selain memperkuat pemahaman agama, lembaga tersebut juga terus menanamkan nilai-nilai akhlak mulia. Dengan dukungan masyarakat, pemerintah desa, dan para orang tua, MDTA At-Taubah terus mencetak generasi Qurani yang siap menghadapi tantangan zaman.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.