27.9 C
Bandung
Rabu, Jun 17, 2026
Info Burinyay
Kab. BandungKegiatan Organisasi

Tak Sekadar Cantik, Emma Dorong Perempuan Bandung Raup Penghasilan dari Beauty Class

Emma Dety Permanawati membuka Pelatihan Tata Rias (Beauty Class) untuk pemberdayaan perempuan di Gedung Mochamad Toha, Soreang, Kabupaten Bandung.
Ketua TP PKK Kabupaten Bandung, Emma Dety Permanawati, memberikan sambutan saat membuka kegiatan Peningkatan Kapasitas Organisasi Perempuan melalui Pelatihan Tata Rias (Beauty Class) di Gedung Mochamad Toha, Soreang, Rabu (17/6/2026). - Foto:infoburinyay/red

Soreang, Info Burinyay – Ketua TP PKK Kabupaten Bandung, Emma Dety Permanawati, mengajak perempuan untuk mengembangkan keterampilan sebagai modal usaha yang dapat menambah penghasilan keluarga. Menurutnya, kemampuan yang terus diasah mampu membuka peluang ekonomi baru di tengah tantangan ekonomi saat ini.

Ajakan tersebut ia sampaikan saat membuka kegiatan Peningkatan Kapasitas Organisasi Perempuan melalui Pelatihan Tata Rias atau Beauty Class di Gedung Mochamad Toha, Soreang, Rabu (17/6/2026). TP PKK Kabupaten Bandung menggelar kegiatan itu bersama Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dalddukppa) Kabupaten Bandung. Sebanyak 200 perempuan dari berbagai kecamatan mengikuti kegiatan tersebut.

Emma mengatakan keterampilan tata rias tidak hanya membantu perempuan tampil lebih percaya diri. Namun, keterampilan itu juga dapat menjadi peluang usaha yang menghasilkan pendapatan.

“Pelatihan beauty class ini bukan hanya untuk bisa mempercantik diri sendiri dan menambah kepercayaan diri dalam berpenampilan. Bahkan kalau sudah mahir dengan diri sendiri, silakan dicoba untuk dijadikan peluang usaha untuk mendapatkan penghasilan, apalagi di tengah kondisi perekonomian seperti saat ini,” kata Emma.

Selain meningkatkan kemampuan, pelatihan tersebut juga memberi kesempatan kepada peserta untuk belajar langsung dari para praktisi. Karena itu, Emma meminta peserta memanfaatkan kegiatan tersebut secara maksimal.

Ia menilai perempuan memiliki potensi besar untuk berkembang. Bahkan, perempuan juga mampu memberikan kontribusi nyata terhadap ketahanan ekonomi keluarga. Oleh sebab itu, peserta perlu terus meningkatkan kemampuan dan memperluas jaringan usaha.

Menurut Emma, perempuan yang memiliki keterampilan dan penghasilan dapat memberi manfaat bagi banyak pihak. Manfaat itu tidak hanya dirasakan oleh diri sendiri. Keluarga, anak-anak, dan lingkungan sekitar juga dapat merasakan dampaknya.

“Kegiatan ini merupakan komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas hidup perempuan dan kontribusi perempuan terhadap pembangunan daerah,” ujarnya.

Emma menegaskan bahwa pemberdayaan perempuan menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung pembangunan daerah. Ia meyakini perempuan yang mandiri akan melahirkan keluarga yang kuat. Selanjutnya, keluarga yang kuat akan membentuk masyarakat yang tangguh dan produktif.

Karena itu, ia berharap pelatihan tata rias dapat menjadi titik awal lahirnya usaha-usaha baru yang dikelola perempuan. Dengan begitu, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan baru. Mereka juga memiliki peluang untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Selain menghadirkan pelatihan keterampilan, kegiatan tersebut juga memperkuat kolaborasi berbagai pihak dalam pemberdayaan perempuan. Sejumlah mitra dari sektor perbankan, dunia usaha, dan organisasi kemasyarakatan turut memberikan dukungan. Melalui kerja sama itu, pemerintah berharap semakin banyak perempuan yang mampu berkembang, mandiri, dan berdaya saing.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.