Selasa, Jun 23, 2026
Info Burinyay
Pendidikan

42 Siswa Resmi Dilepas, PGTK Plus Adam Hawa Tutup Tahun Ajaran dengan Pentas Seni

Siswa PGTK Plus Adam Hawa tampil mengenakan beragam kostum budaya Nusantara saat Pentas Seni dan Pelepasan Angkatan XIII Tahun Ajaran 2025/2026 di Haber Cafe & Resto, Cibiru, Kota Bandung.
Sejumlah siswa PGTK Plus Adam Hawa menampilkan pertunjukan seni bertema “Langkah Kecil Menjelajah Nusantara” pada acara Pelepasan dan Pentas Seni Angkatan XIII Tahun Ajaran 2025/2026 di Haber Cafe & Resto, Jalan Raya Cipadung, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung, Selasa (23/6/2026). - Foto: Info Burinyay/dj

Bandung, Info Burinyay – PGTK Plus Adam Hawa menggelar Pelepasan dan Pentas Seni Tahun Ajaran 2025/2026 Angkatan XIII di Haber Cafe & Resto, Jalan Raya Cipadung No. 455, Kelurahan Cipadung, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung, Selasa (23/6/2026).

Kegiatan mengusung tema “Langkah Kecil Menjelajah Nusantara”. Tema tersebut menggambarkan langkah awal anak-anak menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Sejak pagi, suasana berlangsung meriah. Para siswa menampilkan berbagai pertunjukan seni yang menghibur orang tua dan tamu undangan.

Kepala PGTK Plus Adam Hawa, Santi Rahayu, S.Pd., mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung kegiatan tersebut. Menurutnya, orang tua, guru, yayasan, dan sekolah telah bekerja sama sehingga acara berjalan lancar.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada ayah dan bunda yang selalu mendukung kegiatan sekolah. Saya juga berterima kasih kepada para guru yang mendampingi anak-anak serta menyiapkan seluruh rangkaian acara. Selain itu, saya mengapresiasi dukungan dari Pembina Yayasan, Bapak Imam Syafei,” kata Santi.

Ia menjelaskan, sekolah melepas 42 siswa pada tahun ajaran ini. Sebanyak 30 siswa berasal dari Kelas B. Sementara itu, 12 siswa berasal dari Program PGTK Plus.

Selanjutnya, Santi menyampaikan pesan khusus kepada para lulusan. Ia menegaskan bahwa pelepasan bukan akhir perjalanan pendidikan.

“Ini bukan akhir perjalanan. Hari ini menjadi gerbang awal menuju mimpi yang lebih besar. Semoga seluruh anak meraih cita-cita dan mencapai kesuksesan pada masa depan,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Pembina PGTK Plus Adam Hawa, Imam Syafei, S.Pd., M.Pd., menilai pelepasan dan wisuda memiliki makna yang lebih dalam daripada sekadar kegiatan tahunan.

Menurutnya, seluruh orang tua dapat melihat perkembangan anak-anak secara langsung. Selain itu, momen tersebut menunjukkan hasil proses pendidikan yang berlangsung selama ini.

“Hari ini kita menyaksikan tumbuh kembang anak-anak. Karena itu, kegiatan ini menjadi kebanggaan sekaligus rasa syukur bagi kita semua,” ungkap Imam.

Ia juga memberikan apresiasi kepada para guru. Menurutnya, guru tidak hanya mengajarkan kemampuan dasar. Mereka juga membimbing karakter dan perilaku anak setiap hari.

“Para guru membangun kemampuan akademik sekaligus membentuk karakter anak. Karena itu, kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi mereka,” katanya.

Selain mengapresiasi guru, Imam juga berterima kasih kepada para orang tua. Ia menilai kepercayaan yang diberikan kepada sekolah menjadi bagian penting dalam proses pendidikan anak.

Lebih lanjut, Imam berharap para lulusan mampu menjaga sikap hormat kepada orang tua dan guru. Ia juga berharap mereka dapat menjadi kebanggaan keluarga dan masyarakat.

“Anak-anak akan memasuki lingkungan yang lebih luas. Karena itu, teruslah belajar, hormati orang tua, hormati guru, dan jadilah kebanggaan bagi semua,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan pengajar, Neneng Yora SNN, S.Pd., mengaku bangga terhadap perkembangan para siswa selama satu tahun terakhir.

Menurutnya, anak-anak, guru, dan orang tua berhasil melewati berbagai tantangan bersama. Oleh sebab itu, ia merasa bahagia saat melihat anak-anak siap melanjutkan pendidikan.

“Alhamdulillah, semua pihak bisa melewati berbagai tantangan selama proses pembelajaran. Karena itu, hari ini menjadi momen yang membahagiakan,” tuturnya.

Ia kemudian mendorong para siswa agar terus mengembangkan kemampuan yang mereka miliki.

“Semoga anak-anak semakin berani. Jangan malu menunjukkan potensi diri. Teruslah mencoba hal-hal baru yang positif,” katanya.

Dari unsur orang tua, Dr. Wawan Ridwan, M.Pd., menyampaikan harapan agar ilmu yang diperoleh anak-anak dapat menjadi bekal dalam kehidupan mereka.

“Mudah-mudahan anak-anak memperoleh ilmu yang bermanfaat dan berkah. Semoga mereka tumbuh menjadi anak yang saleh, salehah, dan membanggakan orang tua,” ujarnya.

Selain itu, ia berharap para lulusan mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah yang baru. Menurutnya, pengalaman baru akan memperluas pertemanan dan menambah wawasan anak-anak.

Ketua POMG, Mamah Mauza, juga menyampaikan rasa syukur atas kelancaran acara tersebut.

“Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar dari pagi hingga siang. Semoga anak-anak diterima di sekolah yang diinginkan dan semakin sukses pada masa depan,” katanya.

Menjelang akhir acara, suasana haru semakin terasa. Tsaqib, Hannah, dan Kinandari mewakili teman-temannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada para guru.

“Terima kasih Bunda Guru yang telah mengajarkan kami belajar, membaca, dan menulis. Semoga Bunda selalu sehat dan bahagia,” ucap mereka.

Melalui tema “Langkah Kecil Menjelajah Nusantara”, PGTK Plus Adam Hawa ingin menanamkan semangat belajar, keberanian, dan kemandirian kepada para siswa. Karena itu, sekolah berharap seluruh lulusan Angkatan XIII mampu melangkah percaya diri menuju masa depan yang lebih luas dan penuh peluang.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.