Selasa, Jun 23, 2026
Info Burinyay
Pendidikan

SDN Cingcin 1 Gelar Portfolio Showcase & Market Day 2026, Siswa Tampilkan Karya Kreatif dari Seni hingga Teknologi

Seorang siswi SDN Cingcin 1 tampil di depan ratusan siswa saat Portfolio Showcase & Market Day 2026 di Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, menampilkan bakat, kreativitas, dan hasil pembelajaran selama satu tahun.
Seorang siswi memperagakan penampilan di hadapan peserta dan tamu undangan pada kegiatan Portfolio Showcase & Market Day 2026 bertema “Displaying Creativity Inspiring” di SDN Cingcin 1, Kecamatan Soreang, Senin (23/6/2026). - Foto: Info Burinyay/lee

Soreang, Info Burinyay – SDN Cingcin 1 Kecamatan Soreang menggelar Portfolio Showcase & Market Day 2026 di lingkungan sekolah pada Senin (23/6/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Displaying Creativity Inspiring” dan menampilkan hasil karya siswa selama satu tahun pembelajaran.

Kegiatan ini langsung menarik perhatian berbagai pihak. Camat Soreang, Drs. H. Haris Taupik, hadir membuka acara sekaligus meninjau seluruh stand pameran karya siswa dari kelas 1 hingga kelas 6.

Sejak pagi, suasana sekolah tampak ramai dan penuh semangat. Siswa kelas 4 membuka acara dengan tari Sunda sebagai penyambutan tamu. Setelah itu, siswa menampilkan berbagai pertunjukan seni seperti tari tradisional, dongeng, dan solo vokal.

Kepala SDN Cingcin 1, Dra. Hj. Nuryati Suryani, M.Pd., menjelaskan bahwa sekolah memilih konsep Portfolio Showcase dan Market Day sebagai pengganti kegiatan perpisahan kelas 6. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini menampilkan proses belajar siswa selama satu tahun.

“Kami tidak hanya menampilkan perpisahan, tetapi memberi ruang kepada anak-anak untuk menunjukkan hasil belajar mereka. Tema kami imajinasi menjadi kreasi teknologi sederhana yang tetap bermakna,” ujar Nuryati.

Ia menambahkan bahwa siswa menampilkan berbagai karya dari hasil pembelajaran di kelas. Siswa dari kelas 1 hingga kelas 5 ikut menampilkan gambar, kerajinan tangan, hingga karya berbasis teknologi sederhana.

Selain itu, sekolah juga memaksimalkan pembelajaran digital dengan dukungan perangkat teknologi dari pemerintah. Guru memanfaatkan fasilitas tersebut untuk mendorong pembelajaran berbasis digital.

“Anak-anak sudah mampu membuat animasi sederhana. Beberapa siswa juga sudah membuat game edukasi untuk membantu proses belajar di kelas. Guru mengarahkan minat mereka agar berkembang ke arah positif,” jelasnya.

Camat Soreang, Drs. H. Haris Taupik, memberikan apresiasi setelah melihat langsung karya siswa di setiap stand. Ia menilai SDN Cingcin 1 berhasil membangun budaya belajar kreatif dan inovatif.

“Saya melihat langsung karya siswa, baik manual maupun digital. Saya mengapresiasi kreativitas ini karena berkembang dengan sangat baik,” kata Haris.

Ia juga menilai peran kepala sekolah dan guru sangat penting dalam mendorong prestasi siswa. Menurutnya, SDN Cingcin 1 menunjukkan kualitas pendidikan yang unggul di wilayah Soreang.

“Prestasi sekolah ini tidak lepas dari kepemimpinan dan kreativitas guru. Mereka berhasil mendorong siswa untuk berkembang,” ujarnya.

Haris juga menyinggung prestasi Kecamatan Soreang dalam O2SN tingkat Kabupaten Bandung yang berhasil meraih juara umum, dengan kontribusi besar dari siswa SDN Cingcin 1.

“Semoga prestasi ini terus berkembang. Saya berharap siswa menjadi generasi emas yang kreatif, produktif, dan inovatif,” tambahnya.

Pengawas Pembina SD Kecamatan Soreang, Yono Suryono, S.Pd., M.Pd., juga menilai kegiatan ini sangat penting dalam mengembangkan kreativitas siswa.

“Anak-anak menunjukkan karya yang luar biasa. Guru harus terus memberi ruang agar kreativitas mereka berkembang,” ujarnya.

Selain pameran karya, Market Day menjadi daya tarik utama. Siswa belajar langsung menjadi pelaku usaha kecil. Mereka menghitung modal, menentukan harga, memasarkan produk, dan melayani pembeli.

Produk yang mereka jual meliputi makanan, minuman, dan kerajinan tangan. Aktivitas ini melatih kemandirian, tanggung jawab, dan kemampuan komunikasi siswa.

Ketua Komite SDN Cingcin 1, Yusup Supriatna, menyebut kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang bermakna.

“Anak-anak belajar banyak hal, termasuk kewirausahaan dan budaya. Kegiatan ini sangat edukatif dan menyenangkan,” katanya.

Ia berharap kegiatan ini terus berlanjut dan memberi dampak jangka panjang bagi siswa.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.