Soreang, Info Burinyay – Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bandung, H. Enjang Wahyudin, S.Ap., M.Ip., menegaskan BKPSDM terus mempercepat pengisian jabatan kepala sekolah yang masih kosong di Kabupaten Bandung. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat tata kelola pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik di sekolah.
Enjang Wahyudin menyampaikan pernyataan itu seusai menghadiri pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin Bupati Bandung, Dadang Supriatna, di Gedung Mohammad Toha, Soreang, Kabupaten Bandung, Senin (6/7/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Bandung melantik pejabat fungsional dan memberikan penugasan kepada aparatur sipil negara (ASN) sebagai kepala sekolah jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Selain itu, pelantikan juga mencakup pejabat fungsional di dua organisasi perangkat daerah (OPD), termasuk dua auditor pada Inspektorat Kabupaten Bandung.
Enjang Wahyudin menjelaskan pelantikan kali ini mencakup 24 kepala sekolah pada jenjang SD dan SMP. Namun, jumlah itu belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan kepala sekolah di Kabupaten Bandung.
“Kebutuhan kepala sekolah masih cukup banyak. Pelantikan hari ini belum mengisi seluruh formasi yang tersedia. Sebelumnya terdapat hampir 300 sekolah yang membutuhkan kepala sekolah definitif,” kata Enjang.
Selanjutnya, Enjang menjelaskan proses seleksi kepala sekolah mengikuti mekanisme yang ditetapkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Pemerintah daerah tidak melakukan seleksi secara mandiri karena kementerian mengelola seluruh proses melalui aplikasi ASPS.
“Seleksi kepala sekolah berlangsung melalui aplikasi ASPS milik Kementerian Dikdasmen. Peserta yang mengikuti pelantikan hari ini sudah memenuhi seluruh persyaratan administrasi sesuai ketentuan kementerian,” ujarnya.
Meski pelantikan terus berjalan, Enjang mengungkapkan Kabupaten Bandung masih memiliki hampir 200 sekolah yang belum memiliki kepala sekolah definitif. Karena itu, pemerintah daerah masih menempatkan pelaksana tugas (Plt) di sejumlah sekolah agar kegiatan belajar mengajar dan administrasi tetap berjalan.
“Kami masih memiliki hampir 200 sekolah yang membutuhkan kepala sekolah definitif. Selama ini sekolah-sekolah tersebut dipimpin oleh Plt. Kami berharap Bupati Bandung dapat terus melaksanakan pelantikan berikutnya sehingga seluruh kebutuhan kepala sekolah dapat terpenuhi,” ungkapnya.
Menurut Enjang, keberadaan kepala sekolah definitif memiliki peran penting dalam pengelolaan sekolah. Kepala sekolah memimpin penyelenggaraan pendidikan, mengelola administrasi, menyusun program kerja, serta mengawasi pengelolaan keuangan sekolah. Oleh sebab itu, BKPSDM terus mempercepat proses administrasi agar kebutuhan tersebut segera terpenuhi.
Selain mempercepat pengangkatan kepala sekolah, BKPSDM juga terus meningkatkan pelayanan kepegawaian di Kabupaten Bandung. Enjang menegaskan pihaknya mengelola berbagai layanan, mulai dari pengangkatan pejabat struktural, pejabat fungsional, mutasi, rotasi, kenaikan pangkat, hingga berbagai layanan administrasi kepegawaian lainnya.
“Kami ingin seluruh layanan kepegawaian berjalan cepat, profesional, transparan, dan sesuai regulasi. Dengan begitu, ASN dapat menjalankan tugasnya secara optimal untuk melayani masyarakat,” tegas Enjang.
Lebih lanjut, Enjang berharap para kepala sekolah yang menerima amanah baru mampu menunjukkan kinerja terbaik. Ia juga mengajak seluruh kepala sekolah memperkuat kepemimpinan, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta membangun tata kelola sekolah yang akuntabel.
“Saya berharap pengangkatan kepala sekolah ini menjadi bagian dari peningkatan pelayanan BKPSDM. Kami juga berharap seluruh kepala sekolah mampu meningkatkan kinerja, memperkuat manajemen sekolah, dan menghadirkan layanan pendidikan yang semakin berkualitas bagi masyarakat Kabupaten Bandung,” pungkasnya.
