27.2 C
Bandung
Kamis, Sep 10, 2026
Info Burinyay
Kegiatan KepramukaanPendidikan

Kwarran Rancaekek Gelar Itajamnas dan Giat Terpadu 2026, Diikuti 1.300 Peserta

Upacara Pembukaan Itajamnas dan Giat Terpadu Kwarran Rancaekek 2026
Suasana Upacara Pembukaan Itajamnas dan Giat Terpadu Kwarran Rancaekek Tahun 2026 di Bumi Perkemahan Kiarapayung, Jatinangor, Sumedang, Kamis (10/9/2026). Foto:Info Burinyay/red

Sumedang, Info Burinyay — Gerakan Pramuka Kwartir Ranting (Kwarran) Rancaekek menggelar Itajamnas dan Giat Terpadu Tahun 2026 di Bumi Perkemahan Kiarapayung, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Kamis (10/9/2026).

Kegiatan bertema “Bersatu Bergerak Berkarya” itu berlangsung selama tiga hari, 10–12 September 2026. Ketua Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran) Rancaekek, H. Gugum Gumbira, S.STP., M.Si., membuka kegiatan tersebut.

Itajamnas dan Giat Terpadu 2026 melibatkan sekitar 1.300 peserta dari berbagai gugus depan dan basis pendidikan di Kecamatan Rancaekek. Mereka terdiri atas anggota Pramuka golongan Siaga, Penggalang, dan Penegak, serta para pembina dan Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus).

Ketua Panitia, Yayat Supriatna, S.Pd., mengatakan kegiatan tersebut mempertemukan peserta dari berbagai jenjang pendidikan. Selain itu, kegiatan ini memberi ruang bagi anggota Pramuka untuk memperoleh pengalaman baru di luar gugus depan masing-masing.

“Jumlah peserta seluruhnya yang terdiri dari Siaga, Penggalang, kemudian Penegak, para pembina, dan para Mabigus terdiri dari 1.300 peserta,” ujar Yayat.

Menurut Yayat, peserta dapat membawa pengalaman selama kegiatan ke gugus depan masing-masing. Mereka juga dapat menerapkan berbagai pembelajaran untuk mengembangkan kegiatan kepramukaan di sekolah.

Karena itu, Yayat menyampaikan apresiasi kepada para Mabigus yang mendukung pelaksanaan Itajamnas dan Giat Terpadu Kwarran Rancaekek 2026.

Ketua Kwarran Rancaekek, Asep Nandang Iskandar, S.Pd., mengatakan Itajamnas menjadi ruang pembinaan generasi muda melalui Gerakan Pramuka.

Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar hingga Sabtu, 12 September 2026. Selain itu, Asep menilai interaksi peserta dapat memperkuat hubungan dan persaudaraan anggota Pramuka se-Kecamatan Rancaekek.

“Mudah-mudahan melalui Itajamnas ini, kita dapat membentuk karakter generasi anak bangsa serta mendidik kemandirian dan kedisiplinan,” kata Asep.

Menurut Asep, kegiatan bersama juga membuka kesempatan bagi peserta untuk membangun silaturahmi. Oleh sebab itu, ia mengajak seluruh pihak mendukung kelancaran kegiatan hingga selesai.

Sementara itu, Ketua Mabiran Rancaekek, H. Gugum Gumbira, mengapresiasi panitia dan jajaran Kwarran Rancaekek yang menyiapkan kegiatan tersebut.

Gugum mengatakan Itajamnas dan Giat Terpadu menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan anggota Gerakan Pramuka di tingkat ranting.

“Saya ingin menghaturkan dan mengucapkan apresiasi serta penghargaan yang setinggi-tingginya, khususnya kepada ketua penyelenggara dan juga kepada seluruh jajaran Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Rancaekek,” ujar Gugum.

Selain itu, Gugum mengajak seluruh jajaran Gerakan Pramuka Rancaekek mendukung Gerakan Tanam Mandiri (Gertaman) yang dikembangkan Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Bandung.

Program tersebut mendorong setiap gugus depan atau sekolah menanam cabai. Langkah itu sekaligus mendukung upaya memperkuat ketahanan pangan.

Menurut Gugum, Gerakan Pramuka dapat mengambil peran langsung melalui peserta didik dan satuan pendidikan.

“Kwarcab Kabupaten Bandung melalui kebijakan Ibu Ketua Kwarcab mengajak seluruh gugus depan, seluruh Kwarran, dan para Kamabigus untuk melaksanakan penanaman di tiap sekolah atau gugus depannya,” katanya.

Gugum berharap program tersebut berlanjut hingga panen serentak. Menurutnya, hasil program itu dapat memberi manfaat bagi Gerakan Pramuka dan masyarakat Kabupaten Bandung.

“Dengan demikian, nantinya akan dilaksanakan panen serentak yang insyaallah akan memberikan dampak luar biasa bagi masyarakat Kabupaten Bandung, bukan hanya untuk Gerakan Pramuka saja,” tuturnya.

Selanjutnya, Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Bandung turut mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut. Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Bandung, Hj. Emma Dety Permanawati, S.Pd.I., M.M., hadir melalui Sekretaris I Kwarcab, Kak Iyan Mulyana, S.Sos.

Iyan mengatakan Itajamnas dan Giat Terpadu menjadi bagian dari rangkaian HUT Pramuka 2026. Selain itu, kegiatan tersebut menjadi sarana pemberdayaan kepramukaan untuk mendukung pembentukan karakter peserta didik.

“Pada prinsipnya Itajamnas dan kegiatan terpadu ini merupakan rentetan dari HUT Pramuka di tahun 2026,” ujar Iyan.

Iyan menilai Kwarran Rancaekek menunjukkan kapasitas kuat dalam menggelar kegiatan kepramukaan. Tingginya partisipasi juga terlihat dari kehadiran para Mabigus yang mendukung kegiatan sesuai jumlah satuan pendidikan di Kecamatan Rancaekek.

Karena itu, Kwarcab Kabupaten Bandung berharap Rancaekek mempertahankan sekaligus meningkatkan prestasi pada 2026. Iyan juga mendorong Kwarran Rancaekek semakin aktif dalam berbagai kegiatan kepramukaan.

Selain itu, ia berharap Rancaekek terus meningkatkan kesiapan menghadapi proses penilaian dan visitasi berikutnya.

Saeful Dorong Pertukaran Pengalaman

Di sisi lain, Kepala Pusdiklat Parahyangan, K. Saeful Akbaf, S.Pd., M.M.Pd., menekankan pentingnya menjaga semangat persaudaraan setelah kegiatan Itajamnas.

Menurut Saeful, kegiatan tersebut tidak hanya memberi pengalaman kepada peserta didik. Para pembina dan orang dewasa juga dapat memanfaatkan momentum itu untuk bertukar pengalaman.

“Apa yang terbaik di gudep, berikan di hari ini kepada teman-teman semua, sehingga bukan hanya milik gudep tertentu tapi milik bersama,” kata Saeful.

Dengan berbagi pengalaman, setiap gugus depan dapat memperoleh pengetahuan baru. Selanjutnya, para pembina dapat mengembangkan pengalaman tersebut sesuai kebutuhan masing-masing.

Dukungan juga datang dari unsur Mabigus. Mabigus SMP Skye Digipreneur, Adv. Agus Gandara, SH., MH., M.Pd., mengatakan satuannya ikut berpartisipasi dalam Itajamnas dan Giat Terpadu Kwarran Rancaekek 2026.

Agus berharap seluruh rangkaian kegiatan selama tiga hari berjalan lancar. Lebih dari itu, ia berharap peserta memperoleh pengalaman positif dari kegiatan tersebut.

“Tentu saja kita berharap peserta hari ini bisa mendapatkan nilai manfaat, nilai positif dari apa yang diinginkan oleh Gerakan Pramuka, yaitu menciptakan atau mengader generasi-generasi penerus untuk melanjutkan perjuangan bangsa kita,” ujar Agus.

Menurut Agus, keterlibatan satuan pendidikan mendukung proses pembinaan peserta didik melalui kegiatan kepramukaan. Karena itu, ia berharap peserta membawa pengalaman tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, Mabigus SDN Adiyasa, Didin Kosasih, S.Pd., mengajak jajaran Gerakan Pramuka Rancaekek terus memperkuat pembinaan generasi muda.

Didin menilai pembentukan karakter membutuhkan proses yang konsisten. Oleh karena itu, ia mendorong peserta meningkatkan kedisiplinan, ketekunan, dan semangat dalam menjalankan tanggung jawab.

“Lebih giat, lebih disiplin, lebih rajin untuk nusa dan bangsa. Semangat!” tegas Didin.

Dengan tema “Bersatu Bergerak Berkarya”, Itajamnas dan Giat Terpadu Kwarran Rancaekek 2026 mempertemukan peserta didik, pembina, Mabigus, dan unsur Gerakan Pramuka lainnya.

Selain memperkuat karakter, kemandirian, dan kedisiplinan, kegiatan tersebut membuka ruang bagi peserta untuk membangun persaudaraan dan bertukar pengalaman.

Pada saat yang sama, keterlibatan Gerakan Pramuka dalam Gertaman memperluas kontribusi anggota Pramuka terhadap program ketahanan pangan. Kwarran Rancaekek akan melanjutkan seluruh rangkaian kegiatan hingga Sabtu, 12 September 2026.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.