Ciwidey, Info Burinyay — SMPN 1 Ciwidey, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung, menggelar rangkaian lomba keagamaan dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Kamis (10/9/2026). Kegiatan tersebut melibatkan siswa kelas 7, 8, dan 9 dengan berbagai perlombaan yang mengasah kemampuan sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap nilai-nilai Islam.
Panitia menghadirkan lima mata lomba, yaitu pidato, kaligrafi, Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), Musabaqah Hifzil Quran (MHQ), dan poster digital Islami. Selain itu, panitia membagi seluruh perlombaan ke dalam dua kategori, yakni putra dan putri.
Kegiatan berlangsung di sejumlah fasilitas sekolah. Panitia menggunakan Ruang Aula, Masjid SMPN 1 Ciwidey, Lapangan Upacara, dan Laboratorium IPA sebagai lokasi perlombaan. Sementara itu, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB.
Antusiasme siswa terlihat sepanjang perlombaan. Para peserta mengikuti setiap cabang lomba dengan semangat dan berusaha menampilkan kemampuan terbaik mereka. Karena itu, kegiatan tersebut tidak hanya menghadirkan kompetisi, tetapi juga memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan bakat di bidang keagamaan dan kreativitas.
Ketua Panitia Kegiatan, Iwan Hermawan, S.Pd.I., mewakili Kepala SMPN 1 Ciwidey Ahmad Rohman Somantri, S.Pd., M.M.Pd., menjelaskan bahwa panitia sengaja menghadirkan lima cabang lomba untuk memperkaya rangkaian peringatan Maulid Nabi.
“Kegiatan hari ini meliputi lima mata lomba. Pertama pidato, kedua kaligrafi, ketiga MTQ, keempat MHQ, dan kelima poster digital Islami,” kata Iwan.
Menurutnya, panitia melibatkan siswa dari seluruh jenjang kelas 7, 8, dan 9. Kemudian, peserta mengikuti perlombaan berdasarkan kategori laki-laki dan perempuan.
Iwan juga menekankan bahwa keberanian siswa untuk tampil menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Karena itu, ia meminta seluruh peserta tidak hanya mengejar gelar juara.
“Untuk seluruh peserta, tetaplah semangat dalam mengikuti lomba. Menjadi juara bukanlah hal utama. Yang terpenting adalah partisipasi dan keberanian kalian untuk tampil dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW,” ujarnya.
Lebih lanjut, Iwan menjelaskan bahwa seluruh cabang lomba memiliki keterkaitan langsung dengan tema kegiatan. Menurut dia, lomba pidato, kaligrafi, MTQ, MHQ, dan poster digital Islami dapat menjadi media bagi siswa untuk mengenal sekaligus mengimplementasikan nilai-nilai keagamaan.
“Kaitannya sangat erat sekali karena lomba-lomba ini berkategori Islami, sehingga berkaitan langsung dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW,” katanya.
Selain menjadi bagian dari peringatan Maulid Nabi, perlombaan tersebut juga membuka peluang bagi siswa berprestasi untuk mengikuti kompetisi pada jenjang berikutnya. Panitia berencana mendelegasikan para juara sebagai perwakilan sekolah dalam perlombaan Pentas PAI tingkat Subrayon.
“Bagi para juara, insyaallah akan didelegasikan sebagai perwakilan dalam perlombaan Pentas PAI di tingkat Subrayon,” tutur Iwan.
Sementara itu, Ketua OSIS SMPN 1 Ciwidey, Maulinda Nur Ajizah, bersama Sekretaris OSIS, Ariqa Ramadhani, menyampaikan bahwa siswa dari tiga jenjang turut meramaikan rangkaian kegiatan tersebut.
Maulinda menjelaskan bahwa sekolah menggelar sejumlah perlombaan secara serentak pada Kamis. Para siswa kelas 7, 8, dan 9 mengikuti berbagai cabang lomba sesuai minat dan kemampuan masing-masing.
“Di SMPN 1 Ciwidey ini ada kegiatan Maulid Nabi. Hari Kamis ini kami mengadakan berbagai mata lomba, seperti kaligrafi, pidato, poster digital, MTQ, MHQ, dan lainnya,” ujar Maulinda.
Menurutnya, kegiatan lomba tersebut melibatkan sekitar 150 peserta. Setelah perlombaan selesai, sekolah melanjutkan rangkaian peringatan Maulid Nabi pada Jumat (11/9/2026) melalui acara puncak Gelar Maulid Nabi.
“Untuk besok, Jumat tanggal 11 September 2026, kita ada puncak acaranya yaitu Gelar Maulid Nabi,” katanya.
Rangkaian acara puncak tersebut juga menghadirkan sejumlah kegiatan. Di antaranya hadroh, puisi, pidato, sambutan, serta agenda lain yang berkaitan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Selain itu, panitia juga menjadwalkan pengumuman para juara dari lima mata lomba yang berlangsung pada Kamis.
Di sisi lain, peserta lomba pidato dari kelas 9A, Dea Nurul Arifah, mengaku mendapatkan pengalaman baru melalui perlombaan tersebut. Ia menilai kegiatan berlangsung menarik meskipun dirinya sempat merasa gugup ketika tampil di hadapan peserta dan warga sekolah.
“Saya telah mengikuti perlombaan pidato dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Kesan saya, acaranya lumayan seru dan juga gugupnya ada,” kata Dea.
Dea berharap pengalaman tersebut dapat membantunya meningkatkan kemampuan berbicara di depan umum. Karena itu, ia ingin tampil lebih percaya diri pada kesempatan berikutnya.
“Harapan saya ke depannya, saya bisa menjadi lebih baik lagi dan tidak nervous,” ujarnya.
Dea juga menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah, OSIS, dan para guru yang telah menyiapkan kegiatan tersebut. Menurutnya, penyelenggaraan lomba memberikan kesempatan kepada siswa untuk berani tampil dan mengembangkan kemampuan.
“Terima kasih kepada sekolah, kepada pihak OSIS, dan guru-guru yang telah menyelenggarakan acara ini,” tuturnya.
Dengan demikian, rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di SMPN 1 Ciwidey tidak hanya menghadirkan kegiatan seremonial. Sekolah juga memanfaatkan momentum tersebut sebagai ruang pembinaan karakter, pengembangan bakat, dan peningkatan keberanian siswa.
Selanjutnya, hasil perlombaan akan menentukan siswa yang berpeluang mewakili SMPN 1 Ciwidey pada ajang Pentas PAI tingkat Subrayon. Sementara itu, acara puncak Gelar Maulid Nabi pada Jumat akan melanjutkan rangkaian peringatan dengan berbagai penampilan dan pengumuman para juara.