Soreang, info Burinyay — Pemerintah Kabupaten Bandung menggelar Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 sekaligus membuka Pekan Olahraga Pemerintah Kabupaten Bandung (PORPEMKAB) Tahun 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (23/9/2026).
Momentum HAORNAS tahun ini mengusung tema “Menuju Masyarakat Aktif dan Bugar”. Melalui tema tersebut, Pemkab Bandung mendorong masyarakat menjadikan olahraga sebagai bagian dari aktivitas sehari-hari.
Selain itu, pelaksanaan PORPEMKAB 2026 menjadi ruang bagi aparatur sipil negara (ASN) untuk menjaga kebugaran sekaligus memperkuat kebersamaan antarperangkat daerah.
Bupati Bandung Dadang Supriatna, atau KDS, dalam amanatnya menyampaikan bahwa olahraga memiliki peran penting dalam membangun masyarakat yang sehat dan produktif.
Menurut KDS, masyarakat tidak harus mengikuti pertandingan untuk mendapatkan manfaat olahraga. Aktivitas sederhana juga dapat menjaga kebugaran apabila dilakukan secara konsisten.
“Olahraga merupakan bagian penting dalam membangun manusia yang sehat, aktif, produktif, dan berkualitas,” ujar KDS dalam amanatnya.
Karena itu, KDS mengajak masyarakat membangun kebiasaan hidup aktif melalui berbagai kegiatan. Berjalan kaki, bersepeda, senam, hingga olahraga bersama dapat menjadi pilihan yang mudah dilakukan.
Di lingkungan pemerintahan, KDS juga menyoroti pentingnya kebugaran aparatur. Menurutnya, kondisi tubuh yang sehat dapat mendukung kesiapan ASN dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Sejalan dengan semangat HAORNAS, KDS menyambut pelaksanaan PORPEMKAB Kabupaten Bandung Tahun 2026.
Kegiatan tersebut diselenggarakan BAPOR KORPRI bersama Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bandung. Selain menjaga kebugaran, PORPEMKAB diarahkan menjadi ruang interaksi bagi ASN dari berbagai perangkat daerah.
“Yang jauh lebih penting dari Porpemkab ini adalah bagaimana kegiatan ini menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi, menumbuhkan sportivitas, dan mempererat kebersamaan antarperangkat daerah,” tuturnya.
Menurut KDS, semangat olahraga perlu tumbuh bukan hanya ketika pertandingan berlangsung. Semangat tersebut juga perlu hadir dalam lingkungan kerja, keluarga, dan kehidupan masyarakat.
Pemkab Bandung, lanjutnya, akan terus mendorong pembangunan olahraga secara berkesinambungan. Upaya tersebut mencakup pengembangan olahraga rekreasi, olahraga masyarakat, hingga pembinaan olahraga prestasi.
Untuk memperluas dampaknya, pemerintah juga membutuhkan kolaborasi dengan berbagai pihak. Organisasi keolahragaan, induk cabang olahraga, lembaga pendidikan, komunitas, dunia usaha, dan masyarakat dapat mengambil peran dalam pengembangan olahraga.
“Karena membangun olahraga tidak bisa dilakukan sendiri, dibutuhkan kerja bersama, pembinaan yang konsisten, fasilitas yang memadai, pelatih yang berkualitas, serta kesempatan yang luas bagi masyarakat untuk berolahraga,” ungkapnya.
Dengan kolaborasi tersebut, pemerintah berharap kesempatan masyarakat untuk berolahraga semakin terbuka. Pada saat yang sama, pembinaan atlet juga dapat berjalan secara konsisten dan berkelanjutan.
KDS kemudian mengajak seluruh jajaran Pemkab Bandung menjadikan HAORNAS sebagai gerakan bersama.
Gerakan itu mencakup pembudayaan hidup aktif, pemeliharaan kebugaran, serta penguatan sportivitas dalam menjalankan pekerjaan dan memberikan pelayanan publik.
Kepada seluruh peserta PORPEMKAB, KDS juga meminta agar setiap pertandingan berlangsung dengan semangat kebersamaan.
Ia mengingatkan peserta untuk menjaga kekompakan dan menjunjung tinggi sportivitas selama kompetisi.
“Menang dan kalah adalah bagian dari pertandingan. Yang terpenting adalah semangat untuk berpartisipasi, menjaga kebugaran, dan membangun kebersamaan,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, KDS juga menyampaikan kesiapannya mengikuti salah satu cabang olahraga PORPEMKAB. Ia berencana turut ambil bagian dalam pertandingan domino bersama Wakil Bupati Bandung.
Sementara itu, Ketua Pelaksana PORPEMKAB Kabupaten Bandung Tahun 2026, Ben Indra Agusta, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari program kerja Dewan Pengurus KORPRI dan Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bandung Tahun 2026.
Ben mengatakan PORPEMKAB memiliki tujuan meningkatkan kebugaran jasmani dan kesehatan ASN. Selain itu, kegiatan tersebut juga memperkuat sportivitas, silaturahmi, dan kebersamaan di lingkungan Pemkab Bandung.
“Melalui Pekan Olahraga Pemerintah Kabupaten Bandung ini diharapkan terwujud ASN yang sehat, bugar, produktif, dan memiliki semangat kerja yang semakin baik guna mendukung terwujudnya visi Kabupaten Bandung Lebih Bedas,” jelas Ben.
PORPEMKAB Kabupaten Bandung Tahun 2026 berlangsung mulai 23 hingga 29 September 2026.
Panitia menggunakan sejumlah lokasi untuk menggelar pertandingan. Lokasi tersebut meliputi GOR Bulutangkis Kompleks Pemkab Bandung, Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Bandung, Pasar Ikan Modern, serta Gedung Gymnasium kawasan Si Jalak Harupat.
Sementara itu, panitia mempertandingkan lima cabang olahraga. Kelima cabang tersebut yakni bulutangkis, tenis meja, biliar, domino orado, dan catur.
Jumlah peserta mencapai sekitar 800 orang. Mereka berasal dari perwakilan tujuh daerah pemilihan kecamatan dan 45 organisasi perangkat daerah (OPD) se-Kabupaten Bandung.
Besarnya jumlah peserta menunjukkan antusiasme ASN dalam mengikuti kegiatan olahraga di lingkungan pemerintahan.
Lebih dari sekadar kompetisi, PORPEMKAB 2026 menjadi ruang pertemuan bagi aparatur dari berbagai perangkat daerah. Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Bandung mendorong terciptanya lingkungan kerja yang sehat, aktif, kompak, dan menjunjung sportivitas.
Dengan demikian, peringatan HAORNAS ke-43 tidak berhenti pada seremoni. Pemerintah Kabupaten Bandung mengarahkannya menjadi momentum untuk memperkuat budaya olahraga sekaligus membangun kebersamaan ASN dalam mendukung pelayanan publik.