26 C
Bandung
Kamis, Okt 8, 2026
Info Burinyay
Pemerintahan Desa

Pisah Sambut BPD Jelegong, Periode Baru Diminta Bawa Inovasi dan Perkuat Sinergi Desa

Serah terima dokumen BPD Jelegong periode 2018-2026 kepada BPD baru periode 2026-2034
Simbolis penyerahan dokumen dari Anggota BPD Lama kepada Anggota BPD Baru dalam kegiatan pisah sambut dan serah terima jabatan BPD Desa Jelegong, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Kamis, 8 Oktober 2026. Foto:Info Burinyay/dj

Rancaekek, Info Burinyay — Pemerintahan Desa Jelegong, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, menggelar pisah sambut sekaligus serah terima jabatan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) periode 2018–2026 kepada BPD periode 2026–2034.

Kegiatan berlangsung di GOR Desa Jelegong, Kamis, 8 Oktober 2026. Prosesi berjalan sederhana dan penuh kekeluargaan. Momentum tersebut sekaligus menandai berakhirnya masa pengabdian anggota BPD periode sebelumnya.

Ketua BPD Desa Jelegong periode 2018–2026, Drs. H. Wawan Hernawan, menyampaikan rasa syukur karena seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar. Ia juga mengakui adanya rasa haru saat mengakhiri masa pengabdian bersama jajaran BPD lama.

“Alhamdulillah acara ini berjalan lancar. Kalau saya pribadi sebagai BPD lama, di samping kita rasa sedih karena kita delapan tahun bersama dengan BPD lama,” ujar Wawan.

Meski demikian, Wawan berharap pergantian kepengurusan membawa semangat baru bagi Desa Jelegong. Ia menilai BPD periode 2026–2034 memiliki ruang untuk menghadirkan gagasan dan inovasi dalam pembangunan desa.

“Tapi juga dengan BPD baru mudah-mudahan ada angin segar, angin baru untuk menata desa, membangun desa dengan segala kreasi dan inovasi,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Jelegong, Anen Rumdani, menjelaskan bahwa serah terima jabatan menjadi bagian penting dalam keberlanjutan pemerintahan desa. Ia menyampaikan apresiasi kepada panitia pemilihan BPD yang telah menyelesaikan seluruh tahapan pemilihan.

“Atas nama Pemerintahan Desa Jelegong, hari ini mengadakan sertijab, serah terima jabatan BPD periode 2018–2026 kepada BPD periode 2026–2034,” kata Anen.

Ia juga menyampaikan penghargaan kepada BPD periode 2018–2026 atas pengabdian selama delapan tahun. Menurut Anen, sinergi antara BPD dan Pemerintah Desa menjadi bagian penting dalam menjalankan pemerintahan serta pembangunan.

“Kepada BPD yang purnabakti tahun 2018–2026, kami atas nama Pemerintahan Desa Jelegong mengucapkan banyak terima kasih,” ujarnya.

Anen kemudian menyampaikan harapan kepada jajaran BPD baru agar segera membangun komunikasi dan kerja sama dengan Pemerintah Desa Jelegong. Selain itu, BPD memiliki peran penting dalam menampung aspirasi masyarakat.

“Untuk BPD periode 2026–2034, kami ucapkan selamat bertugas dan bergabung dengan Pemdes Desa Jelegong. Mudah-mudahan bisa bekerja sama dengan baik, sinergitas tetap kita jaga untuk pengabdian atau amanah dari warga masyarakat, baik menampung aspirasi dan lain-lainnya sehingga Desa Jelegong semakin maju,” tutur Anen.

Di sisi lain, perwakilan BPD baru, H. Dini Hendrianto, SE., menegaskan komitmen jajaran baru untuk melanjutkan berbagai capaian BPD sebelumnya. Ia menyebut aspirasi masyarakat akan menjadi salah satu perhatian utama dalam menjalankan tugas.

“Alhamdulillah, yang penting sekarang kita sudah melihat tadi bahwa periode yang lama sudah banyak dihasilkan. Nanti kita akan lanjutkan dan perjuangkan, baik dari aspirasi masyarakat dan juga membantu sebagai mitra dari kepala desa kita untuk bersinergi dalam menyusun rencana dan pengawasan daripada kegiatan desa kita ke depan,” jelas Dini.

Lebih lanjut, Dini menyebut salah satu agenda yang akan mendapat perhatian ialah penyusunan peraturan desa terkait pemakaman. Menurutnya, aturan tersebut perlu memberikan kejelasan bagi masyarakat.

“Yang jelas mungkin kita, seperti ada peraturan desa tentang pemakaman, nanti kita akan garap ke depan. Karena selama ini banyak tentang aturan pemakaman juga masih belum jelas,” katanya.

Ia mencontohkan sejumlah persoalan teknis yang membutuhkan kejelasan melalui aturan. Misalnya, ketentuan mengenai bentuk pemakaman dan kedalaman makam.

“Pemakaman di kita bagaimana, boleh ditembok atau tidak, kemudian bagaimana kedalamannya,” ujar Dini.

Karena itu, Dini berharap seluruh anggota BPD baru dapat membangun kekompakan. Ia menilai kerja sama menjadi kunci untuk menjalankan amanah masyarakat secara optimal.

“Mudah-mudahan nanti tim kita akan bisa bekerja dengan baik. Diajak bekerja sama, kita akan menjadi satu tim yang solid bila kita sama-sama bekerja sama,” ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, perwakilan BPD lama, Budi Sutantio, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Jelegong yang telah memfasilitasi kegiatan serah terima tersebut.

“Pertama-tama, terima kasih kepada kepala desa beserta jajaran yang telah memfasilitasi acara serah terima ini. Dan terima kasih buat rekan-rekan BPD lama telah berjuang untuk warga masyarakat,” kata Budi.

Ia juga memberikan ucapan selamat kepada jajaran BPD baru. Budi berharap kepengurusan baru mampu membawa kemajuan bagi Desa Jelegong.

“Selamat bertugas kepada BPD baru, semoga lebih maju untuk Desa Jelegong semuanya,” ujarnya.

Sementara itu, tokoh masyarakat Desa Jelegong, Drs. H. Tetep Zaenal Aripin, menilai kegiatan tersebut menunjukkan hubungan baik antara BPD lama dan BPD baru. Ia berharap hubungan tersebut terus berlanjut dalam pelaksanaan tugas.

“Alhamdulillah, dengan adanya musyawarah ini, sudah terlihat hubungan antara BPD yang lama dan yang baru. Mudah-mudahan mereka dapat terus bekerja sama,” tutur Tetep.

Menurutnya, BPD baru memiliki tanggung jawab untuk menjawab berbagai harapan masyarakat. Karena itu, kerja sama antara BPD dan Pemerintah Desa menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pembangunan wilayah.

“Tampaknya pengurus yang baru benar-benar mampu membangun wilayah Desa Jelegong sehingga apa yang diharapkan oleh masyarakat dapat terlaksana,” katanya.

Dengan serah terima tersebut, BPD Desa Jelegong periode 2026–2034 resmi melanjutkan tugas kelembagaan dari periode sebelumnya. Selain menjaga fungsi representasi masyarakat, BPD baru menghadapi tantangan untuk memperkuat aspirasi warga, mendukung perencanaan pembangunan, serta melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan kegiatan desa.

Pergantian kepengurusan itu juga menjadi momentum untuk menjaga kesinambungan program. Dengan komunikasi dan sinergi yang kuat, Pemerintah Desa Jelegong bersama BPD diharapkan mampu mendorong pembangunan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.