25.8 C
Bandung
Jumat, Okt 9, 2026
Info Burinyay
Pemerintahan Desa

Serah Terima Jabatan BPD Haurpugur Periode 2026–2034, Pembentukan BUMDes dan Persiapan Pilkades Jadi Prioritas

Serah terima cap dan dokumen dari Ketua BPD Haurpugur lama kepada Ketua terpilih Rifqi Rozali untuk periode 2026–2034 di Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung.
Ketua BPD Haurpugur lama menyerahkan cap dan dokumen kepada Ketua BPD terpilih, Rifqi Rozali, dalam prosesi serah terima jabatan periode 2026–2034 di Aula Desa Haurpugur, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jumat (9/10/2026). Foto:Info Burinyay/dj

Haurpugur, Info Burinyay — Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Haurpugur periode 2026–2034 mulai mengemban tanggung jawab baru dengan sejumlah agenda strategis. Pembentukan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) baru dan persiapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) menjadi dua perhatian penting dalam mendorong kemajuan Desa Haurpugur, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung.

Momentum pergantian kepengurusan tersebut berlangsung di Aula Desa Haurpugur, Jumat (9/10/2026). Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang evaluasi, apresiasi, dan penguatan komitmen antara BPD, pemerintah desa, serta lembaga kemasyarakatan.

Ketua BPD Haurpugur terpilih, Rifqi Rozali, S.Pd., mengajak seluruh anggota BPD memperkuat koordinasi dengan pemerintah desa. Ia menegaskan bahwa kedua unsur tersebut harus berjalan seiring untuk mencapai tujuan pembangunan desa.

“Pesan saya itu menganut pada pembicaraan dari Bupati Bandung, yaitu BPD dan kepala desa itu adalah mata koin yang sama. Jadi saya mengajak kepada anggota dan segalanya untuk lebih berkoordinasi lagi dengan pemerintah desa untuk kemajuan desa Haurpugur,” ujar Rifqi.

Menurut Rifqi, komunikasi dan koordinasi menjadi modal penting untuk menjaga keselarasan program pembangunan. Karena itu, ia mendorong seluruh anggota BPD membangun hubungan kerja yang konstruktif dengan pemerintah desa demi kepentingan masyarakat.

Sementara itu, Ketua BPD Haurpugur sebelumnya, Dadang Supriatna, mengingatkan kepengurusan baru agar segera mencermati sejumlah agenda strategis. Ia menyebut pembentukan BUMDes baru dan penyusunan Peraturan Desa (Perdes) terkait Pilkades sebagai dua hal yang membutuhkan perhatian serius.

Menurut Dadang, pembentukan BUMDes dapat membuka peluang pengembangan ekonomi desa. Di sisi lain, persiapan regulasi Pilkades membutuhkan koordinasi dan perencanaan matang agar proses demokrasi di tingkat desa berjalan kondusif.

“Hal strategis yang pertama adalah pembentukan BUMDes baru. Yang kedua terkait Perdes Pilkades. Kita akan segera menghadapi Pilkades dan ini sangat krusial karena di Haurpugur ini dalam dua dekade atau dua periode terakhir suasananya selalu ramai. Semoga ke depannya situasi bisa lebih kondusif,” kata Dadang.

Ia berharap anggota BPD yang baru mampu mengawal kedua agenda tersebut dengan mengedepankan kepentingan masyarakat. Selain itu, ia mendorong seluruh unsur desa membangun komunikasi yang baik untuk mengantisipasi potensi persoalan selama tahapan Pilkades.

Dadang juga menegaskan bahwa berakhirnya masa jabatan tidak menghalangi seseorang untuk terus berkontribusi bagi desa. Ia menyatakan kesiapannya mendukung pembangunan Haurpugur meskipun tidak lagi menjabat sebagai anggota BPD.

“Berhenti dari jabatan BPD bukan berarti berhenti membangun desa, melainkan kami akan senantiasa berkontribusi selama hayat masih dikandung badan,” tegasnya.

Kepala Desa Haurpugur, Saepul Azhari, turut menyampaikan ucapan selamat kepada anggota BPD terpilih. Ia juga mengapresiasi kontribusi anggota BPD sebelumnya dalam mendukung jalannya pemerintahan dan pembangunan desa.

Saepul menilai dedikasi, pemikiran, tenaga, dan waktu para anggota BPD lama memiliki arti penting bagi keberlangsungan pembangunan. Oleh karena itu, ia berharap kepengurusan baru dapat melanjutkan kerja sama yang telah terbangun selama ini.

“Selamat untuk Anggota BPD terpilih, dan ucapan terima kasih yang tak terhingga kepada segenap anggota BPD periode 2018-2024. Sangat berterima kasih atas segala dedikasinya, pemikirannya, tenaga, dan waktu yang dicurahkan demi mengawal pembangunan dan roda pemerintahan Desa Haurpugur,” ujar Saepul.

Ia mengajak seluruh anggota BPD yang baru untuk menjaga komitmen bersama dalam menjalankan fungsi kelembagaan. Dengan demikian, pergantian kepengurusan dapat memperkuat kesinambungan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

Dari unsur pemerintah kecamatan, Kasi Pemerintahan Kecamatan Rancaekek, Mariyam Nasrul Aliyah, S.IP., M.Si., menyampaikan apresiasi atas pengabdian anggota BPD sebelumnya. Ia berharap pengalaman kepengurusan lama menjadi bekal bagi anggota baru dalam menjalankan tugas.

Mariyam juga mengingatkan anggota BPD agar mempertahankan kinerja yang baik dan memperbaiki kekurangan. Selain itu, ia menekankan pentingnya kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan sebagai dasar pelaksanaan tugas kelembagaan.

“Mudah-mudahan apa yang sudah kita laksanakan dan apa yang sudah dikerjakan bermanfaat bagi pembangunan desa maupun bagi masyarakat di desa itu sendiri. Sedangkan bagi anggota BPD yang baru, apa yang sudah dilakukan dengan baik agar dipertahankan, dan yang kurang mungkin dapat diperbaiki,” ungkap Mariyam.

Ia menambahkan bahwa anggota BPD perlu memahami dan mengikuti regulasi yang relevan agar pelaksanaan tugas berjalan sesuai ketentuan. Dengan berpegang pada aturan, BPD dapat menjalankan perannya secara tertib sekaligus menjaga hubungan kelembagaan dengan pemerintah desa.

Lebih lanjut, Mariyam menegaskan bahwa BPD dan pemerintah desa harus membangun sinergi dalam setiap agenda pembangunan. Keduanya memang menjalankan fungsi yang berbeda, tetapi memiliki tujuan bersama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“BPD harus bisa bersinergi dengan pemerintah desa karena BPD dengan pemerintah desa itu bukan berbeda tetapi satu kesatuan, seperti dua sisi mata uang yang sama sehingga satu dengan yang lainnya saling berhubungan. Oleh karena itu, sinergitas tetap harus dilaksanakan. Selalu berkonsolidasi dan berkoordinasi agar tercapai pembangunan desa yang lebih baik lagi,” jelasnya.

Senada dengan Mariyam, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Desa Haurpugur, Iwan Che Mulki, mengapresiasi pengabdian anggota BPD sebelumnya. Ia menilai dedikasi dan loyalitas mereka telah mendukung jalannya pemerintahan desa selama masa tugas.

Iwan mengakui bahwa perjalanan pembangunan desa menghadirkan berbagai tantangan. Namun, ia mengajak seluruh unsur masyarakat menjadikan tantangan tersebut sebagai tanggung jawab bersama untuk melanjutkan berbagai upaya positif.

“Pertama, untuk BPD yang lama, kami mengapresiasi apa yang telah dilaksanakan selama delapan tahun. Dan alhamdulillah, saya ucapkan sekali lagi terima kasih atas dedikasi serta loyalitas terhadap pemerintah desa sehingga berjalan dengan baik. Walaupun masih ada sedikit tantangan dan halangan, itu merupakan kewajiban kita bersama untuk melanjutkan kebaikan,” tutur Iwan.

Kepada anggota BPD periode 2026–2034, Iwan menyampaikan selamat bertugas. Ia juga mengingatkan bahwa kepengurusan baru akan menghadapi tantangan yang membutuhkan kerja sama lintas lembaga.

“Selanjutnya, untuk BPD yang baru, kami ucapkan selamat bertugas karena tantangan ke depan akan lebih banyak lagi. Untuk itu, bekerjasamalah dengan pemerintah desa dan lembaga-lembaga yang ada di desa,” tambahnya.

Pergantian kepengurusan BPD Haurpugur menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi dalam menjalankan pemerintahan dan pembangunan desa. Melalui koordinasi yang konsisten, kepatuhan terhadap regulasi, serta tindak lanjut agenda strategis, BPD dan pemerintah desa dapat mendorong tata kelola pemerintahan yang lebih baik.

Ke depan, pembentukan BUMDes baru dan persiapan Pilkades membutuhkan perhatian bersama. Karena itu, seluruh unsur desa perlu menjaga komunikasi, mengutamakan kepentingan masyarakat, serta membangun suasana yang kondusif demi kemajuan Desa Haurpugur.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.