27.3 C
Bandung
Kamis, Jun 25, 2026
Info Burinyay
Kegiatan Kepramukaan

Jelang Tahun Ajaran Baru, Kwaran Rancaekek Suntik Energi Baru untuk Pramuka Sekolah

Pengurus Kwarcab Kabupaten Bandung, Kwaran Rancaekek, Pusdiklatcab Parahyangan, dan para Mabigus TK, SD, SMP hingga PKBM berfoto bersama pada kegiatan Penguatan Kegiatan Kepramukaan di SMP-SMK Skye Digipreneur Rancaekek.
Pengurus Kwarcab Kabupaten Bandung, Kwaran Rancaekek, dan para Mabigus berfoto bersama usai mengikuti kegiatan Penguatan Kegiatan Kepramukaan di SMP-SMK Skye Digipreneur Rancaekek, Kamis (25/6/2026). Foto: Info Burinyay/dj

Rancaekek, Info Burinyay – Kwartir Ranting (Kwaran) Gerakan Pramuka Rancaekek menggelar kegiatan Penguatan Kegiatan Kepramukaan di Ballroom Lantai 3 SMP-SMK Skye Digipreneur, Jalan Walini No. 24, Desa Bojongloa, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Kamis (25/6/2026). Kegiatan tersebut menghadirkan para Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus) dari jenjang TK, SD, SMP hingga PKBM se-Kecamatan Rancaekek.

Sekretaris Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Bandung, H. Nandang Kuswara, M.Pd., membuka kegiatan sekaligus memberikan arahan mengenai penguatan peran kepramukaan dalam membentuk karakter peserta didik. Sejak pagi, para peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan antusias. Selain mempelajari berbagai program kepramukaan, mereka juga berdiskusi mengenai strategi pembinaan karakter yang relevan dengan kebutuhan pendidikan saat ini.

Ketua Kwaran Gerakan Pramuka Rancaekek, Asep Nandang Iskandar, S.Pd., menyampaikan apresiasi kepada SMP-SMK Skye Digipreneur yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada CEO Skye Digipreneur yang telah memfasilitasi kegiatan ini. Alhamdulillah, para Mabigus dari berbagai jenjang pendidikan dapat hadir dan mengikuti program penguatan kepramukaan dengan baik. Mudah-mudahan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar serta memberikan manfaat bagi seluruh peserta,” ujarnya.

Selain itu, Asep menegaskan bahwa Kwaran Rancaekek terus berupaya memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak. Karena itu, pihaknya mendorong terciptanya sinergi yang lebih kuat antara Kwaran, Kwarcab, Dinas Pendidikan dan gugus depan.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi seluruh pihak. Dengan kebersamaan yang kuat, gerakan kepramukaan di Rancaekek akan semakin berkembang dan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi peserta didik,” katanya.

Sementara itu, Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Cabang (Pusdiklatcab) Parahyangan Kabupaten Bandung, K. Saepul Akbar, S.Pd., M.Pd., menilai semangat peserta menjadi modal besar untuk meningkatkan kualitas pembinaan kepramukaan.

“Saya melihat antusiasme yang luar biasa, terutama dari rekan-rekan PAUD. Karena itu, kami akan segera menindaklanjuti berbagai potensi yang muncul dalam kegiatan ini. Langkah tersebut penting agar pembinaan kepramukaan di Kabupaten Bandung semakin berkembang dan mampu memperkuat karakter peserta didik,” ungkapnya.

Ia juga meminta para Mabigus untuk memahami tugas pokok dan fungsi mereka secara menyeluruh.

“Saya mengajak seluruh Mabigus untuk mendukung kegiatan kepramukaan di sekolah masing-masing. Selain itu, setiap Mabigus perlu memahami tugas dan fungsinya sehingga pembinaan dapat berjalan lebih terarah dan optimal,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, CEO SMP-SMK Skye Digipreneur sekaligus Mabigus, Coach Adv. Agus Gandara, SH., MH., M.Pd., menilai kegiatan tersebut sangat penting dalam menghadapi tahun ajaran baru.

“Hari ini Kwaran Rancaekek memberikan pembekalan kepada para Mabigus sebagai persiapan menghadapi tahun ajaran baru. Melalui kegiatan ini, para peserta memperoleh pemahaman yang lebih kuat mengenai peran kepramukaan dalam membentuk generasi muda yang siap menghadapi berbagai tantangan global,” jelasnya.

Selanjutnya, Ketua PGRI Rancaekek, Drs. Japarudin Ishak, menegaskan bahwa sekolah perlu menempatkan kegiatan kepramukaan sebagai bagian penting dalam proses pendidikan.

“Kita mengetahui bahwa Pramuka merupakan kegiatan ekstrakurikuler wajib di sekolah. Oleh sebab itu, kegiatan sosialisasi dan penguatan seperti ini sangat penting karena mampu meningkatkan motivasi, semangat dan kesadaran seluruh pemangku kepentingan pendidikan,” katanya.

Menurut Japarudin, sekolah tidak cukup memperkuat kepramukaan melalui satu kegiatan saja. Sebaliknya, seluruh pihak perlu melanjutkan upaya tersebut secara berkesinambungan.

“Kami akan terus menguatkan pemahaman ini melalui berbagai forum kepala sekolah. Dengan langkah tersebut, program-program pemerintah yang berkaitan dengan pendidikan karakter dapat menyatu dengan proses pendidikan di sekolah,” ujarnya.

Di sisi lain, Mabigus SMPN 3 Rancaekek, Hj. Lilis Latifah, S.Pd., M.Pd., mengaku memperoleh banyak wawasan baru setelah mengikuti kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah, kami mendapatkan banyak pencerahan mengenai program-program kepramukaan dari tingkat Kwarcab, Jawa Barat hingga nasional. Informasi tersebut sangat membantu sekolah dalam mengembangkan kegiatan kepramukaan secara lebih terarah,” tuturnya.

Lebih lanjut, Lilis mengungkapkan bahwa SMPN 3 Rancaekek akan mengirimkan dua peserta untuk mengikuti Jambore Nasional tahun 2026.

“Kami bersyukur karena SMPN 3 Rancaekek dapat mengirimkan dua peserta ke Jambore Nasional. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Kwaran Rancaekek dan Kwarcab Kabupaten Bandung yang terus memberikan dukungan kepada peserta didik kami,” katanya.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.