Minggu, Mei 17, 2026
Info Burinyay
Jawa BaratKegiatan Organisasi

Sambut Tahapan Baru Perjuangan CDOB, PM GATRA Bentuk Komite Taktis Percepatan Garut Utara

Pengurus PM GATRA dan KPP GATRA berfoto bersama usai pembentukan Komite Persiapan Pemerintahan Kabupaten Garut Utara di Garut.
Paguyuban Masyarakat Garut Utara (PM GATRA) resmi membentuk Komite Persiapan Pemerintahan Kabupaten Garut Utara (KPP GATRA) sebagai langkah memperkuat perjuangan pembentukan Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) Garut Utara. - Foto:infoburinyay/yk

Garut, Info Burinyay — Paguyuban Masyarakat Garut Utara (PM GATRA) memperkuat langkah perjuangan pembentukan Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) Kabupaten Garut Utara. Organisasi tersebut kini membentuk Komite Persiapan Pemerintahan Kabupaten Garut Utara (KPP GATRA) sebagai perangkat taktis perjuangan.

PM GATRA menetapkan pembentukan komite itu melalui Surat Keputusan Nomor 001/PM.GATRA-SK/III/2025 tertanggal 8 Maret 2025. Organisasi tersebut mengambil langkah itu untuk mempercepat konsolidasi dan memperkuat arah perjuangan pemekaran wilayah.

Ketua Umum PM GATRA, Rd. KH. Holil Aksan Umarzen mengatakan, KPP GATRA akan fokus menjaga ritme perjuangan agar tetap terarah dan berkelanjutan.

“Pembentukan KPP GATRA menjadi bagian penting dalam penguatan organisasi perjuangan. Kami ingin seluruh proses berjalan tertib, terarah, terukur, dan berkesinambungan,” ujar KH. Holil di Garut, Minggu (17/5/2026).

Selain itu, ia menegaskan perjuangan pembentukan Kabupaten Garut Utara telah berjalan cukup panjang. Menurut dia, masyarakat Garut Utara terus menjaga komitmen sejak deklarasi pertama pada 2012.

KH. Holil menjelaskan, perjuangan tersebut dimulai melalui Deklarasi Rakyat Garut Utara pada 18 Februari 2012. Saat itu, masyarakat menggelar deklarasi di Kawasan Peradaban Pemakaman Sunan Cipancar Prabu Wijaya Kusumah II.

Setelah deklarasi berlangsung, masyarakat desa bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) langsung bergerak. Mereka kemudian mengajukan proposal resmi kepada Pemerintah Kabupaten Garut pada 12 Juli 2012.

“Perjuangan Garut Utara lahir dari pengorbanan, kesabaran, dan semangat masyarakat. Karena itu, kami terus memperkuat organisasi agar perjuangan tetap berjalan dalam satu arah,” katanya.

Untuk memperkuat gerakan, PM GATRA menunjuk sejumlah tokoh yang selama ini aktif mengawal isu pemekaran wilayah. Struktur inti KPP GATRA dipimpin H. Asep Basir sebagai ketua dan Ir. H. Dede Salahudin sebagai sekretaris.

Selain itu, komite tersebut juga melibatkan Deden Sopyan, Ade Husna, Taufik Hidayat, Ruhimat, dan H. Eceng sebagai anggota inti.

PM GATRA memastikan seluruh unsur dalam komite berasal dari pejuang lama dan elemen masyarakat Garut Utara. Mereka selama ini konsisten mengawal aspirasi pemekaran wilayah.

Ke depan, PM GATRA akan meningkatkan konsolidasi di tingkat masyarakat dan perangkat wilayah. Organisasi itu juga akan memperluas sosialisasi terkait perjuangan pembentukan Kabupaten Garut Utara.

“Kami yakin perjuangan besar membutuhkan kebersamaan, sistem organisasi yang tertata, dan dukungan seluruh masyarakat Garut Utara,” tutup KH. Holil.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.