27.2 C
Bandung
Senin, Jun 8, 2026
Info Burinyay
Jawa BaratParlementer

Sri Rahayu Ungkap Gap 14 Persen, Pemda dan Pemprov Jabar Harus Bergerak Cepat

Sri Rahayu saat melaksanakan kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Tahun Anggaran 2026 di Kelurahan Adiarsa Barat, Karawang, membahas sinergi pembangunan manusia Jawa Barat.
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi Golkar, Sri Rahayu, berdialog dengan masyarakat dalam kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Tahun Anggaran 2026 di Aula Kelurahan Adiarsa Barat, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, Senin (8/6/2026) - Foto:infoburinyay/yk

Karawang, Info Burinyay – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Golkar, Sri Rahayu, mengajak pemerintah kabupaten/kota dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat memperkuat kolaborasi guna mempercepat peningkatan kualitas pembangunan manusia.

Sri Rahayu menyampaikan ajakan tersebut saat menjalankan Program Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2026 di Aula Kelurahan Adiarsa Barat, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, Senin (8/6/2026). Kepala Kelurahan Adiarsa Barat, tokoh masyarakat, dan warga mengikuti kegiatan itu.

Dalam pemaparannya, Sri Rahayu mengungkapkan Jawa Barat masih menghadapi sejumlah tantangan pembangunan. Data tahun 2025 menunjukkan capaian beberapa indikator masih tertinggal sekitar 14 persen dari target pemerintah.

Menurut Sri Rahayu, pemerintah perlu mempercepat peningkatan kinerja pada sejumlah sektor strategis. Ia menilai kesehatan reproduksi, pendidikan, dan ketenagakerjaan menjadi faktor utama yang menentukan kualitas sumber daya manusia.

Karena itu, Sri Rahayu meminta pemerintah provinsi dan pemerintah daerah memperkuat koordinasi. Ia meyakini kerja sama yang solid akan membantu percepatan pencapaian target pembangunan.

“Selisihnya masih cukup besar, sekitar 14 persen. Karena itu kita harus bersama-sama mengejar target pembangunan,” ujar Sri Rahayu.

Ia menjelaskan bahwa tantangan pembangunan ke depan akan semakin kompleks. Oleh sebab itu, seluruh pemangku kepentingan perlu menyatukan langkah agar setiap program menghasilkan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

Selain itu, Sri Rahayu mendorong pemerintah provinsi menyelaraskan program prioritas dengan kebutuhan daerah. Ia juga meminta pemerintah kabupaten dan kota menerapkan program tersebut secara maksimal sehingga masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara langsung.

Menurut Sri Rahayu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat saat ini terus menata berbagai kebijakan agar pemerintah daerah lebih mudah mengintegrasikan program pembangunan dengan kebutuhan wilayah masing-masing.

Dalam kesempatan itu, Sri Rahayu juga membuka ruang dialog bersama masyarakat. Warga menyampaikan berbagai aspirasi terkait pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan kebutuhan sosial lainnya.

Ia menegaskan bahwa DPRD tidak hanya mengawasi program pemerintah. DPRD juga menjembatani komunikasi antara masyarakat dan pemerintah. Melalui fungsi tersebut, DPRD dapat memperjuangkan berbagai kebutuhan warga secara lebih efektif.

Sri Rahayu turut mengapresiasi antusiasme masyarakat yang aktif mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, partisipasi warga menjadi salah satu kunci untuk mendorong pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Sri Rahayu menjelaskan bahwa kondisi anggaran saat ini berbeda dibanding beberapa tahun sebelumnya. Karena itu, penyelenggara menggabungkan sejumlah agenda agar kegiatan berlangsung lebih efektif dan efisien.

“Kami mohon pengertian dari bapak dan ibu sekalian. Saat ini kondisi anggaran berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya sehingga pelaksanaan kegiatan harus berlangsung secara efektif dan efisien,” katanya.

Meski menghadapi keterbatasan anggaran, Sri Rahayu memastikan dirinya tetap menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan secara maksimal. Ia juga terus mengawal aspirasi masyarakat Karawang agar pemerintah daerah dan pemerintah provinsi memberi perhatian yang lebih besar terhadap kebutuhan warga.

Sri Rahayu optimistis Jawa Barat mampu mencapai target pembangunan manusia dalam beberapa tahun mendatang. Menurutnya, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, dan masyarakat harus memperkuat kerja sama secara konsisten. Dengan kolaborasi tersebut, Jawa Barat dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus mempercepat pemerataan pembangunan di seluruh wilayah.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.