30 C
Bandung
Minggu, Agu 16, 2026
Info Burinyay
Wisata

Kawah Putih Diserbu Ribuan Wisatawan, 309 Turis Mancanegara Ikut Memadati Ciwidey

Kawah Putih Ciwidey diserbu ribuan wisatawan saat libur panjang HUT RI ke-81
Ribuan wisatawan memadati kawasan Kawah Putih, Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, saat libur panjang HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Sabtu (15/8/2026). Foto: Info Burinyay/lee

Ciwidey, Info Burinyay — Ribuan wisatawan memadati objek wisata Kawah Putih Ciwidey di kaki Gunung Patuha, Desa Alam Endah, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (15/8/2026).

Lonjakan kunjungan terjadi bertepatan dengan momentum libur panjang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Sejak pagi, kendaraan wisatawan terlihat memenuhi area parkir kawasan wisata.

Selain wisatawan dari Kabupaten Bandung dan daerah sekitarnya, pengunjung juga datang dari berbagai kota di Indonesia. Bahkan, wisatawan mancanegara turut menikmati panorama Kawah Putih dan kawasan Sunan Ibu.

Staf Pelaksana Wisata Kawah Putih, Dadang Ating, yang mewakili Site Manager Kawah Putih Budi Kamal, mengatakan jumlah kunjungan mengalami peningkatan pada momentum libur HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

“Untuk kunjungan di HUT RI ke-81, sekarang ada kenaikan untuk kunjungannya,” kata Dadang.

Berdasarkan data kunjungan hingga Sabtu, wisatawan nusantara tercatat mencapai 2.309 orang. Sementara itu, wisatawan mancanegara mencapai 309 orang.

Selain jumlah wisatawan, arus kendaraan juga menunjukkan peningkatan. Pengelola mencatat 245 kendaraan roda dua serta 349 unit mobil masuk ke kawasan pusat Kawah Putih.

Kondisi tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk menghabiskan masa libur panjang di kawasan wisata alam Kabupaten Bandung.

Selain Kawah Putih, kawasan Sunan Ibu juga menjadi salah satu titik yang banyak diminati wisatawan. Kawasan tersebut menawarkan pengalaman menikmati matahari terbit dengan latar Lautan Awan dan panorama Kawah Putih.

Pengelola membuka kunjungan sunrise mulai pukul 04.00 hingga sekitar 06.30 WIB. Menurut Dadang, jumlah pengunjung sunrise juga mengalami peningkatan dibandingkan pekan sebelumnya.

“Untuk sunrise di Kawah Putih, kunjungannya lumayan juga ada kenaikan dengan minggu yang kemarin,” ujarnya.

Menurutnya, momentum menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI turut mendorong peningkatan kunjungan. Apalagi, kondisi cuaca pada pagi hari cukup mendukung wisatawan yang ingin menyaksikan matahari terbit dari kawasan Sunan Ibu.

“Di Sunan Ibu kita bisa melihat sunrise atau munculnya matahari, apalagi cuaca lagi bagus,” katanya.

Sementara itu, panorama Kawah Putih memiliki karakter yang dapat berubah sesuai kondisi cuaca. Warna permukaan kawah dapat terlihat putih hingga kebiruan.

“Kalau warnanya itu bisa berubah-ubah, bisa putih, bisa jadi biru. Itu keistimewaan dan kelebihan dari Kawah Putih,” tutur Dadang.

Pengelola juga mengingatkan wisatawan untuk mempersiapkan diri sebelum menuju kawasan wisata. Suhu udara di kawasan Kawah Putih cenderung dingin, terutama pada pagi hari.

Karena itu, wisatawan disarankan menggunakan jaket tebal. Pengunjung juga dianjurkan sarapan sebelum melakukan perjalanan menuju kawasan Kawah Putih.

Di sisi lain, pengalaman wisatawan turut menggambarkan daya tarik kawasan tersebut. Indira, wisatawan asal Jakarta, datang bersama sejumlah temannya dari Bandung dan Jerman.

Indira mengatakan dirinya bersama rombongan mengunjungi kawasan Sunan Ibu dan menaiki jalur menuju titik pandang di atas kawasan tersebut.

“Kita ke rooftop Sunan Ibu, terus kita jalan lagi ke atasnya. Ada tangga, ada juga ramp. Jalannya oke, enggak capek-capek banget,” ujar Indira.

Menurut Indira, perjalanan menuju titik pandang memang membutuhkan tenaga. Namun, pemandangan yang tersaji setelah sampai di atas membuat perjalanan tersebut terasa sepadan.

“Capek, tapi pas sudah di atas lihatnya wow. Bisa lihat Kawah Putih dari atas,” katanya.

Selain panorama alam, Indira juga mengapresiasi kondisi udara di kawasan Sunan Ibu. Ia menilai kawasan tersebut menawarkan pengalaman wisata alam yang menarik bagi pengunjung.

Namun, ia juga menyampaikan pesan terkait kebersihan kawasan wisata. Indira masih menemukan sejumlah sampah, terutama puntung rokok dan botol air mineral yang ditinggalkan pengunjung.

“Jaga kebersihan semuanya. Masih banyak sampah, puntung rokok dan botol mineral yang ditinggalkan. Lebih aware saja dengan kebersihan,” ujarnya.

Menurut Indira, kebersihan menjadi bagian penting dalam menjaga daya tarik kawasan wisata. Ia menilai panorama alam yang indah akan semakin menarik jika pengunjung ikut menjaga lingkungan.

“Sayang kalau sudah kita lihat tempatnya bagus, tetapi masih ada yang buang sampah sembarangan,” katanya.

Sementara itu, Petugas Sunan Ibu, Rangga Herdiana, menjelaskan kawasan tersebut menjadi salah satu lokasi favorit wisatawan untuk menikmati sunrise.

“Di Sunan Ibu ini pemandangannya Kawah Putih sama Lautan Awan. Kalau mengejar sunrise itu subuh, jam 4 pagi untuk kunjungan,” kata Rangga.

Untuk mencapai titik pandang, wisatawan perlu menempuh jalur tracking sekitar 200 meter. Jalur tersebut menjadi bagian dari pengalaman pengunjung sebelum menikmati panorama dari ketinggian.

Menurut Rangga, sunrise dan Lautan Awan menjadi daya tarik utama Sunan Ibu. Dari kawasan tersebut, wisatawan juga dapat menikmati pemandangan perkebunan teh serta panorama pegunungan di sekitarnya.

“Favorit itu untuk sunrisenya. Jadi lihat Lautan Awan di atas sama Kawah Putih pemandangannya,” ujarnya.

Dari area parkir Sunan Ibu, wisatawan juga dapat melihat hamparan kebun teh. Kawasan tersebut turut menawarkan panorama Gunung Masigit dari sejumlah titik.

Selain itu, kapasitas parkir di Sunan Ibu cukup mendukung kunjungan wisatawan. Area parkir tersebut mampu menampung sekitar 25 hingga 30 mobil.

Meningkatnya kunjungan selama libur panjang HUT ke-81 RI sekaligus menunjukkan tingginya daya tarik wisata alam di kawasan Ciwidey. Kawah Putih dan Sunan Ibu menjadi pilihan wisatawan untuk menikmati panorama pegunungan, udara sejuk, sunrise, serta Lautan Awan.

Dengan meningkatnya jumlah pengunjung, pengelola dan wisatawan memiliki peran bersama dalam menjaga kenyamanan serta kelestarian kawasan. Karena itu, pengunjung diharapkan mematuhi aturan, menjaga kebersihan, dan membawa kembali sampah yang dihasilkan selama berwisata.

Kawasan Kawah Putih tidak hanya menawarkan panorama alam, tetapi juga menjadi salah satu destinasi unggulan Kabupaten Bandung yang terus menarik wisatawan domestik hingga mancanegara. Momentum libur panjang HUT ke-81 Kemerdekaan RI kembali memperlihatkan tingginya antusiasme wisatawan untuk menikmati destinasi wisata alam di Ciwidey.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.