Senin, Apr 20, 2026
Info Burinyay
Kab. BandungParlementer

HUT 385 Kabupaten Bandung: DPRD Bongkar Kunci Peningkatan Kualitas Hidup Warga

Ketua DPRD Kabupaten Bandung Hj. Renie Rahayu Fauzi menyampaikan sambutan dalam Rapat Paripurna HUT ke-385 Kabupaten Bandung di Soreang
Ketua DPRD Kabupaten Bandung Hj. Renie Rahayu Fauzi menyampaikan pidato pada Rapat Paripurna Hari Jadi ke-385 Kabupaten Bandung di Ruang Rapat Paripurna DPRD, Soreang, Senin (20/4/2026). Ia menegaskan peringatan HUT harus menjadi momentum strategis untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui sinergi pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan. - Foto:infoburinyay/dj

Soreang, Info Burinyay – Ketua DPRD Kabupaten Bandung Hj. Renie Rahayu Fauzi mengajak seluruh pemangku kepentingan menjadikan Hari Jadi ke-385 Kabupaten Bandung sebagai momentum peningkatan kualitas hidup masyarakat. Ia menyampaikan ajakan tersebut dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bandung di Ruang Rapat Paripurna, Kompleks Pemkab Soreang, Senin, 20 April 2026.

Dalam sambutannya, Renie membuka pernyataan dengan ucapan selamat sekaligus harapan bagi kemajuan daerah. Ia menegaskan bahwa peringatan hari jadi tidak boleh berhenti pada seremoni, melainkan harus mendorong langkah konkret pembangunan.

“Wilujeng milangkala nu ka-385 taun Kabupaten Bandung. Mugia mulus najung, bage bagja, mangka waluya,” ujar Renie di hadapan peserta sidang.

Selanjutnya, Renie menyampaikan penghormatan kepada para pemimpin terdahulu yang telah membangun fondasi Kabupaten Bandung. Ia menilai dedikasi para purna pejabat memberi kontribusi nyata terhadap arah pembangunan saat ini.

“Kami menyampaikan penghormatan dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pimpinan pemerintahan pendahulu, para purna bupati, wakil bupati, serta purna pimpinan DPRD yang telah mengabdikan diri,” katanya.

Selain itu, Renie memberikan apresiasi kepada Bupati Bandung beserta jajaran pemerintah daerah atas capaian kinerja yang terus menunjukkan progres. Ia menilai keberhasilan pembangunan lahir dari kerja kolektif lintas sektor.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan. Ia juga menyoroti peran Forkopimda, masyarakat, serta dukungan pemerintah provinsi dan pusat dalam memperkuat pembangunan daerah.

“Keberhasilan pembangunan ini lahir dari sinergi DPRD, Forkopimda, masyarakat, serta kolaborasi dengan Gubernur Jawa Barat, anggota DPR RI, DPD RI, dan DPRD Provinsi Jawa Barat,” ungkapnya.

Di sisi lain, Renie mengingatkan seluruh pihak agar tidak terjebak pada euforia perayaan. Ia menegaskan bahwa pemerintah harus menjadikan momentum ini sebagai titik evaluasi sekaligus pijakan kebijakan ke depan.

“Hal terpenting bukan perayaannya, tetapi bagaimana kita menjadikannya sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” tegasnya.

Kemudian, ia menambahkan bahwa rasa syukur harus menjadi dasar dalam setiap peringatan hari jadi. Ia juga mengajak seluruh elemen untuk memahami perjalanan sejarah 385 tahun Kabupaten Bandung sebagai energi kolektif untuk terus maju.

Dengan demikian, DPRD Kabupaten Bandung mendorong seluruh pihak menjaga konsistensi pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Selain itu, DPRD juga mengajak semua elemen memperkuat kolaborasi agar mampu menghadapi tantangan pembangunan di masa mendatang.

Rapat paripurna berlangsung khidmat dengan kehadiran unsur pimpinan daerah, anggota DPRD, Forkopimda, serta berbagai elemen masyarakat. Momentum ini sekaligus menegaskan komitmen bersama untuk terus mendorong kemajuan Kabupaten Bandung menuju masa depan yang lebih sejahtera dan berdaya saing.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.