27.9 C
Bandung
Kamis, Mei 21, 2026
Info Burinyay
Kab. BandungPemerintahan

Krisis Guru Mengintai, Dadang Supriatna Siapkan Langkah Penyelamatan Pendidikan Bandung

Bupati Bandung Dadang Supriatna saat konsultasi dengan Kemendikdasmen RI membahas krisis guru dan penataan pendidikan di Jakarta.
Bupati Bandung, Dadang Supriatna, menghadiri konsultasi dan koordinasi bersama Kemendikdasmen RI terkait penataan ruang kelas baru dan solusi kekurangan guru di Kabupaten Bandung, Rabu (20/5/2026). - Foto:infoburinyay/diskominfo

Jakarta, Info Burinyay – Bupati Bandung Dadang Supriatna menghadiri konsultasi dan koordinasi peningkatan layanan pendidikan di Kantor Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Jakarta, Rabu (20/5/2026). Dalam pertemuan itu, KDS membahas penataan ruang kelas baru (RKB) dan solusi kekurangan tenaga pengajar di Kabupaten Bandung.

KDS menyampaikan sejumlah usulan strategis kepada Kemendikdasmen. Ia menilai pemerintah harus bergerak cepat agar kualitas pendidikan tetap terjaga dalam beberapa tahun mendatang.

Data Pemerintah Kabupaten Bandung menunjukkan daerah itu masih kekurangan ribuan guru. Selain itu, lebih dari 3.000 guru ASN akan memasuki masa pensiun pada periode 2026 hingga 2030.

“Kita harus mulai menyiapkan strategi dari sekarang. Jangan sampai ke depan terjadi ketimpangan layanan pendidikan akibat kekurangan guru,” ujar KDS.

Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, KDS mengusulkan penataan rombongan belajar pada jenjang SD dan SMP. Ia mendorong pembatasan kapasitas maksimal siswa di setiap kelas agar sekolah memiliki daya tampung yang lebih proporsional.

Menurutnya, langkah itu mampu membantu pemerintah menekan defisit tenaga pengajar. Selain itu, kebijakan tersebut juga dapat menyesuaikan kebutuhan pendidikan dengan perubahan tren demografi menuju tahun 2030.

“Penataan rombongan belajar ini penting agar kebutuhan guru dan daya tampung sekolah lebih proporsional serta mampu menjawab tantangan pendidikan di masa depan,” katanya.

Selain membahas kapasitas sekolah, Pemkab Bandung juga mendorong penguatan kebutuhan tenaga pendidik jangka panjang. Pemerintah daerah ingin mempercepat rekrutmen guru ASN dan PPPK untuk memenuhi kebutuhan sekolah di berbagai wilayah.

KDS juga meminta pemerataan distribusi guru di seluruh Kabupaten Bandung. Ia berharap seluruh sekolah mendapat tenaga pengajar yang sesuai kebutuhan.

Di sisi lain, Pemkab Bandung terus memperkuat literasi dasar bagi peserta didik. Karena itu, pemerintah daerah merencanakan penerapan kurikulum calistung sebagai muatan lokal wajib di sekolah.

Program tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung sejak usia dini. Dengan cara itu, pemerintah berharap kualitas pendidikan dasar di Kabupaten Bandung terus meningkat.

Sementara itu, pihak Kemendikdasmen menyatakan kesiapan untuk menindaklanjuti berbagai usulan dari Pemerintah Kabupaten Bandung. Kementerian berharap langkah tersebut mampu meningkatkan mutu pendidikan sekaligus memperluas pemerataan layanan pendidikan bagi masyarakat Kabupaten Bandung.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.