26.2 C
Bandung
Kamis, Mei 28, 2026
Info Burinyay
Peristiwa

Siswa SMP-SMK Skye Digipreneur Patungan Kurban Setahun, Sapi Dibeli dari Tabungan Rp1.000 per Hari

Para student dan coach Skye Digipreneur School Rancaekek mengemas daging sapi kurban hasil tabungan harian siswa untuk dibagikan kepada warga sekitar saat kegiatan Iduladha 2026.
Student dan coach SMP-SMK Skye Digipreneur School bersama-sama mengemas daging kurban di Pelataran Masjid El-Skye Digipreneur School, Rancaekek, Kabupaten Bandung, Kamis (28/5/2026). -Foto:infoburinyay/dj

Rancaekek, Info Burinyay – SMP dan SMK Skye Digipreneur School kembali menggelar penyembelihan hewan kurban di Pelataran Masjid El-Skye Digipreneur School, Jalan Walini No 24, Desa Bojongloa, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Kamis (28/5/2026).

Tahun ini, para student atau siswa berhasil membeli satu ekor sapi dari program tabungan kurban harian. Para siswa menyisihkan uang mulai Rp1.000 hingga Rp2.000 setiap hari selama satu tahun penuh. Program tersebut sekaligus menjadi bagian dari pendidikan karakter dan kepedulian sosial di lingkungan sekolah.

Vice Supervisor Skye Foundation, Adv. Agus Gandara, S.H., M.H., MPd., mengatakan sekolah terus mendorong budaya berbagi sejak dini melalui program tabungan kurban.

“Alhamdulillah, hari ini SMP dan SMK Skye Digipreneur kembali melaksanakan kurban. Student menabung setiap hari. Ada yang menyisihkan seribu rupiah dan ada juga dua ribu rupiah. Setelah terkumpul selama setahun, kami membeli sapi untuk kurban,” ujar Agus Gandara.

Selain itu, pihak sekolah menunjuk tujuh orang shohibul kurban untuk memenuhi ketentuan syariat dalam pelaksanaan kurban sapi. Sementara itu, seluruh siswa yang ikut menabung tetap memperoleh nilai ibadah dan semangat berbagi.

Agus menjelaskan para coach dan student ikut terlibat langsung dalam proses penyembelihan hingga pembagian daging kurban. Bahkan, hampir seratus orang hadir dalam kegiatan tersebut.

“Para coach dan student ikut bekerja sejak awal kegiatan. Setelah proses penyembelihan selesai, kami membagikan daging kurban kepada student, coach, dan warga sekitar. Hari ini kami juga masak bersama dan makan bersama. Suasananya sangat membahagiakan,” katanya.

Menurut Agus, sekolah rutin melaksanakan kegiatan kurban selama hampir enam tahun terakhir. Karena itu, ia berharap jumlah hewan kurban terus bertambah pada masa mendatang.

“Mudah-mudahan tahun depan jumlah sapinya semakin banyak. Semakin banyak student yang menabung, maka manfaatnya juga semakin besar,” tambahnya.

Sementara itu, Islamic Religion Coordinator Skye Digipreneur School, Coach Iwan Setiawan, S.Pd.I., mengapresiasi semangat kebersamaan para siswa dalam kegiatan Iduladha tahun ini.

“Alhamdulillah proses pemotongan sapi berjalan lancar. Mudah-mudahan Allah memberikan pahala dan keutamaan kurban kepada kita semua,” ujar Iwan Setiawan.

Ia juga menilai kegiatan makan bersama setelah penyembelihan kurban mampu mempererat hubungan antarsiswa dan tenaga pengajar. Selain itu, kegiatan tersebut selaras dengan nilai kebersamaan dalam ajaran Islam.

“Hari ini kami masak dan makan bersama. Kami ingin membangun kebersamaan sesuai anjuran Nabi. Ke depan, kami berharap lebih banyak lagi student yang ikut berkurban dengan sapi yang lebih besar sehingga manfaatnya semakin luas,” pungkasnya.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.