Ciwidey, Info Burinyay – SD Negeri Ciwidey Kota, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung, kembali menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada hari ketiga, Rabu (15/7/2026). Sejak pukul 07.00 WIB, para siswa baru mengikuti berbagai kegiatan edukatif dengan penuh semangat.
Sekolah mengangkat tema “MPLS RAMAH: Belajar dengan Riang, Bertumbuh dengan Kasih Sayang di SDN Ciwidey Kota”. Melalui tema tersebut, sekolah ingin membantu siswa mengenal lingkungan belajar sekaligus membangun karakter sejak hari pertama masuk sekolah.
Sejak pagi, seluruh siswa mengikuti Senam Anak Indonesia Hebat di halaman sekolah. Mereka bergerak bersama dengan penuh antusias. Kegiatan itu sekaligus membangun semangat belajar sebelum memasuki kelas.
Selanjutnya, guru mengajak siswa mengikuti Story Telling “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat”. Guru juga mengarahkan siswa mengikuti Operasi Semut. Melalui kegiatan tersebut, sekolah menanamkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sejak usia dini.
Kepala SDN Ciwidey Kota, Hikmat Ramdani, S.Pd., menjelaskan bahwa guru memusatkan kegiatan hari ketiga pada pembelajaran menggambar dan bercerita.
“Hari ini siswa kelas satu menggambar, kemudian mereka menceritakan kembali isi gambar sesuai pemahaman masing-masing. Kegiatan ini melatih keberanian berbicara, kemampuan berkomunikasi, dan daya tangkap anak,” kata Hikmat Ramdani.
Selain itu, sekolah telah menyiapkan kegiatan kebugaran pada hari berikutnya.
“Besok kami akan mengajak siswa berolahraga bersama. Kami ingin anak-anak semakin sehat, aktif, dan nyaman selama mengikuti MPLS,” ujarnya.
Hikmat juga menjelaskan kondisi penerimaan peserta didik baru tahun ajaran 2026/2027. SDN Ciwidey Kota memperoleh kuota 80 siswa. Namun, sekolah menerima sebanyak 75 siswa baru.
Sementara itu, jumlah peserta didik di SDN Ciwidey Kota kini mencapai 372 siswa. Meski demikian, sekolah masih menghadapi keterbatasan sarana dan prasarana.
“Kami masih membutuhkan tambahan mebel dan ruang kelas. Kebutuhan ideal mencapai 12 ruang kelas. Saat ini kami masih kekurangan beberapa ruang sehingga sebagian siswa kelas satu dan kelas dua belajar pada sesi siang. Kami juga memiliki sekitar 19 tenaga pendidik,” jelasnya.
Karena itu, pihak sekolah berharap pemerintah dapat membantu pembangunan ruang kelas baru.
“Kami berharap tahun 2027 sekolah memperoleh bantuan pembangunan ruang kelas bertingkat. Fasilitas itu akan membuat proses belajar semakin nyaman. Kami juga berharap seluruh rangkaian MPLS berjalan aman, nyaman, dan menyenangkan hingga hari terakhir,” ungkap Hikmat.
Ketua Pelaksana MPLS Tahun Ajaran 2026/2027 sekaligus Guru Kelas I SDN Ciwidey Kota, Uem, S.Pd., mengatakan bahwa seluruh kegiatan hari ketiga berfokus pada pendidikan karakter.
“Hari ini anak-anak mengikuti pembelajaran melalui Story Telling 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Setelah itu mereka menikmati program Makan Bergizi Gratis atau MBG. Selanjutnya mereka melaksanakan Operasi Semut sebagai latihan menjaga kebersihan sekolah,” ujar Uem.
Guru juga meminta setiap siswa menceritakan kembali gambar yang telah mereka warnai.
“Kami ingin melihat kemampuan anak memahami materi. Selain itu, kami juga ingin melatih rasa percaya diri mereka ketika berbicara di depan guru dan teman-temannya,” katanya.
Lebih lanjut, Uem berharap seluruh siswa cepat beradaptasi dengan lingkungan sekolah.
“Kami berharap anak-anak semakin semangat belajar. Mereka juga kami harapkan mengenal guru, mengenal teman, dan merasa nyaman berada di sekolah. Dengan begitu, mereka dapat mengikuti pembelajaran tanpa rasa takut ataupun canggung,” ujarnya.
Sementara itu, orang tua siswa, Kartika Nur Afiyah, menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan MPLS di SDN Ciwidey Kota.
“Saya menyekolahkan anak saya di SDN Ciwidey Kota. Alhamdulillah, sampai hari ketiga suasananya sangat baik dan berjalan lancar. Terima kasih kepada seluruh bapak dan ibu guru yang telah membimbing anak-anak kami. Semoga anak saya menjadi pribadi yang lebih baik dan berprestasi,” tuturnya.
