Pasirjambu, Info Burinyay – SMPN 1 Pasirjambu melayani ratusan wali murid pada hari pertama daftar ulang Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahap 1 jalur Domisili dan Afirmasi, Jumat, 19 Juni 2026.
Sejak pagi, para orang tua bersama anak-anak mereka mendatangi sekolah yang berada di Desa Pasirjambu, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung. Mereka langsung menuju lokasi pelayanan untuk mengecek hasil seleksi, menyerahkan berkas, serta menyelesaikan proses administrasi.
Panitia membuka layanan sejak pagi dan mengarahkan peserta ke setiap tahapan daftar ulang. Mayoritas ibu-ibu tampak mendampingi anak mereka selama proses berlangsung. Mereka memeriksa dokumen, mengisi formulir, dan memastikan seluruh persyaratan administrasi sudah sesuai.
Ketua Panitia SPMB SMPN 1 Pasirjambu, Dudi Rudiana Setiawijaya, S.Pd., menjelaskan bahwa sekolah mengawali tahapan daftar ulang bagi peserta jalur Domisili dan Afirmasi yang berhasil lolos seleksi tahap pertama.
“Hari ini kami memulai daftar ulang sebagai tindak lanjut pengumuman hasil SPMB Tahap 1. Jalur Domisili memberikan kesempatan kepada 195 siswa, sedangkan jalur Afirmasi menampung 67 siswa. Jadi jumlahnya mencapai 262 siswa,” kata Dudi.
Menurut Dudi, sebanyak 366 pendaftar memenuhi persyaratan administrasi. Sementara itu, lima pendaftar lainnya belum melengkapi data sehingga panitia belum dapat memproses berkas mereka secara penuh.
Selain membuka layanan daftar ulang, sekolah juga menggelar asesmen awal untuk seluruh calon peserta didik baru. Dudi menegaskan bahwa sekolah membutuhkan asesmen tersebut untuk memetakan kemampuan siswa sejak awal masuk sekolah.
“Dulu sekolah menggunakan istilah diagnostik. Sekarang kami menggunakan istilah asesmen awal sesuai kebijakan terbaru. Melalui kegiatan ini, kami dapat mengetahui kemampuan dasar siswa secara lebih akurat,” ujarnya.
Sekolah mengukur kemampuan literasi, numerasi, dan membaca Al-Qur’an dalam asesmen tersebut. Setelah itu, tim sekolah mengolah hasilnya sebagai bahan penyusunan program pembelajaran dan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
“Kami ingin mengetahui kemampuan awal setiap anak. Dengan data itu, guru dapat menyusun strategi pembelajaran yang lebih tepat dan sesuai kebutuhan siswa,” tambahnya.
Selanjutnya, Dudi mengingatkan para peserta yang belum lolos pada tahap pertama agar tetap mempersiapkan diri mengikuti seleksi tahap kedua.
“Bagi peserta yang belum berhasil pada tahap ini, sekolah masih membuka kesempatan melalui jalur Prestasi dan Mutasi yang akan mulai pada 29 Juni mendatang,” jelasnya.
Setelah seluruh peserta menyelesaikan asesmen awal, panitia akan mengumpulkan hasil penilaian dan menyerahkannya kepada koordinator kegiatan. Kemudian sekolah akan mempersiapkan pelaksanaan MPLS yang menjadi agenda awal tahun ajaran baru.
Dudi juga mengajak orang tua untuk memperkuat kerja sama dengan sekolah dalam mendampingi perkembangan anak.
“Kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh siswa baru. Kami berharap orang tua terus mendorong anak-anak agar semakin rajin belajar. Selain itu, kami juga mengajak semua pihak untuk membangun karakter, menjaga etika, dan memperbaiki cara berkomunikasi dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.
Petugas verifikasi, Wawan Rusmawan, memastikan seluruh proses administrasi berjalan lancar. Ia menjelaskan bahwa peserta yang lolos seleksi tetap harus mengikuti daftar ulang agar sekolah dapat memverifikasi dan melengkapi dokumen mereka.
“Peserta yang sudah lolos wajib mengikuti daftar ulang. Kami memeriksa kelengkapan dokumen dan memastikan seluruh berkas sesuai dengan persyaratan yang berlaku,” kata Wawan.
Di sisi lain, Sri Mulyani, wali murid asal Kampung Sukarasa, mengaku bahagia karena anaknya berhasil melanjutkan pendidikan di SMPN 1 Pasirjambu.
“Hari ini saya datang untuk daftar ulang anak. Saya berharap anak saya bisa belajar dengan baik, semakin pintar, dan meraih masa depan yang sukses,” ujarnya.
Kebahagiaan serupa juga terlihat dari Widia Agustina, calon peserta didik asal Tenjolaya. Ia mengaku sangat antusias memulai pendidikan di sekolah pilihannya.
“Saya senang sekali bisa sekolah di sini. Saya berterima kasih kepada guru-guru yang sudah membimbing saya sampai berhasil masuk ke SMPN 1 Pasirjambu,” kata Widia.
Ia mengaku tertarik memilih SMPN 1 Pasirjambu karena sekolah tersebut menawarkan banyak kegiatan ekstrakurikuler.
“Sekolah ini punya banyak ekstrakurikuler. Saya paling tertarik dengan Paskibra. Karena itu saya semakin semangat untuk belajar dan mengikuti kegiatan sekolah,” ujarnya.
