26.8 C
Bandung
Sabtu, Jul 4, 2026
Info Burinyay
Jagat SundaPeristiwa

Gelaring Majalah Sunda Ligar di UPI Teguhkan Semangat “Hirup Basana Hirup Bangsana” untuk Pelestarian Bahasa dan Budaya Sunda

Prof. Dr. Iyus Rusyana selaku Sesepuh Ligar menandatangani sampul perdana Majalah Sunda Ligar pada acara Gelaring Majalah Sunda Ligar bertema "Hirup Basana Hirup Bangsana" di Auditorium FPBS Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Bandung, Sabtu (4/7/2026).
Prof. Dr. Iyus Rusyana selaku Sesepuh Ligar menandatangani sampul perdana Majalah Sunda Ligar sebagai simbol peluncuran resmi dalam acara Gelaring Majalah Sunda Ligar di Auditorium Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra (FPBS) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Jalan Dr. Setiabudi No. 229, Kota Bandung, Sabtu (4/7/2026). Foto: Info Burinyay/dj

Bandung, Info Burinyay – Majalah Sunda Ligar resmi meluncurkan edisi perdananya melalui kegiatan Gelaring Majalah Sunda Ligar yang berlangsung di Auditorium B Lantai 4 Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra (FPBS) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Jalan Dr. Setiabudi No. 229, Kelurahan Isola, Kecamatan Sukasari, Kota Bandung, Sabtu (4/7/2026). Mengusung tema “Hirup Basana Hirup Bangsana”, kegiatan tersebut menjadi momentum penguatan literasi sekaligus upaya pelestarian bahasa dan budaya Sunda di tengah perkembangan zaman.

Kegiatan yang digelar oleh redaksi Majalah Ligar itu menghadirkan akademisi, budayawan, sastrawan, tokoh masyarakat, mahasiswa, hingga pegiat literasi dari berbagai daerah. Selain itu, sejumlah tamu dari tingkat nasional bahkan internasional turut memberikan dukungan terhadap lahirnya media berbahasa Sunda tersebut.

Sejak acara dimulai, suasana berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Para peserta mengikuti rangkaian kegiatan yang meliputi peluncuran majalah, gelar pustaka, diskusi kebudayaan, hingga penyampaian pandangan dari para tokoh yang selama ini berkontribusi terhadap perkembangan bahasa Sunda.

Dewan Redaksi Majalah Ligar, Drs. Karno Kartadibrata, menegaskan bahwa terbitnya Majalah Ligar merupakan bagian dari ikhtiar memajukan masyarakat Sunda melalui jalur literasi. Menurutnya, kehadiran media tersebut tidak hanya memiliki nilai budaya, tetapi juga menjadi sarana membangun peradaban berbasis bahasa daerah.

“Kumedalna Majalah Ligar mangrupikan hakikat kamajengan kanggo masyarakat Sunda, khususna, umumna Indonesia. Janten sumbangsih para bapak, ibu oge pelanggan Majalah Ligar sami sareng ngarojong kamekaran Basa Sunda,” ujar Karno.

Sementara itu, Perwakilan Pangarang, Tuti Heryati, menyampaikan rasa syukur atas terbitnya Majalah Ligar. Ia menilai kehadiran majalah tersebut semakin memperkaya khazanah literasi Sunda. Di samping itu, ia berharap Ligar mampu menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda agar terus berkarya menggunakan bahasa ibu.

“Alhamdulillah ku medalna Majalah Ligar, nambihan euyeub, sareng mudah-mudahan tiasa ngamotivasi sareng ngainspirasi generasi salajengna. Mugia Majalah Ligar mulus rahayu kapayuna,” ungkapnya.

Di sisi lain, Perwakilan Majalah Ligar, Rudi H. Tarmidzi, mengapresiasi dukungan berbagai pihak yang mengiringi peluncuran edisi perdana tersebut. Menurutnya, antusiasme masyarakat melampaui ekspektasi panitia. Bahkan, sejumlah tokoh Jawa Barat, termasuk Ceu Popong, hadir memberikan dukungan secara langsung.

“Alhamdulillah, Gelaring Majalah Ligar parantos wekasan. Seueur anu ngarojong, kalebet aya surprise hadirna Ceu Popong. Mudah-mudahan Majalah Ligar tiasa mekar sareng janten kakiatan urang sadayana. Simkuring ti tim redaksi nyuhunkeun doa ti sadayana,” kata Rudi.

Lebih lanjut, Rudi menjelaskan bahwa ucapan selamat tidak hanya datang dari kalangan lokal. Sebaliknya, dukungan juga mengalir dari penulis nasional, akademisi, tokoh legislatif, hingga mitra internasional yang berada di Kanada. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi energi baru bagi seluruh tim redaksi untuk terus menghadirkan karya-karya terbaik.

“Hal ieu janten spirit kanggo tim Ligar. Mudah-mudahan urang sadayana tetep sumanget,” tambahnya.

Dewan Pembina Majalah Ligar, Prof. Dr. Chye Retty Isnendes, S.Pd., M.Hum., juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan majalah tersebut sebagai ruang berbagi gagasan. Ia berharap masyarakat tidak hanya menjadi pembaca, melainkan juga turut mengirimkan karya tulis berbahasa Sunda.

“Alhamdulillah Majalah Ligar parantos rengse kalayan sukses ku pangrojong sadaya pihak. Mangga ti ayeuna urang tiasa maos sadaya informasi ti Majalah Ligar sareng ngintunkeun karya-karyana. Hayu urang hirup huripkeun basa jeung budaya Sunda di widang literasi,” ujarnya.

Senada dengan itu, Sesepuh Ligar, Prof. Dr. Iyus Rusyana, menyampaikan rasa bangga atas lahirnya media yang menggunakan bahasa Sunda sebagai identitas utama. Menurutnya, keberadaan Ligar dapat menjadi instrumen penting dalam menghidupkan kembali bahasa, budaya, dan pendidikan Sunda di tengah generasi masa kini.

“Bingah pisan Majalah Ligar medal dina Basa Sunda. Mugia generasi kiwari tiasa langkung ngagiatkeun Basa Sunda. Mudah-mudahan Majalah Ligar tiasa ngahirup-huripkeun basa, budaya, sareng atikan Sunda,” tuturnya.

Dukungan juga datang dari tokoh yang menjadi wajah sampul perdana Majalah Ligar, Dr. Rina Heryani, S.Pd., M.Pd. Ia berharap Majalah Ligar mampu berkembang menjadi media yang membawa nuansa kesundaan ke seluruh Indonesia.

“Selamat atas terbitnya Majalah Bahasa Sunda Ligar. Semoga terus maju, semakin sukses, serta mampu menghadirkan nuansa kesundaan tidak hanya di Jawa Barat, tetapi juga di seluruh Indonesia,” katanya.

Sementara itu, Sesepuh Jawa Barat, Ceu Popong Otje Djundjunan, memberikan pesan agar seluruh pengelola tetap konsisten menjaga semangat dalam mengembangkan majalah tersebut. Menurutnya, sebuah karya besar selalu berawal dari langkah kecil yang dijalankan dengan kesungguhan.

“Ku medalna Majalah Sunda Ligar, sing kiat. Ulah gereges gedebug. Kudu diniatan sareng kudu ulet, ti ngawitan nol dugi ka salajengna,” pesannya.

Apresiasi serupa disampaikan Perwakilan PRFM, Bambang Raditya Purnama. Ia menilai kehadiran Majalah Ligar akan memperkaya literasi berbahasa Sunda sekaligus memperkuat upaya pelestarian budaya daerah.

“Saya mengucapkan selamat atas terbitnya Majalah Bahasa Sunda Ligar. Mudah-mudahan ini memperkaya khazanah literasi, khususnya literasi berbahasa Sunda, sekaligus turut melestarikan budaya dan bahasa Sunda,” ujarnya.

Di akhir kegiatan, Perwakilan Mahasiswa, Zidan Jamaludin, turut menyampaikan rasa bangga atas lahirnya Majalah Ligar. Ia berharap media tersebut mampu mendorong lahirnya lebih banyak penulis muda dan memperkuat eksistensi sastra Sunda di kalangan generasi muda.

“Ngawilujengkeun ku medalna Majalah Sunda Ligar. Simkuring ngiring reueus. Mugia sastra sareng panulis Sunda langkung najeur,” ucapnya.

Leave a Comment

* By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.